Bicara Tentang Nathaniel Popper, Bitcoin dan Jurnalistik

0
240
Nathaniel Popper

DuniaFintech.com – Nama Nathaniel Popper mungkin asing bagi sebagian orang. Ketika membicarakan tentang perkembangan Bitcoin, Blokchain dan kripto aset pada umumnya, kebanyakan orang pasti hanya mengingat para pengembangnya. Siapa yang membuat serta siapa yang menemukannya. Padahal, ada satu peran lagi yang tidak kalah penting yang juga membuat Bitcoin bisa populer: jurnalistik.

Tidak bisa disangkal bahwa salah satu alasan kenapa Bitcoin dan Blockchain bisa sangat populer adalah berkat pemberitaan. Baik pemberitaan yang sifatnya negatif maupun positif. Salah satu di antara sekian banyak jurnalis yang begitu gencar menulis tentang sisi positif Bitcoin adalah Nathaniel Popper. Siapa dia dan bagaimana perannya dalam memberikan edukasi tentang Bitcoin melalui tulisan?

Seorang Jurnalis dari New York Times

Nathaniel Popper lahir di Maryland, 41 tahun silam. Menjadi jurnalis untuk salah satu media paling populer di Amerika bahkan dunia, New York Times, Popper banyak menulis tentang teknologi dan keuangan dari San Fransisco. Sebelum pindah ke New York Times, Popper sempat bekerja untuk Los Angeles Times, The Forward hingga Let’s Go Travel Guide. Ia lulus dari Universitas Harvard pada tahun 2002 dari jurusan sejarah dan literature.

Baca Juga:

Menulis Buku dan Artikel-artikel Seputar Bitcoin

Ketertarikan awal Popper pada dunia Bitcoin adalah ketika ia menulis artikel tentang Winklevoss bersaudara, Tyler dan Cameron Winklevoss. Melihat bagaimana dua saudara kembar yang pernah bertikai dengan Mark Zuckerberg itu begitu tertarik pada Bitcoin, ia kemudian mencari tahu lebih jauh mengenai kripto aset pertama di dunia itu. Dari sanalah ia kemudian menulis Digital Gold, buku tentang Bitcoin yang diterbitkan oleh HarperCollins di Amerika Serikat dan Penguin di Inggris.

Meski Digital Gold: Bitcoin and the Inside Story of the Misfits and Millionaires Trying to Reinvent Money adalah buku satu-satunya yang pernah ia tulus, namun ia menerbitkan banyak artikel. Bukunya sendiri berisi tentang sejarah kripto aset dan berhasil menjadi finalis untuk 2015 Financial Times Business Book of the Year Award.

Saat berbasis di New York, Nathaniel Popper bertanggung jawab untuk meng-cover tulisan-tulisan terkait bank-bank Wall Street seperti Goldman Sachs, JPMorgan Chase dan Morgan Stanley. Setelah pindah ke San Francisco Bay Area, dia mulai menulis tentang perusahaan teknologi keuangan seperti Social Finance, Credit Karma dan Square, bersama dengan terus meliput Bitcoin, Ethereum, dan Blockchain. Popper tinggal di Oakland, California, bersama istri dan dua putranya.

(DuniaFintech/ Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here