32.4 C
Jakarta
Jumat, 3 Juli, 2020

OJK Yakin Mampu Untuk Selamatkan AJB Bumiputera

duniafintech.com – Para pemegang polis asuransi Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera 1912 kini mungkin sudah bisa untuk berharap kembali. Di tengah ketatnya likuiditas keuangan yang dialami, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dinilai dapat menyelamatkan perusahaan asuransi ini.

Menurut Pengamat Asuransi, Herris Simanjuntak, salah satu langkah yang dilakukan untuk menyelamatkan AJB Bumiputera adalah demutualisasi atau masuknya investor baru. Langkah ini harus sejalan dengan permasalahan AJB Bumiputera secara komprehensif.

Herris pun mengatakan perihal permasalahan ini:

“Permasalah ini sudah bertahun-tahun dibiarkan kusut. Kita lihat dulu seperti apa masalahnya. Jadi, menurut saya penyelesaiannya baik pihak OJK atau pemerintah harus bisa menetapkan dulu arahnya seperti apa.”

Baca juga: OVO Bangun Vending Machine SmartCube : Adopsi Pembayaran Cashless

Solusi untuk AJB Bumiputera

Herris pun menjelaskan perihal opsi lain, misalnya, bisa saja AJB Bumiputera dioperasikan kembali dengan dibuat Undang-Undang (UU) atau peraturan pemerintah mengenai asuransi mutual. Kemudian, apabila regulator dan pemerintah tidak lagi ingin ada asuransi mutual di Indonesia, maka AJB Bumiputera bisa diarahkan menjadi asuransi seperti biasa (umum) atau demutualisasi.

Selain itu, OJK juga melihat adanya opsi lain yakni dengan cara menjual aset. Herris pun menilai opsi tersebut bukanlah solusi yang bisa menyelesaikan masalah dengan mengatakan:

“Menjual aset buat apa? Sekarang misalnya aset dijual lalu laku Rp 10 Triliun. Lalu Rp 10 Triliun buat apa? Bayar klaim kira-kira Rp 30 Triliun, lalu Rp 20 Trilun lagi dari mana? Masih kurang juga. Jadi untuk apa dijual kalau tidak bisa menyelesaikan masalah.”

Sekedar informasi, saat ini OJK tengah meminta AJB Bumiputera untuk mengajukan rencana bisnis jangka pendek, menengah, dan panjang. OJK juga meminta Badan Perwakilan Anggota (BPA) dari para pemegang polis untuk mengangkat direksi dan pengurus dengan masa tenggat waktu hingga akhir bulan ini.

Baca Juga: Tokopedia dan Modalku Menelurkan Produk Fintech Teranyar, Modal Toko

OJK Masih Lemah Awasi Masalah Klaim Asuransi

Masalah klaim dari AJB Bumiputera bukanlah yang pertama di Indonesia sehingga Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengungkapkan sulitnya melakukan klaim asuransi. Bahkan, pengajuan klaim asuransi selalu masuk 10 besar dalam daftar keluhan konsumen di Tanah Air.

Ketua Harian YLKI, Tulus Abadi, mengatakan bahwa tahun lalu, ada 21 nasabah asuransi yang mengeluhkan sulitnya pencairan klaim asuransi. Bahkan, sepanjang tahun ini pun terdapat 8 keluhan, salah satunya keluhan dari nasabah AJB Bumiputera. Tulus pun mengungkapkan:

“OJK memang lemah dalam pengawasan semua jasa finansial seperti asuransi, bank, dan lainnya. Kenapa lemah? Karena 100 persen biaya operasional OJK bersumber dari sektor jasa finansial. Gimana mau ngawasi dengan ketat jika hidupnya dari yang harusnya diawasi.”

Image by Steve Buissinne from Pixabay

-Syofri Ardiyanto-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Shopee Jadi Pilihan Belanja Online di Tahun 2020. Ini Rahasianya!

DuniaFintech.com - Shopee jadi pilihan belanja online di tahun 2020 menurut survei Snapchart. Tentunya Shopee memiliki daya tarik tersendiri yang menjadikannya marketplace...

Pentingnya Detoks Keuangan Sejak Dini, Lakukan Sekarang Juga!

DuniaFintech.com - Detoks keuangan merupakan cara terbaik mengembalikan kondisi kronis keuangan. Jika sebelumnya Anda mengalami masalah keuangan dengan pengeluaran yang lebih besar...

3 Kota Ini Dikategorikan Sebagai Wilayah ‘Ramah’ Mobile Game

DuniaFintech.com - Mobile game menjadi kegiatan yang semakin diminati di Indonesia. Sebagai negara dengan wilayah yang luas, tak ayal Indonesia menjadi sebuah...

Fintech Lending Memiliki Peran Besar dalam Inklusi Keuangan

DuniaFintech.com – Apakah fintech lending memiliki peran besar dalam inklusi keuangan? Untuk membuktikan hal tersebut, Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas...

Bangun Data Center Ketiga di Indonesia, Alibaba Cloud Optimis

DuniaFintech.com - Tulang punggung teknologi digital dan intelijen, Alibaba Cloud mengumumkan peluncuran untuk bangun data center ketiga di Indonesia awal tahun depan....
LANGUAGE