26 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Opera Browser Dengan Ledger Capital Jelajahi Blockchain

duniafintech.com – Opera browser, peramban web dan paket perangkat lunak internet antar-platform ini bermitra dengan perusahaan penasihat dan layanan keuangan blockchain Ledger Capital untuk mengeksplorasi teknologi blockchain lebih lanjut.

Menurut siaran pers, kemitraan antara Opera browser dan Ledger Capital ini melihat dua entitas dalam mencari “aplikasi dan menggunakan kasus” baru untuk blockchain, serta “peluang pertumbuhan” untuk teknologi dalam produk Opera.

Baca juga : Reuter Menyelenggarakan Panel Ahli Keuangan Islam

Penyedia browser web popular yang dikenal karena memiliki banyak fitur ini tampaknya tidak asing lagi berkecimpung dalam dunia blockchain dan terutama mengembangkan dompet cryptocurrency yang dibangun ke dalam browser Android-nya.

Hal ini pun membuka produk tahap beta ke publik pada bulan Juli. Pada bulan September, Opera browser menambahkan fitur yang memungkinkan pengguna mengirim koleksi crypto, seperti CryptoKitties,yang dapat ditransaksikan langsung dari dompetnya.

Perusahaan ini pun juga telah melihat investasi dari raksasa penambangan bitcoin Bitmain, yang memegang 3 persen saham, sesuai dengan prospektus IPO yang baru-baru ini dipublikasikan.

Pada kemitraan baru, Ding’an Fei, managing partner di Ledger Capital, dilansir dari CoinDesk, mengatakan:

“Opera telah memimpin di antara browser utama, dengan integrasi dompet crypto yang inovatif dan investasi dari perusahaan crypto terkemuka lainnya seperti Bitmain. Kami menantikan untuk mengeksplorasi langkah selanjutnya dalam bagaimana Opera akan memanfaatkan ekosistem dan kompetensi teknisnya yang sangat besar. untuk menciptakan nilai eksponensial bagi basis penggunanya dan ruang blockchain yang lebih besar. “

Baca juga : Doctor Rupiah Melayani Urusan Pinjam Meminjam

Pada bulan Juli tahun ini, Opera  yang didirikan pada tahun 1995 di Norwegia  ini mengadakan IPO yang sukses dan terdaftar di Nasdaq dengan ticker OPRA.

Perusahaan, yang mengklaim “lebih dari 300 juta pengguna di seluruh dunia” ini mengatakan bahwa, karena dompet kriptonya tidak sesuai dengan kebutuhan untuk plug-in atau dapps pihak ketiga, itu telah “meminimalisir penghalang masuk ke web masa depan bagi pengguna dan para developer. “

Charles Hamel, pemimpin produk dalam dompet crypto Opera, mengatakan,

“Membayar dengan dompet crypto seperti mengirim uang digital langsung dari ponsel Anda, dan kami baru saja membuatnya lebih mudah. ​​Ini membuka kemungkinan baru bagi pedagang dan pembuat konten.”

Written by : Dinda Luvita
Picture : Pixabay.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE