31.1 C
Jakarta
Jumat, 18 Juni, 2021

Pakai Sinking Fund untuk Simpan Uang Secara Maksimal

Sinking Fund merupakan aspek penting yang tak boleh kamu abaikan dalam proses perencanaan keuangan. Meski krusial, tetapi masih banyak orang yang belum memahami sistem itu.

Pengertian

Ada banyak orang yang menyebutnya sebagai dana darurat. Meski memiliki kemiripan, tetapi pengertian dan fungsi dari keduanya tentu berbeda.

Baca Juga : Mengenal KYC Serta Mengetahui Manfaatnya dalam Dunia Keuangan

Baca Juga : Wire Transfer, Cara Mudah Kirim Uang ke Luar Negeri

Sinking fund merupakan dana yang kamu kumpulkan dengan rutin untuk memenuhi kebutuhan tertentu pada masa depan. Ketika menghimpun dana dari sistem ini, kamu harus mempunyai tujuan yang jelas.

Tujuannya inilah yang membuat sinking fund dan dana darurat berbeda. Karena itu pula, sebaiknya kamu memisahkan dana yang kamu kumpulkan dengan tujuan sistem ini dan dana darurat.

Sebagai contoh, kamu ingin membeli rumah, atau mereparasi kendaraan, atau menabung untuk biaya pernikahan. Kepentingan ini akan membutuhkan perencanaan keuangan yang matang.

Sinking Fund Bukan Dana Darurat

Nah, apa sih perbedaannya dari dana darurat?

Perbedaannya cukup tampak, yaitu tujuan menghimpun dana tersebut. Jika sinking fund memiliki tujuan dan arah yang jelas, dana darurat justru bisa untuk sesuatu yang tidak terduga.

Biasanya, seseorang mengumpulkan dana darurat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak terduga. Contohnya, pada masa pandemic ini kamu terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK, atau tiba-tiba saja tempat tinggal kamu terkena bencana, maka kamu membutuhkan dana darurat.

Kenapa Perlu Menyiapkan Sinking Fund?

Kemudian timbul pertanyaan baru, kenapa kita perlu menyiapkan sinking fund?

Alasannya ada pada setiap individu yang ingin menyisihkan penghasilannya. Sebelum melakukan perencanaan keuangan secara baik, ada baiknya untuk menentukan apa goals atau impian yang ingin kamu capai dahulu.

Ada baiknya kamu menuliskan daftar keinginan yang ingin kamu capai. Apabila daftar ini sudah dalam genggaman, maka kamu juga bisa menentukan sinking fund yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Sehingga, ketika hari itu tiba, kamu jadi tidak perlu lagi mengganggu alokasi dana lainnya.

Cara Mengumpulkan Tabungan untuk Sinking Fund

Buat daftar kebutuhan masa depanmu

Pertama, kamu harus melakukan untuk memulainya adalah dengan membuat daftar kebutuhan masa depan. Dengan daftar yang telah terancang sedemikian rupa, maka finansial akan bisa kamu kelola secara lebih tertib.

Target jumlah sesuai kebutuhan

Kemudian, kamu harus menetapkan jumlah tabungan sinking fund. Hal ini penting supaya dana yang kamu kumpulkan efektif dan tepat sasaran. Ada baiknya menghitung dana dengan memberikan estimasi yang akurat.

Tetapkan jumlah uang yang kamu sisihkan

Langkah selanjutnya adalah dengan menetapkan berapa jumlah yang kamu sisihkan setiap bulannya. Karena menabung dengan menggunakan sistem ini tujuannya untuk jangka panjang (atau ada goals yang ingin dicapai) ada baiknya untuk membulatkan nominal dana yang akan ditabung.

Kamu bisa memulainya dengan melakukan menyesuaikan perhitungan uang tabungan dengan tenggat pemakaiannya serta alokasi dana yang bisa kamu sisihkan. Contohnya, kamu ingin menyiapkan tabungan dengan metode ini untuk membeli rumah. Untuk membeli rumah tersebut, kamu butuh uang yang sangat banyak.

Hitunglah secara matematik berapa nominal per bulan dan kaitkan dengan tenggat waktu yang tepat. Dengan melakukan perhitungan ini, dapat dipastikan tidak akan mengusik kebutuhan yang lain.

Buat rekening khusus dan terpisah

Sebagaimana telah dijelaskan sistem ini merupakan dana yang berbeda dengan dana darurat. Maka perlu keistimewaan pula dalam menjaga uang itu agar tidak terpakai suatu waktu.

Caranya dengan membuat rekening khusus dan terpisah. Cara ini dinilai sangat baik agar dana yang kamu kumpulkan tidak terkumpul pada satu rekening. Sehingga, kemungkinan kamu untuk mengganggu dana sinking fund jadi semakin berkurang.

Kemudian, gunakanlah fasilitas transfer otomatis pada mBanking agar kamu tidak lupa atau secara sengaja tidak menabung ke dalam rekening tersebut.

Penulis : Kontributor

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Payment Gateway: Pengertian, Cara Kerja, dan Keunggulannya

Payment gateway merupakan media pembayaran dari layanan marketplace yang dapat memberikan otorisasi pemrosesan kartu kredit atau pembayaran langsung ke pelanggan dalam transaksi bisnis online. Metode...

Ingin Cuan Gede dalam Investasi Kripto? Gunakan Strategi HODL!

Volatilitas merupakan kondisi saat harga pasar aset kripto mengalami pelonjakan atau bahkan menurun tajam dalam waktu yang terbilang singkat. Sebagai investor, cara paling ampuh...

Danabijak, Perusahaan P2P Lending di Indonesia yang Bisa Kamu Coba

Danabijak adalah platform technology financial peer-to-peer lending (P2P lending) yang dari perusahaan PT Digital Micro Indonesia. Layanan pinjaman online ini bisa kamu dapatkan tanpa agunan...

Cerdas Memilih Platform Crowdfunding

Platform Crowdfunding adalah salah satu pendanaan bisnis yang berasal dari beberapa pemilik modal. Modal yang terkumpul dari beberapa orang tersebut akan tersalur kepada pelaku...

Asuransi Digital: Pengertian, Keunggulan, dan Rekomendasi Platformnya

Teknologi digital telah merevolusi perjalanan bisnis di Indonesia. Kehadiran teknologi digital memberikan sejumlah kemudahan kepada pelaku usaha dan konsumen, termasuk kemudahan dalam memilih produk...
LANGUAGE