25.1 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Peer to Peer Lending, Pilihan Investasi Kekinian ala Milenial

DuniaFintech.com – Peer to peer lending menjadi salah satu pilihan investasi kekinian kaum milenial. Tidak hanya dapat melatih generasi muda untuk lebih bijak mengalokasikan aset saja. Investasi rupanya menjadi sarana yang tepat dalam mengedukasi anak muda untuk merencanakan masa depan. Lewat investasi ini anak muda lebih cepat memenuhi target keuangannya.

Seperti laporan yang diterbitkan oleh Bank of America yang bertajuk “Better money habits millenial 2018”. Laporan tersebut menyebutkan setidaknya minat generasi milenial untuk memiliki tabungan berada di angka 63 persen.

Artinya laporan tersebut menunjukkan fakta baru bahwa kalangan milenial memiliki minat dan pandangan yang terbuka untuk menghemat uang. Mereka juga terbuka dalam hal menyimpan uang ketimbang harus menggunakannya untuk berbelanja. Salah satu hal yang menjadi alternatif adalah investasi P2P lending. ada alasan lain mengapa pilihan investasi kekinian generasi milenial adalah investasi jenis P2P lending seperti di bawah ini.

Imbal Hasil Investasi Cukup Tinggi

Keuntungan investasi p2p lending akan memperoleh imbal hasil yang terbilang tinggi dibanding bunga deposito. Imbal hasil beragam, namun bisa mengantongi hingga 20% per tahun. jika dibagi 12, berarti 1,5% per bulan. Imbal hasil ini akan diterima investor atau pemberi pinjaman setiap bulan, sehingga keuntungan yang didapat akan lebih cepat mengalir ke kantor. Dari hasil keuntungan tersebut, dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau diputar untuk investasi lainnya.

Baca Juga:

Resiko Lebih Rendah

Sama seperti bank, pasti ada aturan main atau syarat dan ketentuan yang ditetapkan perusahaan fintech lending terhadap calon peminjam. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kredit macet yang dapat merugikan investor. Dengan demikian, investor atau pemberi pinjaman punya risiko yang minim terhadap investasi ini. Apalagi jika melakukan investasi fintech p2p lending legal dan terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tak perlu khawatir terjerat kasus investasi bodong. Karena semua proses fintech lending legal pasti diawasi oleh OJK.

Leluasa Menentukan Tenor

Keuntungan lain berinvestasi di p2p lending adalah keleluasaan memilih tenor atau jangka waktu. Bisa dalam waktu 6 bulan, 1 tahun, bahkan dalam waktu 2 tahun. Ini tergantung mau pengembalian dana lebih cepat atau lama sehingga memperoleh keuntungan lebih maksimal. Dengan tenor yang ditentukan sendiri, tentu saja akan membantu dalam menyusun rencana investasi selanjutnya.

Dapat Memilih Lebih dari Satu Peminjam

Dalam sistem p2p lending memberi kebebasan terhadap pemberi pinjaman atau investor memilih lebih dari satu peminjam. Hal ini bisa dikategorikan sebagai diversifikasi investasi sehingga p2p lending menjadi pilihan investasi kekinian para milenial. Dengan metode diversifikasi tersebut bisa membuat investasi lebih aman. Jika terjadi kredit macet di salah satu peminjam, Anda masih bisa mendapat keuntungan dari peminjam lain. Bahkan dalam investasi p2p lending, investor berhak memilih sendiri peminjam. Informasi yang diperoleh oleh investor terkait dengan peminjam juga sangat jelas. 

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Fungsi Manajemen Keuangan dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Salah satu fungsi manajemen keuangan adalah bagaimana mengelola keuangan dari satu perusahaan dengan baik dan benar tentunya. Dari fungsi tersebut, usaha yang sedang dijalankan...

Gandeng Fintech Batumbu, CIMB Niaga Salurkan Rp50 Miliar Bagi UMKM

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkolaborasi dengan perusahaan financial technology (fintech) pembiayaan berbasis aplikasi atau fintech lending PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu). Head...

Ini Alasan Maudy Ayunda Jadi Salah Satu Investor Startup Segari

Satu tahun beroperasi di Indonesia, Segari, startup grocery commerce terus catat pertumbuhan bisnis yang signifikan. Segari baru saja menyelesaikan pendanaan Seri A dari para...

Anuitas: Pengertian, Jenis, Contoh dan Cara Kerja

Anuitas adalah metode penghitungan bunga pinjaman dalam rangka memudahkan nasabah membayar angsuran setiap periodenya. Biasanya, sistem yang diterapkan adalah bunga mengambang atau efektif (floating...

Belum Punya Asuransi Kartu Kredit? Simak Pertimbangannya di Sini

Asuransi kartu kredit adalah produk perlindungan finansial yang diberikan oleh penerbit kartu kredit (CC atau credit card) kepada nasabah mereka. Proteksinya meliputi pembebasan tagihan...
LANGUAGE