31.9 C
Jakarta
Sabtu, 26 September, 2020

Pelaku Wirausaha Digital Rasakan Manfaat Fintech Pinjaman

DuniaFintech.com – Sebanyak 70% pelaku wirausaha berbasis digital (daring) mengaku merasakan kemudahan, kenyamanan dan efisiensi jasa teknologi keuangan (fintech) pinjaman. Data tersebut dihimpun oleh salah satu penyelenggara fintech, Modalku.

Co-Founder & COO Modalku Iwan Kurniawan menyebut pihaknya melakukan survei terhadap 200 pelaku wirausaha digital terkait kredit usaha melalui platform fintech P2P Lending. Para pengusaha yang memanfaatkan marketplace/e-commerce tersebut mengaku menggunakan fintech pinjaman sebagai pengembangan usaha dan modal.

Wirausahawan daring mengaku merasa puas dan tertarik untuk memanfaatkan fintech pinjaman. Temuan pada survei Modalku menyebutkan sebanyak 63,5 persen responden mengakses fintech dengan tujuan meningkatkan stok barangnya. Sementara, 57,5 persen responden mencoba kesempatan bisnis baru, dan 49,5 persen responden ingin meningkatkan anggaran pemasaran.

“Diterapkannya physical distancing, membuat masyarakat banyak melakukan aktivitas utama dengan memanfaatkan layanan digital, termasuk transaksi jual beli barang,”

“Kami melihat peningkatan pemanfaatan layanan digital harus diimbangi dengan akses pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan dan profil pengusaha online,”

Baca juga:

Fintech Pinjaman Buka Akses Pendanaan Pelaku Wirausaha Digital

Project Manager Micro Business Modalku, Yuliana Prabandari menyebut survei yang dilakukan pihaknya menjadi acuan untuk memperluas segmen bisnis. Selain pengguna online shop Modalku juga menargetkan pelaku wirausaha digital yang beroperasi di media sosial dan aplikasi perpesanan.

Selain Modalku, terdapat beberapa fintech pinjaman yang menyasar layanannya terhadap pengusaha yang memanfaatkan layanan daring. KoinWorks yang juga memberikan akses pendanaan kepada usaha daring, mengklaim fokus mendapingi usaha level mikro dan menengah yang sudah menerapkan go digital.

Transisi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menuju pasar digital semakin cepat. Pandemi COVID-19 serta pembatasan aktivitas manusia membuat para pelaku usaha di berbagai wilayah mau tidak mau melirik sektor online sebagai alternatif baru untuk bisnisnya. Fenomena ini juga membuat industri fintech pinjaman optimis untuk menyasar bisnisnya kepada sektor usaha digital.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Dua Startup Asuransi Digital Ini Peroleh Modal! Tren Insurtech Positif?

DuniaFintech.com - Qoala dan PasarPolis menjadi dua startup layanan asuransi berbasis digital yang mendapatkan suntikan dana di tahun 2020. Qoala mendapatkan pendanaan...

Sulit Menyisihkan Uang? Inilah Cara Menabung Paling Efektif yang Sesuai dengan Kemampuan

Duniafintech.com - Tak hanya berfungsi menghindari utang karena adanya kebutuhan darurat, menabung juga bermanfaat untuk menambah pundi-pundi keuangan di masa depan. Meskipun...

Dukung Kreator Indonesia, Sony Luncurkan Kamera Seri Alpha 7S III dengan Tampilan Klasik

Duniafintech.com - Sony luncurkan kamera seri Alpha 7S III yang menjadi penerus Alpha 7S II. Sony Alpha 7S III akan segera tersedia...

E-Commerce Jadikan Permintaan Asuransi Digital Melonjak

DuniaFintech.com - Penyelenggara niaga berbasis elektronik, e-commerce menghadirkan tren positif terhadap startup asuransi berbasis digital (insurtech). Adalah 2 startup insurtech, Qoala dan...

Pandemi Bikin Wacana Grab dan Gojek Merger Kembali Menyeruak

Duniafintech.com - Kabar Grab dan Gojek merger atau melakukan penggabungan kembali santer terdengar saat pandemi melanda. Dua perusahaan raksasa ride-hailing terbesar di...
LANGUAGE