30.5 C
Jakarta
Kamis, 24 September, 2026

Transaksi Pembayaran Digital Agustus 2026 Tembus 6,11 Miliar

Aktivitas pembayaran digital di Indonesia semakin luas sepanjang Agustus 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 6,11 miliar transaksi, meningkat 40,36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh semakin luasnya penggunaan pembayaran digital di masyarakat. Kondisi itu juga didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal serta infrastruktur yang tetap stabil.

“Transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Agustus 2026 tetap tumbuh didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal serta infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat,” ujar Destry dikutip Kamis 24 September 2026.

Baca juga :

Lihat Berita Fintech Lending →

Transaksi mobile banking dan QRIS tumbuh

Berdasarkan kanal pembayaran, volume transaksi melalui internet banking tumbuh 15,12% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Agustus 2026. Pertumbuhan transaksi melalui mobile banking tercatat lebih tinggi. Volume transaksi mobile banking meningkat 47,08% yoy pada periode yang sama.

Sementara itu, transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) juga terus mencatat pertumbuhan signifikan. Volume transaksi QRIS tumbuh 67,22% yoy pada Agustus 2026. Pertumbuhan transaksi QRIS tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah pengguna serta merchant yang menerima pembayaran menggunakan QRIS.

BI-FAST capai 549 juta transaksi

Dari sisi infrastruktur sistem pembayaran ritel, volume transaksi melalui BI-FAST mencapai 549 juta transaksi pada Agustus 2026. Jumlah tersebut tumbuh 37,72% yoy. Adapun nilai transaksi melalui BI-FAST tercatat mencapai Rp1.346 triliun sepanjang Agustus 2026. Berbeda dengan transaksi ritel, nilai transaksi bernilai besar melalui sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) tercatat Rp16.545 triliun.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU