26 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember, 2021

Kenali Pentingnya Surat Keterangan Lunas Bagi Riwayat BI Checking Anda

Duniafintech.com – Ketika mengajukan pinjaman, kita berkewajiban untuk melunasi semua cicilan atas kredit yang dilakukan. Setelah semua utang terbayar, momen ini menjadi saat yang membahagiakan untuk seoarang debitur. Yang perlu diperhatikan ketika momen ini terjadi adalah meminta surat keterangan lunas (SKL). Bukan hanya pertanda utang telah lunas, namun SKL juga mempengaruhi riwayat BI checking Anda.

Terkadang beberapa Bank sudah menyiapkan surat tanda lunas tanpa perlu diminta. Akan tetapi kebijakan dari setiap lembaga keuangan Bank atau yang lainnya berbeda-beda terkait surat keterangan lunas. Ada baiknya menanyakan langsung atau mengajukan SKL tersebut kepada pihak Bank. Apa saja fungsi dan manfaat dari surat keterangan lunas bagi riwayat BI Checking Anda? Simak ulasannya.

Tanda Bukti Bebas dari Utang

Surat keterangan lunas merupakan salah satu bukti bahwa Anda terbebas dari jeratan utang. SKL berlaku ketika Anda mengajukan pinjaman dikemudian hari, akan memudahkan proses agar disetujui oleh pihak lembaga keuangan. Selain itu, jika terjadi masalah antara debitur dan kreditur, SKL ini bisa dijadikan pegangan atau sebagai bukti yang valid.

Baca Juga:

Menaikan Limit Pinjaman

Tidak hanya sebagai bukti pelunasan utang, SKL juga mempengaruhi limit pinjaman. Anda bisa menaikan limit ketika mengajukan pinjaman kembali kepada pihak Bank karena skor kredit Anda yang baik. Kendati demikian, kreditur akan menaikan limit pinjaman sesuai dengan penghasilan debitur.

Mempengaruhi Riwayat BI Checking

Fungsi terakhir dari SKL tentunya dapat mempengaruhi riwayat BI checking. Semakin baik skor kredit debitur, maka semakin besar pula peluang untuk mengajukan pinjaman baru. BI Checking merupakan layanan informasi riwayat kredit dalam Sistem Informasi Debitur (SID). Oleh sebab itu, penerbitan surat keterangan lunas tentu berpengaruh terhadap skor kredit atau riwayat BI cheking Anda.

Itulah beberapa alasan pentingnya surat keterangan lunas yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan. Bijaklah untuk meminjam dana dan lunasi utang dengan tepat waktu. Selain itu, sesuaikan pinjaman yang diajukan dengan kemampuan Anda untuk membayar. Jangan sampai dibebankan oleh utang yang menumpuk.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Polis, Premi, dan Cara Klaim Asuransi Mobil Adira

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi mobil Adira adalah proteksi kendaraan yang ditawarkan melalui produk bernama Adira Autocillin. Adapun produk ini termasuk ke dalam salah satu...

Rekomendasi Produk Asuransi Motor Honda Terbaik 2021

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi Motor Honda adalah hal yang penting untuk diketahui, utamanya kalau Anda membeli motor merek Honda secara tunai. Namun, jika Anda...

Terkait Erupsi Gunung Semeru, Ini Pentingnya Asuransi Bencana di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnnya, asuransi bencana adalah program mitigasi atas potensi kerugian yang mungkin timbul disebabkan oleh adanya bencana alam, misalnya gempa bumi,...

Pembebasan Membayar Premi, Ini Manfaat dan Pentingnya Payor Asuransi

JAKARTA, duniafintech.com – Payor asuransi adalah salah satu istilah yang ada pada dunia perasuransian. Untuk memahaminya, Anda pun harus paham terlebih dahulu mengenai prinsip...

6 Tips Jitu untuk Raih Profit Konsisten di Forex Trading

JAKARTA, duniafintech.com – Tips profit konsisten di forex trading adalah hal penting yang perlu Anda ketahui sebagai trader sekalipun Anda adalah pemula di bidang...
LANGUAGE