25.6 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Kenali Pentingnya Surat Keterangan Lunas Bagi Riwayat BI Checking Anda

Duniafintech.com – Ketika mengajukan pinjaman, kita berkewajiban untuk melunasi semua cicilan atas kredit yang dilakukan. Setelah semua utang terbayar, momen ini menjadi saat yang membahagiakan untuk seoarang debitur. Yang perlu diperhatikan ketika momen ini terjadi adalah meminta surat keterangan lunas (SKL). Bukan hanya pertanda utang telah lunas, namun SKL juga mempengaruhi riwayat BI checking Anda.

Terkadang beberapa Bank sudah menyiapkan surat tanda lunas tanpa perlu diminta. Akan tetapi kebijakan dari setiap lembaga keuangan Bank atau yang lainnya berbeda-beda terkait surat keterangan lunas. Ada baiknya menanyakan langsung atau mengajukan SKL tersebut kepada pihak Bank. Apa saja fungsi dan manfaat dari surat keterangan lunas bagi riwayat BI Checking Anda? Simak ulasannya.

Tanda Bukti Bebas dari Utang

Surat keterangan lunas merupakan salah satu bukti bahwa Anda terbebas dari jeratan utang. SKL berlaku ketika Anda mengajukan pinjaman dikemudian hari, akan memudahkan proses agar disetujui oleh pihak lembaga keuangan. Selain itu, jika terjadi masalah antara debitur dan kreditur, SKL ini bisa dijadikan pegangan atau sebagai bukti yang valid.

Baca Juga:

Menaikan Limit Pinjaman

Tidak hanya sebagai bukti pelunasan utang, SKL juga mempengaruhi limit pinjaman. Anda bisa menaikan limit ketika mengajukan pinjaman kembali kepada pihak Bank karena skor kredit Anda yang baik. Kendati demikian, kreditur akan menaikan limit pinjaman sesuai dengan penghasilan debitur.

Mempengaruhi Riwayat BI Checking

Fungsi terakhir dari SKL tentunya dapat mempengaruhi riwayat BI checking. Semakin baik skor kredit debitur, maka semakin besar pula peluang untuk mengajukan pinjaman baru. BI Checking merupakan layanan informasi riwayat kredit dalam Sistem Informasi Debitur (SID). Oleh sebab itu, penerbitan surat keterangan lunas tentu berpengaruh terhadap skor kredit atau riwayat BI cheking Anda.

Itulah beberapa alasan pentingnya surat keterangan lunas yang dikeluarkan oleh lembaga keuangan. Bijaklah untuk meminjam dana dan lunasi utang dengan tepat waktu. Selain itu, sesuaikan pinjaman yang diajukan dengan kemampuan Anda untuk membayar. Jangan sampai dibebankan oleh utang yang menumpuk.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE