26.7 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Google dan Apple Kembangkan Perangkat Lunak Sistem Pelacak Virus Corona

DuniaFintech.com – Raksasa teknologi Apple dan Google mengatakan akan berkolaborasi mengembangkan perangkat lunak yang berbasis teknologi pelacak virus corona. Perangkat ini akan memungkinkan pengguna untuk memilih agar dapat mengenali ponsel lain yang berada dekat dengan mereka.

Dilansir dari laman Reuters, hebatnya pelacak virus corona ini bisa dilakukan tanpa harus mengunduh aplikasi.  Sistem baru yang dinamai Exposure Notifications Express itu akan memungkinkan otoritas kesehatan untuk mengirimkan file konfigurasi ke Apple dan Google.

Saat ini, sistem operasi buatan Apple dan Google akan digunakan di 99 persen telepon pintar di seluruh dunia. Alat pelacakan kontak ini akan membantu orang-orang untuk tahu apakah mereka berada dekat dengan orang yang positif terjangkit virus SARS-CoV-2 yang tengah mewabah.

Metode pelacakan kontak mereka akan bekerja dengan menggunakan sinyal Bluetooth smartphone untuk menentukan kepada siapa pengguna baru-baru ini berada dalam jarak yang cukup lama untuk membuat risiko penularan. Apple dan Google akan merilis blok bangunan perangkat lunak yang dikenal sebagai API (antarmuka pemrograman aplikasi) pada pertengahan Mei.

Hal ini akan memungkinkan aplikasi orang lain berjalan dengan dasar yang sama. Rekaman ID digital yang terlibat akan disimpan pada server komputer jarak jauh. Namun, perusahaan mengatakan, hal ini tidak dapat digunakan untuk membuka identitas sebenarnya individu tertentu.

Baca Juga:

Selain itu, proses pencocokan kontak akan dilakukan pada telepon daripada secara terpusat. Dengan demikian, hal ini akan memungkinkan seseorang diberi tahu bahwa mereka harus ke karantina, tanpa ada orang lain yang diberi tahu.

Jika salah satu dari orang-orang itu kemudian dinyatakan positif virus Covid 19, sebuah peringatan akan dikirimkan kepada pemilik handset yang asli. Tidak ada data lokasi GPS atau informasi pribadi yang akan direkam pada aplikasi ini.

“Privasi, transparansi, dan persetujuan sangat penting dalam upaya ini dan kami berharap dapat membangun fungsi ini dengan berkonsultasi dengan pemangku kepentingan yang tertarik,” ungkap Apple dan Google dalam pernyataan bersama.

Sistem pelacak virus corona ini masih akan terus mengalami peninjauan lebih lanjut dari Google dan Apple, beserta dengan organisasi kesehatan yang bekerja sama dengan mereka. Meski belum seefisien pelacakn manual melalui wawancara, tapi diharapkan aplikasi ini bisa memberikan kontribus dalam mencegah penyebaran virus ini.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....

Memahami Mekanisme P2P Lending Syariah, Simak Ulasannya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Mekanisme P2P lending syariah patut menjadi pemahaman bagi masyarakat. P2P lending terus mengalami perkembangan yang pesat. Hal ini karena kebutuhan setiap...
LANGUAGE