27.4 C
Jakarta
Minggu, 26 September, 2021

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Mengajukan Pinjam Duit di Bank

DuniaFintech.com – Di tengah ketidakpastian ekonomi yang melanda Indonesia, tidak dapat dipungkiri bahwa harga dari kebutuhan sehari-hari terus meningkat namun tidak diimbangi dengan pengasilan yang memadai. Pinjam duit di Bank kerap dijadikan solusi alternatif dikala kondisi finansial kita membutuhkan dana darurat.

Memutuskan untuk meminjam uang di Bank memang bukan perkara mudah. Hal yang pertama kali harus dipikirkan adalah apakah Anda sanggup mencicil utang tersebut atau tidak. Jangan sampai dengan berutang malah menghacurkan kondisi finansial Anda dimasa mendatang. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan sebelum mengajukan pinjam duit di Bank.

Tujuan dari Pinjaman

Anda harus membedakan antara kebutuhan dan keinginan, maka langkah pertama yang harus menjadi pertimbangan adalah tujuan dari pinjam duit di bank. Jika Anda menggunakan dana tersebut untuk keperluan konsumtif seperti membeli gadget atau membeli barang lainnya maka Anda harus extra berhemat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada baiknya gunakan pinjaman tersebut untuk kebutuhan produktif. Seperti untuk modal usaha, berinvestasi, atau membeli rumah. Dengan begitu dana yang dipinjam akan tetap menguntungkan.

Baca Juga:

Perhatikan Besaran Bunga

Bunga pinjaman yang diberikan oleh Bank tentunya bervariasi. Sangat penting untuk kita sebagai debitur mengetahui tingkat suku bunga yang diberikan. Besaran suku bunga akan berpengaruh terhadap cicilan yang akan dibayarkan setiap bulannya. Mintalah penjelasan secara rinci mengenai perhitungan bunga dan kebijakan pembayaran setiap bulannya.

Biaya lainnya

Kadang kala Bank menekan biaya biaya yang harus dikeluarkan oleh debitur. Seperti biaya administrasi, penalti, potongan, dan lainnya. Ketahui secara detail biaya-biaya yang muncul saat pinjam duit di Bank. Teliti kebijakan yang diberikan oleh Bank yang dituju. Jika Anda memakai sistem auto-debet untuk membayar membayar cicilan, usahakan jatuh tempo yang diusulkan dari awal pembayaran beberapa hari setelah menerima gaji.

Sesuaikan Kemampuan Membayar

Jangan pernah meminjam uang ketika kondisi finansial sedang tidak stabil. Sesuaikan pinjaman Anda dengan kemampuan Anda untuk membayar hutang. Hal ini tentu saja akan berpengaruh terhadap kelancaran untuk membayar cicilan. Pastikan cicilan yang dibayarkan tidak lebih dari 30-35% dari pemasukan.

Meminjam uang di manapun memang harus melalui pertimbangan yang matang. Jangan asal meminjam jika tidak ingin memperburuk kondisi finansial Anda. Teliti kembali kebijakan-kebijakan mengenai biaya dan bunga serta pinjamlah uang sesuai dengan kemampuan Anda mencicil.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Danasaham: Platform yang Pertemukan Pemodal dan Penerbit

Danasaham adalah salah satu platform equity crowdfunding yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mempertemukan pemodal dan penerbit melalui situs websitenya. Di...

Strategi dan Jenis Investasi Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga mempunyai peran penting dalam mengelola keuangan keluarga dengan baik meski ia memang tidak menghasilkan uang secara aktif. Namun, penting juga bagi...

Daftar Rekening Bisnis Terbaik untuk UMKM

Dalam menjalankan sebuah bisnis, baik berskala besar maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), finansial atau keuangan menjadi salah satu hal yang penting dan harus...

Pengertian Bursa Kripto serta Kehadirannya di Indonesia dan Dunia

Investasi mata uang kripto semakin digandrungi belakangan ini di dunia, termasuk di Indonesia. Namun, jika memang merasa tertarik untuk berinvestasi mata uang kripto dan...

Ini 5 Rekomendasi Kartu Kredit Terbaik di Indonesia

Kartu kredit belakangan ini telah menjadi alat transaksi sehari-hari bagi sebagian orang dari beberapa kalangan. Bahkan, alat transaksi yang satu ini juga mulai dianjurkan...
LANGUAGE