26.9 C
Jakarta
Selasa, 18 Januari, 2022

Pieter Wuille, Pengembang Bitcoin Core dan Co-Founder Blockstream

duniafintech.com – Bicara tentang sosok penting di dunia kripto aset sepertinya tidak akan habisnya. Selain ratusan kripto aset yang ada di bursa, platform pertukaran yang beragam juga lahir dari para pemikir dan orang-orang berdedikasi di bidangnya. Salah satu sosok itu adalah Peter Wuille.

Lulus dengan gelar PhD dari jurusan ilmu komputer di University of Leuven, Belgia, Pieter dikenal sebagai pengembang paling aktif dari Bitcoin Core. Pieter sempat bekerja pada sebagai teknisi untuk Google di Swiss.

Selain itu, Pieter juga terkenal dengan jasanya atas beberapa upgrade dalam Bitcoin yang paling dikenal publik. Salah satunya adalah solusi penskalaan Segregated Witness.

Perkenalannya dengan Bitcoin dan Awal Mula Bitcoin Core

Pieter berkenalan dengan Bitcoin pada tahun 2010 dan sejak bulan Mei 2011, dia mulai mengembangkan Bitcoin Core. Bitcoin Core sendiri merupakan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka yang berfungsi sebagai simpul bitcoin (kumpulan yang membentuk jaringan Bitcoin) dan menyediakan dompet Bitcoin yang sepenuhnya memverifikasi pembayaran. Ini dianggap sebagai implementasi referensi Bitcoin.

Baca juga: 

Tentang Blockstream dan SegWit

Selain Bitcoin Core, nama Pieter juga dikenal karena kiprahnya sebagai co-founder dari Blocksream. Blockstream membangun perangkat lunak sumber terbuka dan infrastruktur untuk Bitcoin, termasuk jaringan kilat dan sidechains. Wuille ikut mendirikan perusahaan pada tahun 2014 dan saat ini menjabat sebagai insinyur teknologi inti. Blockstream telah mengumpulkan lebih dari $ 65 juta dalam modal ventura.

Jasa Pieter Wuille yang paling dikenal oleh industri kripto aset adalah saat ia memperkenalkan solusi penskalaan Segregated Witness atau yang lebih dikenal dengan singkatan SegWit. SegWit yang merupakan buah pemikiran Pieter ini diperkenalkan pertama kali pada helatan Scaling Bitcoin in Hong Kong 2015. 

SegWit merupakan teknologi yang mampu meningkatkan protokol Bitcoin dengan mengurangi jumlah data yang digunakan untuk setiap transaksi. Ini secara efektif mampu meningkatkan kapasitas transaksi tanpa memerlukan hard fork.

Trace Meyer, salah satu investor di era awal Bitcoin menyebut bahwa SegWit yang diciptakan oleh Pieter merupakan sebuah inovasi yang luar biasa.

Hingga hari ini, Pieter Wuille masih terus berkiprah di bidang kripto aset. Tahun lalu, bersama dengan rekannya sesama programmer, Andrew Poelstra dan Sanket Sanjalkar, ia bekerja sama mengembangkan Miniscript, sebuah bahasa pemrograman yang ditargetkan untuk mempermudah penulisan kontrak pintar untuk membelanjakan Bitcoin.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ingin Mendapatkan Kartu GPN di Berbagai Bank? Simak Caranya Berikut Ini

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu GPN adalah salah satu jenis kartu debit atau yang biasa dikenal dengan kartu ATM. Sebagaimana diketahui, kartu ATM akan memberikan...

Ulasan Lengkap soal e-Money Mandiri: Cara Buat hingga Panduan Top Up

JAKARTA, duniafintech.com – E-money Mandiri adalah uang elektronik yang banyak digunakan oleh orang-orang lantaran kemudahan dalam penggunaannya. Diterbitkan oleh Bank Mandiri, uang elektronik yang...

Besaran Gaji Tukang Parkir Pesawat dan Biaya Pendidikannya

JAKARTA, duniafintech.com - Gaji tukang parkir pesawat atau marshaller dengan tanggung jawabnya memarkirkan pesawat terbang yang berukuran besar ternyata memiliki gaji yang menjanjikan.  Mungkin saja...

Mau Side Job? Ini 7 Situs Penghasil Uang Terpercaya 2022

JAKARTA, duniafintech.com - Situs penghasil uang terpercaya 2022 sekarang ini sudah banyak beredar di internet yang bisa diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Akan...

Alasan Penting Menyimpan Slip Gaji bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Alasan menyimpan slip gaji bagi semua karyawan di perusahaan manapun tentu saja sangat penting. Menerima gaji adalah sebuah tujuan utama bagi...
LANGUAGE