25.1 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Pinjaman Cepat Untuk PNS? Fintech Ini Bisa Jadi Solusi

duniafintech.com – Selama ini kata fintech tidak akan pernah lepas dari kalangan UMKM karena fintech dapat memberikan banyak solusi keuangan, khususnya bagi bisnis kecil menengah yang ingin berkembang. Namun bagaimana jika hal tersebut di alami oleh kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS)? Dapatkah fintech membantu memberikan pinjaman cepat untuk PNS?

Dengan berkembang pesatnya teknologi, ternyata fintech kian melebarkan sayap tidak hanya untuk membantu para UMKM saja melainkan membantu memberikan pinjaman cepat untuk PNS.

Dumi, Aplikasi Pembiayaan Khusus PNS

Kini telah hadir Dumi, aplikasi yang menyediakan pembiayaan khusus untuk pegawai negeri sipil (PNS). Aplikasi besutan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dengan Bank Mandiri Taspen dan PT Fidac Inovasi Teknologi ini akan memberikan pinjaman cepat untuk PNS tanpa perlu membuka pinjaman ke bank.

Baca juga :

Dengan Dumi, PNS dapat melakukan pinjaman tanpa agunan maksimal Rp 15 juta. PNS juga tidak perlu menjaminkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan atau sertifikat lainnya. PNS yang ingin melakukan pinjaman pun dapat langsung mengunduh aplikasi yang tersedia di Android maupun iOS.

Setelah mengunduh aplikasi Dumi, calon peminjam yang hanya perlu medaftarkan dirinya dengan cara memasukan data, mulai dari Nomor Induk Pegawai (NIP) hingga alamat e-mail. Kemudian, tentukan besaran pinjaman yang ingin dilakukan, dengan batas maksimal Rp 15 juta. Namun, besaran pinjaman akan disesuaikan dengan kemampuan gaji pemohon.

Setelah proses permohonan pinjaman diselesaikan, Dumi akan memproses permohonan pinjaman dengan jangka waktu dua hari. Selain memberikan pinjaman cepat untuk PNS, Dumi pun menyediakan pinjaman dengan suku bunga relatif lebih rendah dibandingkan pada umumnya. Saat ini suku bunga pinjaman yang disediakan Dumi adalah flat sebesar 9,9 persen sepanjang tahun. Nantinya, PNS dapat memilih tenor dengan jangka waktu 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana menjelaskan, untuk saat ini Dumi baru bisa digunakan PNS BKN saja karena memang awalnya masih diperuntukan untuk BKN, namun  tidak menutup kemungkinan pihaknya akan sangat terbuka apabila ada lembaga yang tertarik, mereka akan sangat terbuka. Ke depannya Bima pun berharap Dumi akan menjadi pilihan utama bagi kementerian dan lembaga lain untuk memberikan opsi pembiayaan kepada pegawainya.

(DuniaFintech/Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Fungsi Manajemen Keuangan dan Manfaatnya bagi Perusahaan

Salah satu fungsi manajemen keuangan adalah bagaimana mengelola keuangan dari satu perusahaan dengan baik dan benar tentunya. Dari fungsi tersebut, usaha yang sedang dijalankan...

Gandeng Fintech Batumbu, CIMB Niaga Salurkan Rp50 Miliar Bagi UMKM

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) berkolaborasi dengan perusahaan financial technology (fintech) pembiayaan berbasis aplikasi atau fintech lending PT Berdayakan Usaha Indonesia (Batumbu). Head...

Ini Alasan Maudy Ayunda Jadi Salah Satu Investor Startup Segari

Satu tahun beroperasi di Indonesia, Segari, startup grocery commerce terus catat pertumbuhan bisnis yang signifikan. Segari baru saja menyelesaikan pendanaan Seri A dari para...

Anuitas: Pengertian, Jenis, Contoh dan Cara Kerja

Anuitas adalah metode penghitungan bunga pinjaman dalam rangka memudahkan nasabah membayar angsuran setiap periodenya. Biasanya, sistem yang diterapkan adalah bunga mengambang atau efektif (floating...

Belum Punya Asuransi Kartu Kredit? Simak Pertimbangannya di Sini

Asuransi kartu kredit adalah produk perlindungan finansial yang diberikan oleh penerbit kartu kredit (CC atau credit card) kepada nasabah mereka. Proteksinya meliputi pembebasan tagihan...
LANGUAGE