30.9 C
Jakarta
Rabu, 27 Oktober, 2021

Platform Blockchain untuk Gaming dan Pembayaran Dikembangkan Microsoft Bersama EY

DuniaFintech.com – Microsoft dan Ernst & Young LLP (EY) telah mengumumkan rencana untuk menggunakan platform Blockchain untuk gaming. Platform Blockchain untuk gaming ini memungkinkan mitra game, artis dan pembuat konten Microsoft untuk melacak dan mengelola pembayaran dan kontrak royalti.

Menurut pengumuman perusahaan yang disampaikan pada Senin lalu, langkah pembuatan platform Blockchain untuk gaming ini akan menjadi salah satu implementasi terbesar dari sistem keuangan berbasis Blockchain untuk akuntansi.

Ini nantinya yang akan mengelola proses end-to-end Microsoft untuk hak dan royalti kepada mitra game Xbox-nya. Untuk pembuatan kontrak baru, Microsoft akan menggunakan kecerdasan buatan yang didukung oleh Microsoft Azure yang memungkinkan kontrak dibuat dengan cara digital.

Baca juga:

Aplikasi Telah Diuji Coba

Aplikasi blockchain untuk pembayaran dan kontrak telah diuji  telah melalui tahap “pengujian rendam” atau soak testing yang digunakan untuk mengukur kinerja aplikasi perangkat lunak dalam volume yang sangat besar. Berdasarkan pernyataan dari perusahaan, temuan menunjukkan pihaknya mampu memproses dua juta transaksi per hari.

“Dalam go-live ini, kami berhasil menghasilkan putaran pertama pembayaran mitra menggunakan Blockchain dan teknologi kontrak pintar,” kata Luke Fewel, manajer umum operasi keuangan global di Microsoft.

Platform ini akan merampingkan proses keuangan dan operasional dengan kemampuan untuk menskalakan, mengurangi biaya overhead manual yang berat dan meningkatkan pengalaman untuk mitra permainan Microsoft, kata Fewel.

Tentang Microsoft

Microsoft merupakan salah satu raksasa teknologi dunia. Bergerak di bidang pembuatan perangkat lunak, perusahaan milik Bill Gates ini beberapa tahun ke belakang diketahui berperan aktif dalam pengembangan tekologi Blockchain.

Tahun 2019 lalu, perusahahaan tersebut meluncurkan Azure Blockchain Service, layanan terkelola sepenuhnya yang memungkinkan pembentukan, pengelolaan, dan tata kelola jaringan konsorsium Blockchain.

Tidak berhubungan langsung dengan aset kripto, layanan perusahaan ini imaksudkan untuk membantu bisnis membangun aplikasi dengan memanfaatkan teknologi Blockchain.

Azure Blockchain Service terintegrasi dengan Azure Active Directory dan menawarkan alat untuk menambahkan anggota baru, mengatur izin, serta memantau kesehatan dan aktivitas jaringan.

Microsoft tentu bukan satu-satunya perusahaan yang terlibat dalam industri Blockchain. IBM misalnya, juga berperan aktif dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan antara raksasa-raksasa teknologi ini di bidang Blockchain patut kita nantikan.

(DuniaFintech/ Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Langkah Mudah Melakukan Investasi bagi Anak Muda

Investasi menjadi salah satu bagian yang terpenting bagi anak muda yang melek dalam kondisi masa depan nanti. Sehingga banyak yang memulai untuk mempelajari apa...

5 Sektor Saham Terbaik untuk Investasi Jangka Panjang

Sektor saham adalah hal penting untuk dipahami ketika memutuskan saham apa saja yang ingin dikoleksi untuk jangka panjang saat dihadapkan dengan ratusan saham untuk...

Apa Itu Premi, dan Tujuan Membayar Premi Asuransi

Mengapa premi tertera pada perjanjian asuransi? Dan apa yang dimaksud dengan premi asuransi? Berikut penjelasan pengertian premi asuransi. Setelah Anda mengetahui pengertian asuransi dan risiko,...

Ketahui Syarat dan Cara Mendapatkan Pinjaman UMKM agar Cepat Cair

Pinjaman UMKM cepat cair adalah solusi dalam berwirausaha yang seringkali terkendala pada modal awal untuk memulai usaha. Padahal, usaha tanpa modal sebenarnya sudah bisa...

Aplikasi GoTrade, Solusi Mudah Beli Saham Listing di Luar Negeri

GoTrade adalah sebuah merek dagang yang bernama TR8 Securities Inc., sebuah perusahaan berlisensi untuk menjalankan bisnis oleh lembaga pengatur dan pengawas dari Pemerintah Malaysia....
LANGUAGE