25 C
Jakarta
Rabu, 3 Juni, 2020

Platform Pariwisata Blockchain Akan Rilis di Wilayah Rusia Yugra

duniafintech.com – Yugra, subjek federal Rusia, akan meluncurkan platform pariwisata blockchain, yang diaktifkan teknologi terdesentralisasi itu, outlet media utama milik negara Tass melaporkan pada 7 Juni.

Per laporan tersebut, selama Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg minggu ini, direktur umum dana pembangunan daerah, Roman Genkel, menandatangani perjanjian dengan Alexander Borodich, CEO startup blockchain Universa, untuk meluncurkan platform.

Menurut posting blog dari Universa pada 7 Juni, sistem akan memungkinkan pelacakan pengeluaran publik dan investasi untuk memastikan transparansi. Perusahaan mengklaim:

“Menandai uang menggunakan teknologi buku besar yang didistribusikan akan melindungi hibah dan investasi pemerintah dari penyalahgunaan.”

Perusahaan itu juga dilaporkan akan mengembangkan platform pariwisata blockchain tersebut untuk mendukung berbagai bahasa, dengan tujuan keseluruhan menghubungkan semua peserta dalam ekosistem pariwisata – pemasok produk dan layanan wisata, transportasi, akomodasi dan penyedia katering, investor dan turis itu sendiri.

Baca

Seperti yang dilaporkan Cointelegraph pada saat itu, kepala Badan Pariwisata Rusia, Oleg Safonov, mengklaim bahwa teknologi blockchain memiliki kemampuan untuk mengubah industri pariwisata negara itu pada November 2017.

Pada bulan Maret tahun lalu, ada berita bahwa Dubai meluncurkan pasar khusus bisnis-ke-bisnis virtual menggunakan blockchain sebagai bagian dari inisiatif 10x Dubai-nya “menjadi 10 tahun lebih maju dari kota-kota dunia lainnya.”

Juga selama Forum Ekonomi minggu ini, kepala perusahaan minyak milik negara Rusia Rosneft menyatakan bahwa perusahaan belum mengesampingkan kemungkinan membayar minyak menggunakan cryptocurrency di masa depan.

Baca

Pada maret 2018 lalu dikabarkan pula oleh duniafintech.com bahwa Rusia ingin menciptakan registri dengan berbasiskan teknologi Blockchain, dimana hal tersebut mencakup semua deposito dari semua lembaga perbankan. Proyek besar Blockchain ini dipayungi oleh Bank sentral Negara Rusia.

Negara yang beribukota Moscow ini bertujuan memiliki registri tunggal semua deposan, dan teknologi Blockchain akan digunakan untuk kekuasaan tersebut, seperti yang dilaporkan oleh media lokal Izvestia pada hari kamis (15/3).

Rencana diagendakan dengan maksud untuk meluncurkan registri tahun depan dalam sebuah proyek yang dikelola oleh Bank Rusia (BR) dan Deposit Insurance Agency (DIA). Saat ini, ada proyek-proyek yang serupa di negara-negara lain. Para ahli dari negara lokal berharap bahwa registry tunggal deposito akan menghentikan praktek bankir yang tidak bermoral dari penghancuran database pelanggan pada saat pencabutan izin.

Baca

picture: pixabay.com

-Sintha Rosse-

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Rangkuman Kabar Startup Jelang Kuartal 2 Tahun 2020

DuniaFintech.com - Memasuki penghujung kuartal 2 tahun 2020, industri usaha rintisan (startup) mengalami gejolak, beberapa di antaranya harus menghentikan sementara aktivitasnya, bahkan...

Penetrasi Fintech di Indonesia Berpotensi Meningkat! Ini Alasannya

DuniaFintech.com - Penetrasi fintech sebagai inovasi pada layanan keuangan disebut-sebut akan terus meningkat seiring dengan stabilnya pertumbuhan industri tersebut. Laporan teranyar e-Conomy...

Memanfaatkan Artificial Intelligence, Grab dan Google Hadirkan Layanan Ini

DuniaFintech.com - Grab bekerja sama dengan Google meluncurkan sebuah fitur dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence. Layanan yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence ini diberi nama Grab...

Sejumlah Perusahaan Pinjaman Online ini Dulang Keuntungan Ditengah Pandemi

DuniaFintech.com - Pandemi corona berdampak terhadap banyak sektor, termasuk ekonomi. Namun, transaksi di aplikasi pinjaman online baik pembayaran maupun pinjaman (lending) melonjak...

3 Aplikasi Pinjaman Online ini Siap Bantu Hadapi Krisis Keuangan

DuniaFintech.com - Di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak stabil seperti saat ini, aplikasi pinjaman online menjadi langkah alternatif untuk memenuhi kebutuhan...
LANGUAGE