27.7 C
Jakarta
Kamis, 2 Juli, 2020

Sambut Era Belajar Digital, Pintek Dukung Kompetensi Pengajar

DuniaFintech.com – Pinnacle Alfa Edukasi dan Cambride University bersama perusahaan financial technology, Pintek dukung kompetensi pengajar di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mendorong terciptanya pendidikan 4.0 berbasis digital di Indonesia sekaligus mencetak lulusan siap kerja yang mampu bersaing di kancah internasional.

Melalui webinar Pinnacle Alfa Edukasi yang berjudul “Achieving Educational Innovation with Strong Budgeting”, Pintek dan Cambridge University Press menjelaskan bagaimana cara meningkatkan mutu pendidikan melalui inovasi untuk pelajar juga pengajar. Serta menjabarkan tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan termasuk mengenai akses pembiayaan.

Arif J. selaku CEO Pinnacle Alfa Edukasi mengatakan, “perlu adanya kerja sama dengan seluruh stakeholder dalam dunia pendidikan, yang tujuan akhirnya adalah membantu perkembangan dunia pendidikan dengan ‘end in mind’ bertumbuhnya Human Capital Indonesia dan memberikan solusi dalam pendidikan Indonesia.”

Pembiayaan Fasilitas di Era Belajar Digital

Selaras dengan hal tersebut, Tommy Yuwono selaku Co-Founder & Direktur Utama Pintek juga mengatakan Pintek dukung kompetensi pengajar di Indonesia agar revolusi industri 4.0 dapat mendorong pengajar untuk menyiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat berubah. Kebutuhan pengajar yang dapat berpikir secara analitis dan kolaboratif akan dibutuhkan pada masa mendatang.

Baca Juga:

Tommy menambahkan, “Melalui kesempatan ini, kami ingin memberikan kemudahan akses untuk tenaga pengajar maupun lembaga pendidikan itu sendiri dalam meningkatkan kompetensi diri juga membangun fasilitas yang dapat mendukung kegiatan belajar.”

Tommy memahami adanya tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan. Salah satunya adalah mengenai kesiapan dana bagi lembaga pendidikan yang dapat dipergunakan untuk memperbaiki sarana prasarana, pelatihan guru, hingga teknologi yang perlu diimplementasikan dalam membantu proses belajar dan mengajar. Untuk itu, dalam Pintek dukung kompetensi pengajar di Indonesia hadir memberikan solusi pembiayaan yang dibutuhkan oleh seluruh ekosistem pendidikan

Country Manager Indonesia, Cambridge University Press, Yusuf Seto menjelaskan, dibutuhkan kreatifitas serta inovasi untuk dapat beradaptasi dalam terciptanya sistem pembelajaran yang lebih baik dan interaktif dengan mengutamakan pola pembelajaran aktif yang berfokus pada siswa.

“Cambridge selalu mendukung instasi pendidikan di Indonesia melalui Program Cambridge With Indonesia yang berfokus kepada pengembangan guru, materi pembelajaran berkualitas international serta assesment yang diakui dunia. Sebuah solusi yang terintegrasi untuk menjawab tantangan di era pendidikan 4.0,” ujar Yusuf.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Raih Segudang Keuntungan di Masa Pandemi dengan Ide Bisnis Ini

DuniaFintech.com - Wabah corona berdampak cukup besar bagi kalangan masyarakat, terutama dari segi ekonomi. Perubahan tren dan kebutuhan prioritas konsumen pun mempengaruhi...

Influencer Diadu di PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection

DuniaFintech.com - Penggemar game berbasis mobile, Players Unknown Battle Ground (PUBG) menghelat PUBG Mobile Global Ultimate Team Selection per tanggal 23 Juni...

Pintek Bersama Sevima Bantu Berikan Solusi Managemen Akademik

DuniaFintech.com - Perusahaan fintech P2P lending yang fokus kepada sektor pendidikan, Pintek bersama Sevima, perusahaan konsultan dan pengembangan teknologi informasi untuk berikan...

BIDR Resmi Diperdagangkan di Binance dan Tokocrypto

DuniaFintech.com - Binance, Perusahaan Blockchain global dibelakang pertukaran aset digital terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan dan pengguna bersama Tokocrypto, pedagang aset...

Pinjaman Dana Cepat untuk Laptop Agar WFH Lebih Produktif

DuniaFintech.com - Laptop menjadi salah satu kebutuhan untuk menunjang masa work from home (WFH). Tanpa barang ini, pekerjaan yang dilakukan tentu menjadi...
LANGUAGE