26.5 C
Jakarta
Minggu, 26 September, 2021

Sambut Era Belajar Digital, Pintek Dukung Kompetensi Pengajar

DuniaFintech.com – Pinnacle Alfa Edukasi dan Cambride University bersama perusahaan financial technology, Pintek dukung kompetensi pengajar di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk mendorong terciptanya pendidikan 4.0 berbasis digital di Indonesia sekaligus mencetak lulusan siap kerja yang mampu bersaing di kancah internasional.

Melalui webinar Pinnacle Alfa Edukasi yang berjudul “Achieving Educational Innovation with Strong Budgeting”, Pintek dan Cambridge University Press menjelaskan bagaimana cara meningkatkan mutu pendidikan melalui inovasi untuk pelajar juga pengajar. Serta menjabarkan tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan termasuk mengenai akses pembiayaan.

Arif J. selaku CEO Pinnacle Alfa Edukasi mengatakan, “perlu adanya kerja sama dengan seluruh stakeholder dalam dunia pendidikan, yang tujuan akhirnya adalah membantu perkembangan dunia pendidikan dengan ‘end in mind’ bertumbuhnya Human Capital Indonesia dan memberikan solusi dalam pendidikan Indonesia.”

Pembiayaan Fasilitas di Era Belajar Digital

Selaras dengan hal tersebut, Tommy Yuwono selaku Co-Founder & Direktur Utama Pintek juga mengatakan Pintek dukung kompetensi pengajar di Indonesia agar revolusi industri 4.0 dapat mendorong pengajar untuk menyiapkan pelajar menghadapi perkembangan teknologi yang begitu cepat berubah. Kebutuhan pengajar yang dapat berpikir secara analitis dan kolaboratif akan dibutuhkan pada masa mendatang.

Baca Juga:

Tommy menambahkan, “Melalui kesempatan ini, kami ingin memberikan kemudahan akses untuk tenaga pengajar maupun lembaga pendidikan itu sendiri dalam meningkatkan kompetensi diri juga membangun fasilitas yang dapat mendukung kegiatan belajar.”

Tommy memahami adanya tantangan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan. Salah satunya adalah mengenai kesiapan dana bagi lembaga pendidikan yang dapat dipergunakan untuk memperbaiki sarana prasarana, pelatihan guru, hingga teknologi yang perlu diimplementasikan dalam membantu proses belajar dan mengajar. Untuk itu, dalam Pintek dukung kompetensi pengajar di Indonesia hadir memberikan solusi pembiayaan yang dibutuhkan oleh seluruh ekosistem pendidikan

Country Manager Indonesia, Cambridge University Press, Yusuf Seto menjelaskan, dibutuhkan kreatifitas serta inovasi untuk dapat beradaptasi dalam terciptanya sistem pembelajaran yang lebih baik dan interaktif dengan mengutamakan pola pembelajaran aktif yang berfokus pada siswa.

“Cambridge selalu mendukung instasi pendidikan di Indonesia melalui Program Cambridge With Indonesia yang berfokus kepada pengembangan guru, materi pembelajaran berkualitas international serta assesment yang diakui dunia. Sebuah solusi yang terintegrasi untuk menjawab tantangan di era pendidikan 4.0,” ujar Yusuf.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Danasaham: Platform yang Pertemukan Pemodal dan Penerbit

Danasaham adalah salah satu platform equity crowdfunding yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mempertemukan pemodal dan penerbit melalui situs websitenya. Di...

Strategi dan Jenis Investasi Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga mempunyai peran penting dalam mengelola keuangan keluarga dengan baik meski ia memang tidak menghasilkan uang secara aktif. Namun, penting juga bagi...

Daftar Rekening Bisnis Terbaik untuk UMKM

Dalam menjalankan sebuah bisnis, baik berskala besar maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), finansial atau keuangan menjadi salah satu hal yang penting dan harus...

Pengertian Bursa Kripto serta Kehadirannya di Indonesia dan Dunia

Investasi mata uang kripto semakin digandrungi belakangan ini di dunia, termasuk di Indonesia. Namun, jika memang merasa tertarik untuk berinvestasi mata uang kripto dan...

Ini 5 Rekomendasi Kartu Kredit Terbaik di Indonesia

Kartu kredit belakangan ini telah menjadi alat transaksi sehari-hari bagi sebagian orang dari beberapa kalangan. Bahkan, alat transaksi yang satu ini juga mulai dianjurkan...
LANGUAGE