32.8 C
Jakarta
Selasa, 3 Agustus, 2021

PSBB Bikin Untung, Transaksi Pertumbuhan DANA Capai 50%

DuniaFintech.com – Transaksi pertumbuhan DANA capai 50% saat Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di Indonesia. Aplikasi ini terkena imbas positif yang cukup signifikan dari adanya pandemi Covid-19 karena seiring meningkatnya akses perseorangan terhadap internet.

Vincent Iswara selaku CEO DANA mengatakan, “peningkatan transaksi pertumbuhan DANA capai 50% ini terlihat dari jumlah pengguna DANA yang sebelumya berjumlah 30 juta pada akhir 2019 dan meningkat pesat sampai akhir april sudah mendapatkan pengguna lebih dari 40 juta.”

Vincent menambahkan bahwa perusahaan mengalami kenaikan selama pandemi berlangsung. Tak heran, masayarakat kini banyak beralih melakukan pembelian dan penjualan via digital selama pandemi. DANA juga mengalami pertumbuhan di semua sektor online, tidak dengan offline yang cukup menurun karena adanya PSBB.

Penyumbang terbesar dari kenaikan transaksi pertumbuhan DANA capai 50% tersebut bersumber dari lima layanan. Kelima layanan tersebut yakni pembayaran tagihan, pengisian pulsa, Kirim DANA, Top-up, dan pembayaran e-commerce.

Baca Juga:

Selama masa pandemi ini, DANA juga merilis sejumlah fitur baru untuk para penggunanya. Senior Product Specialist DANA Indonesia Handy Putranto mengatakan fitur-fitur ini dapat membantu pengguna untuk menghadapi gaya hidup normal yang baru. Selain itu, DANA kini juga menghadirkan layanan telemedicine yang bekerja sama dengan YesDok (Dapat dibaca di: DANA dan YesDok Siapkan Layanan Kesehatan Era New Normal).Handy mengatakan fitur ini dapat membantu pengguna yang mungkin masih takut ke rumah sakit untuk melakukan konsultasi.

Lalu ada pula fitur home shopping dan nearby. Melalui dua fitur ini, pengguna DANA dapat mengetahui merchant yang berada di sekitar lokasinya dan dapat melakukan pemesanan melalui kanal pembelian yang disediakan.

Meski secara keseluruhan ada peningkatan, Vincent tidak menampik bahwa masih ada tantangan untuk benar-benar memanfaatkan platform digital dalam transaksi. Terlebih, transaksi melalui platform digital dapat mendukung masyarakat untuk menghadapi gaya hidup normal yang baru, terutama untuk pembayaran tanpa bersentuhan atau non-tunai.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Semester I/2021 : BAPPEBTI Blokir 622 Situs Bursa Berjangka Tanpa Izin

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi atau Bappebti Kementerian Perdagangan telah memblokir 109 situs web di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK). Situs-situs tersebut tidak berizin...

OJK : Semester I/2021 Sektor Jasa Keuangan Mulai Stabil

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat hingga data semester I 2021 sektor jasa keuangan tetap stabil. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki ekonomi Indonesia. Ini karena...

Apa Itu NFT? Apa Hubungannya NFT dengan Aset Kripto?

NFT saat ini sedang hype atau sedang ramau di dunia kripto dan dunia digital. Apa itu NFT? Mari kita pelajari penjelasannya. Era digitalisasi saat ini...

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp570 Jutaan, Ethereum Juga Bisa Naik

Harga Bitcoin hari ini masih bertahan di Rp570 jutaan. Penurunan harga wajar masih bisa terjadi. Namun, tidak demikian dengan Ethereum. Harga Bitcoin hari ini...

Tanpa Syarat, Indodax Gratskan Biaya Trading dan Withdraw Selamanya

Indodax, startup Bitcoin and crypto exchanges Indonesia terus meningkatkan pelayanan kepada para member dan komunitas aset kripto di Indonesia. Kali ini, Indodax menerapkan gratis...
LANGUAGE