29.7 C
Jakarta
Sabtu, 28 Mei, 2022

Satoshi Nakamoto Diduga Terbitkan Bitcoin Pertama Kali di London

DuniaFintech.com – Kota London diduga menjadi tempat pertama Satoshi Nakamoto sang penemu Bitcoin melakukan penerbitan. Dalam sebuah laporan disebutkan bahwa Satoshi merupakan warga London yang telah mencetak genesis block (penyimpanan Bitcoin) pada tahun 2008 hingga 2010.

Doncho Karaivanov selaku penulis merujuk berbagai faktor yang membenarkan hal tersebut. Salah satunya analisis stempel waktu materi yang diterbitkan Satoshi, penggunaan bahasa sehari-hari dan ejaan kata regional.

Lebih lanjut, tajuk utama harian The Times yang disematkan di blok genesis khusus untuk cetakan Inggris, versi terbitan berkala, menurut Cointelegraph semakin membenarkan dugaan tersebut.

Pendapat yang menyebut Satoshi Nakamoto berkebangsaan Inggris bukanlah hal baru, lantaran jurnalis, detektif dan penyelidik telah mempelajari secara merinci jejak aktivitas pencipta Bitcoin dan berselancar di internet untuk mencari petunjuk yang mengarah ke asal-usulnya.

Laporan terbaru di The Chain Bulletin menyertakan informasi tambahan untuk analisis sebelumnya, seperti menyoroti kemungkinan bahwa Satoshi terhubung dengan judul edisi cetak The Times yang terbit pada 3 Januari 2009 dan menjadi terkenal lantaran judul tersebut dijadikan dalam genesis block Bitcoin.

Baca juga:

Teka-teki Satoshi Nakamoto Pelopor Bitcoin

Edisi cetak harian The Times yang didistribusikan di Inggris yang menggunakan judul Kanselir di Ambang Bailout Kedua untuk Bank, sedangkan edisi online mencantumkan nama kanselir di judulnya.

Yang membuat dugaan ini semakin kuat ialah redaksi cabang Amerika Serikat tidak memuat judul yang terlampir dalam genesis block Satoshi. Selain itu, asumsi Karaivanov yang mengatakan bahwa London sebagai kota dengan pusat keuangan terbesar di dunia, semakin membuat dugaan terhadap Satoshi tinggal di London pada periode antara 2008 dan 2010 semakin tebal.

Analisis Karaivanov terhadap materi dengan cap waktu yang diunggah oleh Satoshi, termasuk unggahan di Bitcointalk, email yang dikirim ke pengembang awal Bitcoin hingga komitmen yang dibuat ke penyimpanan Bitcoin di SourceForge memberikan bukti tambahan bahwa Satoshi berada di zona waktu Britania Raya.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Harga Kripto 28 Mei 2022, Bitcoin dan Ethereum Masih Loyo

JAKARTA, duniafintech.com - Harga kripto masih belum bergairah, Bitcoin dan kripto jajaran teratas lainnya kembali berada di zona merah pada Sabtu 28 Mei 2022...

Transaksi Aset Kripto Meningkat Tajam, Maret 2022 Capai Rp130,2 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Transaksi aset Kripto di Indonesia meningkat signifikan. Nilai aset kripto semakin naik. Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Jerry Sambuaga mengakui perkembangan...

Cara Withdraw atau Tarik Uang dari Indodax ke Rekening Bank, Ternyata Gampang Lho! 

JAKARTA, duniafintech.com – Platform perdagangan aset Kripto di tanah air, Indodax menjadi salah satu exchange yang digandrungi para investor. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya...

Ekonomi Indonesia Membaik, Penerimaan Pajak Capai Rp 678,99 Triliun Hingga Akhir Mei

JAKARTA, duniafintech.com - Ekonomi Indonesia dinilai telah membaik, penerimaan pajak yang diterima hingga menjelang akhir Mei ini sudah terbilang tinggi. Terkait ekonomi Indonesia yang membaik,...

Bursa Kripto Tak Kunjung Diluncurkan, Bappebti Ungkap Alasan Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Rencana kehadiran bursa kripto sudah diwacanakan sejak beberapa waktu lalu, namun tak kunjung menjadi kenyataan, dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi...
LANGUAGE