31 C
Jakarta
Rabu, 2 Desember, 2020

Bitcoin Raih All Time High di Berbagai Nilai Mata Uang Fiat

DuniaFintech.com – Salah satu mata uang kripto, Bitcoin mencapai hampir beberapa ribu dolar dari All Time High, atau level tertinggi sepanjang masa, yakni USD 20.000 atau setara Rp 280 juta.

Selain menyaksikan aksi peningkatan harga Bitcoin dalam dolar AS, lansiran Cointelegraph menyebut BTC telah mencapai harga tertinggi sepanjang masa dibandingkan dengan banyak mata uang dunia lainnya.

Seorang pendukung kripto, Alistair Milne menyebutkan dalam cuitnya bahwa terdapat 7 negara tempat Bitcoin telah mencapai All Time High dibandingkan dengan mata uang fiat negara tersebut. Dalam tweet yang sama, dia mengatakan Kolombia dan Rusia akan menjadi bagian dari daftar.

Baru-baru ini, Bitcoin melampaui level tertinggi sepanjang masa terhadap Rubel Rusia pada masa awal bulan. Aset itu juga memecahkan rekor tertinggi terhadap Peso Kolombia beberapa minggu lalu. Dalam dolar AS, Bitcoin telah melonjak dalam beberapa minggu terakhir, meninggalkan sedikit ruang antara nilai USD 17.267 dan USD 20.000.

Bitcoin mencapai titik tertinggi sepanjang masa di nominal 62.102.236 Peso Kolombia dalam 24 jam terakhir. Ada pun level tertinggi sebelumnya dari 2017 berada di nominal 58.226.376. Peso pertama kali menembus level itu pada 6 November, mencapai 59.543.988 sebelum menelusuri kembali.

Aset perintis Crypto ini juga telah menembus level harga tertinggi sebelumnya dibandingkan dengan Real Brasil, Lira Turki, Peso Argentina, Pound Sudan, Kwanza Angola, Kwacha Zambia dan Rubel Rusia, seperti yang diverifikasi oleh informasi dari situs data Xe.

Baca juga:

Bitcoin All Time High di Berbagai Negara

Venezuela yang diketahui memiliki dua jenis fiat, Bolivar Soberano (VES) dan Bolivar Fuerte (VEF) juga memiliki ragam dampak. VES menunjukkan Bitcoin pada rekor harga tertinggi. VEF tidak, meskipun Bitcoin terus naik di grafik.

Venezuela telah menjadi tuan rumah dalam kegiatan adopsi Bitcoin. Negara tersebut semakin memanfaatkan aset kripto setelah inflasi besar-besaran melanda negara penghasil minyak bumi tersebut.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kenali Untung Rugi Menggunakan Paylater Bagi Para Milenial

Duniafintech.com - Fitur PayLater kian populer dikalangan milenial, sebab fitur pembayaran paylater ini bisa digunakan untuk membayar ‘nanti’ berbagai macam transaksi mulai dari kebutuhan...

Pemerintahan Venezuela Siap Perbanyak Penambangan Cryptocurrency

DuniaFintech.com - Pemerintahan Venezuela dibawah rezim Nicolas Maduro akan menggencarkan penambangan cryptocurrency atau bisa disebut mata uang digital. Hal ini dilakukan agar negara tersebut...

Kasus COVID-19 Melonjak, Harga Emas 1 Desember Terinjak

DuniaFintech.com - Harga emas 1 Desember 2020 di penyelenggara PT Pegadaian kembali melemah setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan data kasus aktif dan angka kesembuhan COVID-19 yang...

Pintek Mendapat Pendanaan dari Finch Capital untuk Tingkatkan Akses Pendidikan

DuniaFintech.com – Pintek mendapat pendanaan dari Finch Capital? Ya! Perusahaan teknologi finansial yang memberikan pembiayaan pendidikan untuk siswa hingga lembaga pendidikan, berhasil mendapatkan...

Bidik Digitalisasi di Sektor Koperasi, LinkAja Gandeng Kospin Jasa

Duniafintech.com - Penyedia layanan uang elektronik LinkAja gandeng kospin jasa (Koperasi Simpan Pinjam JASA) untuk mendorong digitalisasi koperasi. Kerja sama yang dilakukan mencakup integrasi...
LANGUAGE