25.6 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Setor Tunai Mandiri di ATM dan Teller, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Setor tunai Mandiri dan seberapa banyak jumlah uang yang bisa disetor wajib diketahui oleh nasabah Bank Mandiri.

Sebagaimana diketahui bersama, mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh bank untuk membantu nasabahnya dalam melakukan transaksi.

Jenis mesin ATM pun saat ini tidak hanya satu. Pasalnya, selain mesin ATM untuk mengambil dan mentransfer uang, saat ini juga ada ATM setor tunai. Dengan jenis ATM setor tunai ini, kamu bisa memasukkan uang cash dan langsung masuk ke rekening kamu. 

Baca juga: Biaya Admin Bank Mandiri 2022: Tabungan Rupiah hingga SimPel

Bukan hanya membuat setor tunai menjadi lebih mudah, ATM setor tunai pun menawarkan fleksibilitas sebab bisa dilakukan kapan saja. Adapun perbedaan antara ATM biasa dengan ATM setor tunai terletak pada fitur dari mesinnya.

Untuk diketahui, di mesin ATM biasa, kamu dapat melakukan transaksi, tarik tunai, transfer, dan melakukan pembayaran, sedangkan di mesin ATM setor tunai, kamu tetap bisa melakukan semua transaksi tersebut plus fitur setor tunai. 

Bank Mandiri pun menjadi salah satu bank yang menyediakan fasilitas ATM setor tunai ini sehingga bagi kamu para nasabah Mandiri, kamu sekarang bisa dengan mudah melakukan setor tunai Mandiri.

Berikut ini ulasan selengkapnya, seperti dinukil dari Lifepal.

Apa Itu Setor Tunai?

Sebagai informasi, setor tunai merupakan aktivitas penyetoran uang tunai ke dalam rekening. ATM Mandiri juga punya fungsi setor tunai sehingga kamu sebagai nasabahnya dapat menyetorkan sejumlah uang ke rekening kamu dengan cepat, tanpa perlu mengisi slip setoran dan mengantre lama di teller kantor cabang bank terdekat. 

Pada dasarnya, tersedia 2 pilihan saat kamu menggunakan fungsi setor tunai Mandiri, yakni setor ke rekening pribadi dan setor ke rekening lain. Kalau kamu memilih pribadi maka kamu bisa menyetorkan uang tunai untuk menjadi saldo di rekening kamu sendiri.

Sementara itu, kalau kamu memilih rekening lain maka kamu wajib memiliki informasi terkait nomor rekening tujuan. Fungsi setor ini pun sangat praktis dan tentunya memudahkan nasabah. Saat kamu punya sejumlah uang tunai yang ingin Anda masukkan ke tabungan, misalnya, kamu hanya perlu menyetorkannya via ATM Mandiri. Jika kamu perlu mentransfer dana ke orang lain maka kamu pun hanya perlu menyetorkan uang tunai tersebut tanpa perlu mengusik tabungan.

Cara Setor Tunai Mandiri

1. Cara Setor Tunai Mandiri di ATM

  • Cari ATM setor uang terdekat.
  • Masukkan kartu ATM ke dalam mesin setor tunai.
  • Pilih bahasa (Indonesia/Inggris).
  • Masukkan nomor PIN ATM.
  • Pilih menu “Setor Tunai”.
  • Masukkan uang yang ingin disetorkan. Pastikan uang yang akan disetor dalam kondisi lembaran tersusun rapi dan tidak terlipat. Jangan sampai uang masih tertempel staples, klip, karet, atau benda lain. 
  • Jika uang sudah rapi maka mesin akan mengkonfirmasi jumlah uang kamu. Jika telah sesuai maka silakan lanjutkan proses dengan klik “Setor”.
  • Nantinya, akan muncul konfirmasi deposit kemudian klik “Ya”.
  • Transaksi setor tunai sukses dilakukan!

Baca juga: HUT Bank Mandiri Ke-24, Ini Fitur dan Layanan Digitalnya

2. Setor lewat Teller

Bukan hanya setor tunai di ATM, kamu pun sebetulnya juga dapat menyetor uang lewat teller. Kalau dengan cara ini maka kamu harus pergi ke cabang bank Mandiri terdekat.  Jangan khawatir sebab petugas akan langsung siap membantumu. Inilah panduannya:

  • Sampaikan pada petugas bahwa kamu ingin setor tunai. Nantinya, petugas akan memandu kamu untuk mengisi slip penyetoran.
  • Silakan lengkapi slip tersebut.
  • Tunggulah dan antre beberapa saat hingga kamu dipanggil petugas.
  • Serahkan slip penyetoran yang sudah diisi lalu serahkan uang yang hendak disetor.
  • Selesai! Kamu akan diberi bukti setoran oleh petugas.

setor tunai mandiri

Limit Setor tunai Mandiri

Melakukan setor uang di mesin ATM Mandiri tidak dikenakan biaya admin lho! Meski demikian, terdapat jumlah limit per transaksi, yakni maksimal 50 lembar per transaksi.

Sementara itu, untuk limit penyetorannya bergantung pada jenis kartu ATM Mandiri yang dimiliki. Berikut ini rinciannya:

  • Limit Silver: Rp15 juta per hari.
  • Limit Gold: Rp30 juta per hari.
  • Limit Platinum: Rp50 juta per hari.
  • Limit Prioritas: Rp100 juta per hari.

Transaksi Lain yang Bisa Dilakukan

Adapun ATM untuk penyetoran uang bukan hanya membantu nasabah untuk melakukan penyetoran tunai sebab banyak lagi transaksi yang dapat dilakukan di mesin ATM ini. Semua kemudahan ini disediakan sehingga nasabah tidak lagi harus mengantre di bank. Berikut ini beberapa transaksi yang bisa dilakukan:

  • Setor tunai
  • Tarik tunai
  • Transfer antar rekening Bank Mandiri
  • Transfer antar bank
  • Pembayaran/pembelian (token PLN, bayar PDAM, pembayaran VA)
  • Cek saldo

Sekian ulasan tentang setor tunai Mandiri yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE