25 C
Jakarta
Sabtu, 21 Mei, 2022

Siap-siap Hadapi Fenomena Hari Tanpa Bayangan!

duniafintech.com – Siap-siap menghadapi Hari Tanpa Bayangan! Fenomena unik ini diperkirakan akan terjadi di wilayah Jakarta pada 9 Oktober 2019 mendatang sekitar pukul 11.40 WIB. Peristiwa kulminasi atau transit atau istiwa’ tersebut terjadi ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit.

Baca juga: Demi Libra, Facebook Cari Dukungan Mata Uang Utama Dunia

Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG menyebut saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, disebut sebagai Kulminasi Utama. Pada saat itu, matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit. Akibatnya, bayangan benda tegak akan terlihat “menghilang”, karena bertumpuk dengan benda itu sendiri. Karena itu, hari saat terjadinya kulminasi utama dikenal juga sebagai hari tanpa bayangan.

Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi, 5 Maret 2019 lalu kulminasi utama terjadi pada pukul 12.04 WIB di Jakarta. Sementara di kota Pontianak yang tepat terbelah oleh garis khatulistiwa, kulminasi utamanya terjadi pada 21 Maret 2019 pukul 11:50 WIB dan pada 23 September 2019 pukul 11.35 WIB.

Baca juga: Mata Uang Digital Tiongkok di Klaim Mirip Libra

Penyebab Terjadinya Hari Tanpa Bayangan
Dijelaskan, karena bidang ekuator bumi/ bidang rotasi bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika/ bidang revolusi bumi, sehingga posisi matahari dari bumi akan terlihat berubah terus sepanjang tahun antara 23,5o LU s.d. 23,5o LS. Hal ini disebut sebagai gerak semu harian matahari.

Tahun ini, matahari tepat berada di khatulistiwa pada 21 Maret 2019 pukul 05.00 WIB dan 23 September 2019 pukul 14.51 WIB. Adapun pada 21 Juni 2019 pukul 22.55 WIB matahari berada di titik balik Utara (23,5o LU) dan pada 22 Desember 2018 pukul 11.21 WIB matahari berada di titik balik Selatan (23,5o LS).

Waktu Terjadinya Hari Tanpa Bayangan di Indonesia
Mengingat posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, kulminasi utama di wilayah Indonesia akan terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya tidak jauh dari saat matahari berada di khatulistiwa.

Baca juga: Bitrexgo, Hadirkan Solusi Pendidikan Finansial Digital

Secara umum, kulminasi utama di Indonesia terjadi terjadi antara bulan September-Oktober di setiap kota di Indonesia. Misalnya 22 Februari di Seba, Nusa Tenggara Timur hingga 5 April di Sabang, Aceh dan 8 September di Sabang, Aceh sampai dengan 21 Oktober di Seba, Nusa Tenggara Timur.

-Karin Hidayat-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Negara Paling Bangkrut di Dunia, Indonesia Termasuk? Cek ini Faktanya..

JAKARTA, duniafintech.com - Ini dia negara paling bangkrut di dunia. Ada beberapa negara yang bangkrut akibat utang dan mengalami krisis ekonomi yang menyengsarakan. Saat Indonesia...

Aturan Terbaru Mendag Lutfi Setelah Jokowi Cabut Larangan Ekspor CPO

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk mencabut larangan ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya, dan selanjutnya untuk menindaklanjuti hal ini,...

Miskin Sawah Ekspor Beras 19 Ton Arab Saudi, Anies: Ini Bersejarah

JAKARTA, duniafintech.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin pelepasan ekspor 1 kontainer produk beras FS Yasamin ke Riyadh, Arab Saudi. Ekspor 19 ton...

Viral Penolakan UAS, Ternyata Singapura Pemberi Utang Terbesar ke Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Hubungan baik Indonesia dengan Singapura nampaknya perlu dijaga. Bukan sekadar kerukunan bertetangga namun juga ketergantungan finansial Indonesia yang cukup besar terhadap...

Mengenal Asuransi Pertanian hingga Jenis dan Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi pertanian pada dasarnya menjadi solusi bagi para petani dalam rangka melindungi hasil pertanian dari risiko yang tidak terduga. Mengacu pada Peraturan...
LANGUAGE