31.9 C
Jakarta
Sabtu, 26 September, 2020

Terhapus dari Sistem, Pengembang Fortnite Gugat Apple dan Android!

DuniaFintech.com – Penerbit dan pengembang game Fortnite, Epic Game bakal melayangkan gugatan hukum kepada dua jenis pengembang gawai, yakni Apple dan Android. Hal ini terjadi setelah dihapusnya produk milik Epic Game dari sistem operasi milik keduanya.

Sikap anti-kompetitif serta kentalnya nuansa monopoli bisnis melalui aplikasi (in-game purchase) merupakan salah sau alasan mengapa Apple dan Android menjadi tergugat oleh Epic Game. Dugaan soal penghapusan layanan secara sepihak juga menjadi salah satu

Beberapa sumber menyebutkan, game fortnite menciptakan sebuah alternatif pilihan untuk transaksi dalam layanannya. Nantinya, segala transaksi akan berlangsung antara Epic Games dengan para pengguna layanannya, sehingga tidak ada perantara yang terlibat di dalamnya.

Beberapa waktu silam, Fortnite sempat memanfaatkan situs milik Epic Games sebagai layanan unduhan. Dengan memanfaatkan file basis APK, pengguna mampu memainkan game berjenis battle royale tersebut. Namun, saat itu Android menyanggah bahwa cara tersebut berpotensi menghadirkan malware yang mampu dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.

Baca juga:

Fortnite Rencana Jalankan Layanan Tanpa Bantuan Apple dan Android

Langkah yang diambil Epic Games tersebut dinilai mendatangkan keuntungan, pasalnya segala transaksi tidak dikenakan potongan harga dari para penyedia layanan App Store dan Google Play. Hal tersebut juga berdampak kepada pengguna alias gamer yang memainkan Fortnite.

Di lain sisi, Apple dan Google menilai langkah tersebut melanggar kebijakan yang diterapkan masing-masing perusahaan. Sebagaimana diketahui, peraturan tersebut merupakan hal normatif dan lumrah yang diterapkan para pemilik layanan pemasaran aplikasi seperti keduanya.

Sistem bagi hasil yang dilakukan App Store dan Google Play berisikan penerimaan keuntungan 30% bagi penyedia layanan. Sementara, para pengembang aplikasi berhak menerima 75% dari keseluruhan transaksi pengguna. Hal ini melatar-belakangi gugatan yang dilakukan Epic Game.

DuniaFintec/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Dua Startup Asuransi Digital Ini Peroleh Modal! Tren Insurtech Positif?

DuniaFintech.com - Qoala dan PasarPolis menjadi dua startup layanan asuransi berbasis digital yang mendapatkan suntikan dana di tahun 2020. Qoala mendapatkan pendanaan...

Sulit Menyisihkan Uang? Inilah Cara Menabung Paling Efektif yang Sesuai dengan Kemampuan

Duniafintech.com - Tak hanya berfungsi menghindari utang karena adanya kebutuhan darurat, menabung juga bermanfaat untuk menambah pundi-pundi keuangan di masa depan. Meskipun...

Dukung Kreator Indonesia, Sony Luncurkan Kamera Seri Alpha 7S III dengan Tampilan Klasik

Duniafintech.com - Sony luncurkan kamera seri Alpha 7S III yang menjadi penerus Alpha 7S II. Sony Alpha 7S III akan segera tersedia...

E-Commerce Jadikan Permintaan Asuransi Digital Melonjak

DuniaFintech.com - Penyelenggara niaga berbasis elektronik, e-commerce menghadirkan tren positif terhadap startup asuransi berbasis digital (insurtech). Adalah 2 startup insurtech, Qoala dan...

Pandemi Bikin Wacana Grab dan Gojek Merger Kembali Menyeruak

Duniafintech.com - Kabar Grab dan Gojek merger atau melakukan penggabungan kembali santer terdengar saat pandemi melanda. Dua perusahaan raksasa ride-hailing terbesar di...
LANGUAGE