23.9 C
Jakarta
Sabtu, 13 Agustus, 2022

Tiga Operator Telekomunikasi China Ini Luncurkan Grup Riset Blockchain

duniafintech.com – Tiga operator telekomunikasi terkemuka asal China meluncurkan grup riset blockchain. Grup ini telah mengadakan pertemuan pertamanya, yang tersiar pada 23 Juli 2018 kemarin.

Baca juga : Stylus Pen Samsung Galaxy Note 9 Terungkap?

Grup tersebut terdiri dari perusahaan telekomunikasi besar, antara lain China Mobile, China Unicom dan China Telecom, grup ini melibatkan total dua puluh ahli dari delapan perusahaan termasuk Huawei, Union Mobile and Financial Technology (UMF).

Tujuan dari terbentuknya grup riset dari tiga operator telekomunikasi ini diungkapkan oleh seorang perwakilan dari China Mobile yang tidak disebutkan namanya, ia mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk “membangun tim aplikasi berfokus pada blockchain yang dapat dipercaya untuk mengeksplorasi area blockchain.”

Ia juga menambahkan bahwa dengan dibentuknya grup riset untuk blockchain, hal ini dapat menjadi solusi dalam hal mengatur manajemen pesanan, manajemen kontrak serta dapat menjadi solusi dalam kasus-kasus yang dipusatkan.

Baca juga : Proteksi Data Tangguh dari Dell dengan Harga Ekonomis

Grup riset blockchain dari operator telekomunikasi ini akan meningkatkan pemahaman mengenai “aplikasi baru di bidang aset digital seperti blockchain, aset telekomunikasi serta jaringan telekomunikasi generasi mendatang,” dan yang pastinya peserta industri lokal pun juga akan terlibat didalamnya.

Komitmen China menggarisbawahi hal-hal positif pada nilai potensial dari teknologi blockchain itu sendiri khususnya untuk industri telekomunikasi global, dengan laporan awal bulan yang memperkirakan teknologi ini dapat berkontribusi sebanyak $ 1 milyar pada 2023 mendatang.

Baca juga : GCOX Kini Gandeng Musisi Terkenal Dunia, Jason Derulo

Hal ini nampaknya akan menjadi langkah lanjutan dari pendekatan terkoordinasi China untuk mengeksplorasi teknologi blockchain menjelang standar universal yang ditetapkan untuk mengatur industri domestik pada akhir 2019.

Menurut laporan yang dilansir dari Cointelegraph pekan lalu, China juga akan memimpin kelompok riset internasional tentang blockchain dan IoT, dengan berfokus pada “perkembangan global dan mempromosikan integrasi fiat serta ekonomi digital.”

Baca juga : Blockbali Blockchain Conference: 17th November 2018, BALI – Indonesia

Written by : Dinda Luvita
Picture : Pixabay.com
 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Menteri Bahlil: Siap-Siap Untuk Kenaikan Harga BBM Subsidi

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga BBM subsidi, lantaran harga minyak dunia sudah melampaui harga minyak di APBN sekitar US$63...

Makin Populer, Ini Dampak Positif Metaverse dalam Kehidupan

JAKARTA, duniafintech.com - Dampak positif Metaverse dalam kehidupan sehari-hari cukup beragam. Teknologi ini bisa mendukung aktivitas manusia.  Saat ini dunia digital atau metaverse ini tengah...

Seberapa Penting Asuransi Persalinan? Cari Tahu Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi persalinan atau asuransi melahirkan punya banyak manfaat sehingga tentunya sangat penting untuk dimiliki. Asuransi ini adalah jenis asuransi yang memberikan manfaat...

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...
LANGUAGE