26 C
Jakarta
Rabu, 7 Desember, 2022

Tips Menghadapi Resesi Global yang Siap Mengancam 2023

JAKARTA, duniafintech.com – Tips dalam menghadapi resesi global nampaknya menjadi salah satu hal penting untuk diketahui, terkait adanya ancaman resesi 2023.

Ancaman resesi global yang membayangi diprediksi akan parah di bandingkan krisis moneter tahun 1998 silam. Ancaman resesi ekonomi global mencuat lantaran kondisi perekonomian dunia di segala sektor saat ini mengkhawatirkan, sehingga tips menghadapi hal tersebut nampaknya perlu diketahui.

Meski pemerintah menyebut kondisi ekonomi nasional masih bertahan dan pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat melalui sejumlah subsidi dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk masyarakat luas, tentu saja masyarakat diminta untuk menjaga stabilitas keuangan pribadi untuk menjaga perekonomian terus bergerak dan maju.

Baca juga: Resesi Ekonomi Global Menghantui, Pemerintah Siapkan Strategi

Seperti diketahui, resesi ekonomi secara sederhana diartikan kelesuan ekonomi. Menurut Wikipedia, resesi kondisi di mana produk domestik bruto (GDP) mengalami penurunan atau pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal secara berturut-turut atau lebih dari satu tahun.

Baca juga: Ditengah Resesi Global Ekonomi, Bank Sentral Tak Dapat Menolak Bitcoin

Tips Menghadapi Resesi Global

Tips Menghadapi Ancaman Resesi Ekonomi Global Tahun 2023

Tips menghadapi resesi global menjadi salah satu solusi, untuk menghindari dampak resesi adalah akan terjadinya banyak pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).

Kondisi itu akan mengakibatkan daya beli masyarakat menurun yang berimbas pada turunnya keuntungan perusahaan.

Terjadinya resesi ekonomi juga seringkali diindikasikan dengan menurunnya harga-harga yang disebut deflasi, atau sebaliknya inflasi di mana harga-harga produk atau komoditas dalam negeri mengalami peningkatan secara tajam.

Karena resesi ekonomi bukan hal sepele, tim DuniaFintech akan memberikan tips untuk hadapi resesi global agar keuangan lebih aman, seperti dilansir dari Duitpintar.

Memiliki Asuransi Penting dalam Menghadapi Resesi Global

Salah satu tips menghadapi resesi global adalah memiliki asuransi yang dinilai bisa mengurangi beban keuangan dalam kondisi ketidakpastian. Dengan asuransi, beragam risiko yang bisa membebani keuangan Anda seperti jatuh sakit, kendaraan mengalami kerusakan dan lainnya dapat ditanggung.

Jangan lupa untuk memastikan asuransi yang dipilih telah sesuai dengan kondisi dan risiko yang paling mungkin terjadi terhadap Anda dan keluarga.

Selain asuransi kesehatan, asuransi jiwa hingga asuransi mobil merupakan produk proteksi yang penting untuk dimiliki dan akan membantu menurunkan beban finansial jika terjadi berbagai hal yang tak diinginkan.

Dana Darurat Aman

Membekali diri dengan dana darurat yang akan membantu Anda menghadapi berbagai risiko, termasuk pemutusan kerja.

Dengan jumlah ideal enam kali gaji bulanan untuk mereka yang sudah berumah tangga, dana darurat bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup jika mengalami kondisi tak terduga seperti pemutusan kerja.

Buat Skala Prioritas

Membuat skala prioritas akan membantu Anda memilah antara keinginan dan kebutuhan. Sehingga dapat disortir mana yang masuk kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.

Dengan begitu, Anda juga bisa memindahkan kebutuhan jangka pendek yang tidak terlalu darurat untuk investasi.

Hindari Utang Konsumtif dan Jangka Panjang

Suku bunga bank biasanya akan mengalami kenaikan cukup signifikan saat terjadinya resesi. Karena itu tips menghadapi resesi global selanjutnya adalah sebaiknya jangan mengambil utang konsumtif atau berjangka panjang.

Namun, jika Anda telah memiliki utang jangka panjang, maka bisa memikirkan strategi untuk dapat mengatur ulang kembali utang dengan pihak kreditur.

Itulah empat hal penting yang bisa Anda persiapkan alias tips untuk menghadapi ancaman resesi global. Semoga kita semua bisa mempersiapkannya dengan baik ya.

Baca jugaBadai Resesi Ekonomi Global Menghantui Negara di Dunia

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

RUU PPSK Tidak Semua Koperasi Diawasi Oleh OJK

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK) menimbulkan pro dan kontra. Hal itu karena didalamnya membahas tentang keberadaan kerja koperasi...

Presiden Jokowi Instruksikan Kemendag Bangun Ekonomi Digital di Sektor Perdagangan

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada Kementerian Perdagangan agar dapat memanfaatkan potensi ekonomi digital. Hal itu dilakukan melalui akselerasi transformasi digital pada...

Pinjol Cepat Cair Legal Berizin OJK, Intip Nih Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair adalah pinjaman melalui aplikasi di smartphone yang proses pencairan dananya sangat cepat. Pinjol atau pinjaman online berizin Otoritas Jasa...

Ini Langkah Strategi Pemerintah Jaga Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com - Didukung dengan kemampuan penanganan pandemi yang baik, percepatan vaksinasi, peran APBN sebagai shock absorber, tingginya harga komoditas unggulan, hingga kesuksesan Presidensi...

Dollar ke Rupiah Hari Ini, Cek Kurs BCA, Mandiri, dan BRI

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.618 di perdagangan pasar spot Selasa (6/12). Diketahui, rupiah melemah 0,99%...
LANGUAGE