30.2 C
Jakarta
Senin, 27 Mei, 2024

Tutorial Investasi Bitcoin bagi Pemula, Bisa untuk Jangka Panjang!

JAKARTA, duniafintech.com – Tutorial investasi Bitcoin dengan mudah akan sangat penting diketahui dan dipahami oleh para trader kripto.

Saat ini, aset kripto, termasuk Bitcoin, memang telah menjadi salah satu instrumen investasi yang paling banyak diminati oleh masyarakat.

Investasi kripto bagi pemula pun bisa dilakukan dengan berbagai tahapan dan yang paling utama adalah dengan membuka diri untuk belajar dan memahami instrumen aset mata uang digital tersebut.

Bagi kamu yang penasaran ingin mengetahui tutorialnya, simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Cryptocurrency Hari Ini: Harga Bitcoin Cs Loyo, Simak Daftar Lengkapnya

Tutorial Investasi Bitcoin: Apa Itu Bitcoin?

Menyitat Investopedia, bitcoin adalah mata uang digital terdesentralisasi yang dibuat pada Januari 2009.

Penemuan bitcoin adalah mengikuti gagasan yang ditetapkan dalam kertas putih oleh Satoshi Nakamoto (nama alias).

Bitcoin menawarkan janji biaya transaksi yang lebih rendah daripada mekanisme pembayaran online tradisional.

Tidak seperti mata uang yang dikeluarkan bank sentral, bitcoin adalah dioperasikan oleh otoritas yang terdesentralisasi.

Bitcoin dikenal sebagai jenis cryptocurrency karena menggunakan kriptografi untuk menjaganya tetap aman.

Perlu diketahui, tidak ada bitcoin fisik, hanya saldo yang disimpan di buku besar publik yang dapat diakses oleh setiap orang secara transparan (meskipun setiap catatan dienkripsi).

Artinya, bitcoin adalah mata uang digital yang dibuat dan disimpan secara digital. Lantaran bentuknya digital, bitcoin tidak berwujud fisik seperti mata uang resmi Negara.

Di sini, juga tidak ada otoritas yang mengatur yang mengendalikannya. Sekalipun tidak menjadi alat pembayaran yang sah di sebagian besar dunia, Bitcoin sangat populer dan telah memicu peluncuran ratusan mata uang kripto lainnya, yang secara kolektif disebut sebagai altcoin. Bitcoin biasa disingkat BTC saat diperdagangkan.

Meski begitu, terdapat sejumlah layanan yang menerima bitcoin sebagai alat pembayaran, di antaranya PayPal. Bahkan, Bitcoin bisa digunakan untuk membeli mobil buatan Tesla Inc.

Bitcoin menjadi aset berharga karena orang-orang bersedia menukarnya dengan barang atau jasa nyata, dan bahkan rela menukarnya dengan uang tunai.

Rekomendasi Aplikasi Trading Bitcoin dan Kripto Terbaik

  1. Indodax

Rekomendasi pertama di daftar ini adalah Indodax, yang merupakan platform trading aset kripto pertama buatan Indonesia yang memperoleh tiga sertifikasi internasional.

Indodax juga punya lebih dari 5,5 juta user member dan juga telah terverifikasi Bappebti.

Bagi kamu yang penasaran ingin mencoba trading di Indodax, kamu bisa mengunduh aplikasinya agar kamu dapat segera melakukan transaksi jual beli bitcoin dan koin kripto lainnya.

Melalui aplikasi ini, kamu bisa melakukan transaksi jual beli aset kripto dengan mudah dan aman. 

Di sini, memperdagangkan Bitcoin, Ethereum, dan jenis aset kripto lainnya bisa dilakukan dengan cara yang sederhana, baik bagi pengguna iOS maupun Android.

Di sisi lain, dengan komitmen untuk menjadi yang terpercaya dan teraman, Indodax juga menjadi pionir aplikasi trading kripto terbesar di Indonesia.

Adapun layanan trading bitcoin dan aset kripto lainnya selama 24 jam nonstop menjadi nilai lebih Indodax daripada beberapa kompetitornya.

Uniknya lagi, Indodax pun menawarkan fitur chat khusus antar sesama trader yang ingin berdiskusi menyoal dunia kripto.

Pastinya hal tersebut akan menguntungkan sebab dapat menambah pengetahuan dan pengalaman baru yang dapat dibagikan untuk menghasilkan keuntungan.

  1. TokoCrypto

Telah ada sejak 2017 lalu dan berada di bawah naungan perusahaan Crypto Indonesia, aplikasi yang satu ini terafiliasi dengan Binance Cloud.

TokoCrypto sejauh ini memiliki lebih dari 2 juta lebih pengguna yang terdaftar. Pertumbuhan penggunanya pun cukup signifikan.

Hal itu karena proses akses yang simpel sehingga pengguna dibantu supaya bisa menggunakan aplikasi trading yang satu ini dengan mudah.

  1. Pintu

Selanjutnya ada aplikasi Pintu, yang merupakan sebuah platform jual beli aset kripto yang memiliki desain pengguna yang simpel sehingga gampang digunakan dan sangat pas bagi untuk pemula.

Platform ini adalah aplikasi trading yang juga mudah digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.

Di platform ini, nasabah hanya perlu melakukan deposit dengan nominal yang tidak terlampau besar sehingga dapat lebih terjangkau oleh masyarakat umum

Keunggulannya terletak pada desain UI dan UX yang intuitif, tersedia pilihan token atau koin beragam, dan proses deposit awal serta penarikannya sangat mudah.

  1. Luno

Aplikasi bitcoin berikut ini dapat menjadi salah satu rekomendasi aplikasi kripto terbaik sekarang ini.

Luno merupakan sebuah aplikasi trading yang memberikan beberapa penawaran yang menarik yang dapat menggoda para trader, di antaranya deposit dengan jumlah terjangkau, mulai dari Rp50 ribu.

Namun, penting diperhatikan oleh kamu yang menginginkan transaksi di Luno bahwa di sini proses transfer bank yang sedikit tidak mudah.

Pasalnya, prosesnya akan sedikit memakan waktu, yang mungkin saja menjadikan aktivitas transaksi kamu agak terganggu.

  1. Rekeningku

Rekomendasi selanjutnya di daftar ini adalah salah satu aplikasi kripto terbaik di Indonesia yang memperdagangkan beragam aset crypto.

Rekeningku menyediakan lebih dari 40 jenis koin kripto, di antaranya Bitcoin, Ethereum, Stellar, dan yang lainnya.

Dengan pola keamanan two factor authentication dan deposit yang sangat ringan, pengguna aplikasi ini bisa lebih aman dan nyaman saat menggunakannya.

Rekeningku juga sudah terdaftar di Bappebti dan Kominfo sehingga pasti terjamin keamanannya.

  1. Triv

Aplikasi berikut ini  menawarkan layanan transaksi aset digital 24 jam non stop.

Di platform ini, saat kamu memasukkan dana ke aplikasi ini, biasanya akan dikonversikan ke mata uang rupiah.

Triv pun bisa membantumu untuk melakukan proses penarikan secara cepat, kapan dan di mana saja.

Nah, untuk jenis koin yang diperdagangkan, Triv pun menyediakan variasi koin kripto yang beragam dan memiliki nilai tukar yang cukup kompetitif.

  1. Zipmex

Aplikasi trading kripto yang satu ini bisa membuat kamu nyaman untuk mendapatkan cuan. Juga tersedia di Singapura, Australia, dan Thailand, aplikasi Zipmex di Indonesia telah terdaftar di Bappebti.

Maka dari itu, aplikasi ini pastinya aman untuk digunakan oleh para trader. Zipmex pun menyediakan asuransi dengan nominal hingga mencapai USD100.

Baca juga: Bitcoin Naik Lebih dari 60%, Berikut Tips Jitu Investasi Bitcoin dari Indodax

Tutorial Investasi Bitcoin

  1. Mendaftar dan membuka akun di exchange 

Adapun syarat utama untuk memulai investasi Bitcoin, yakni dengan membuka akun di exchange.

Bitcoin exchange atau bursa Bitcoin adalah perusahaan penyedia tempat khusus yang digunakan para investor dari berbagai negara untuk menukarkan Bitcoin dengan mata uang fiat (dolar, euro, yuan, rupiah, dll). 

Adapun pendaftaran akun exchange dilakukan secara online melalui aplikasi maupun website. Untuk aplikasi, kamu bisa mengunduhnya di google play store atau apple store. 

  1. Mendapatkan verifikasi Know Your Customer (KYC)

Kalau sudah membuka akun di exchange maka untuk bisa segera bertransaksi sebagai tutorial investasi bitcoin selanjutnya, kamu harus mendapat verifikasi KYC.

Verifikasi tersebut bertujuan untuk melindungi setiap peserta di exchange dan memastikan kebijakan AML (anti money laundering) berjalan dengan semestinya. 

Biasanya, proses verifikasi KYC terdiri atas, unggah foto KTP asli dengan jelas, mengisi data pribadi, dan mengunggah selfie tanpa atribut wajah, seperti topi atau kacamata. 

Data itu nantinya akan diproses setidaknya dalam jangka waktu 1 hari jam kerja. Pastikan data yang kamu berikan benar dan akurat ya!

  1. Melakukan deposit

Saat hendak bertransaksi Bitcoin, kamu harus melakukan deposit rupiah ke rekening yang sudah ditentukan.

Lazimnya, setoran minimum exchange berada pada kisaran Rp30.000—50.000. Meski demikian, ada juga beberapa exchange yang meminta deposit minimum dengan harga yang lebih tinggi. 

Cara deposit yang ditawarkan exchange, di antaranya melalui  transfer bank (rekening dan Virtual Account), e-wallet, PPOB, kartu kredit, atau kartu debit.

Di samping itu, deposit pun dapat dilakukan dalam bentuk koin, baik Bitcoin, Ethereum, maupun jenis lainnya. 

Tutorial Investasi Bitcoin

  1. Menentukan pair aset kripto

Kemudian, sebagai tutorial investasi bitcoin, sebelum memulai transaksi, kamu harus memilih pair atau pasangan yang ingin di-trading-kan.

Adapun pair paling populer adalah Bitcoin terhadap Rupiah atau berapa harga Bitcoin dalam Rupiah.

Sebagai informasi, pair ini mirip seperti membeli valas, US$ to IDR, berapa rupiah harga 1 dolar.

  1. Mulai lakukan transaksi beli-jual

Setelah menentukan pair yang ingin diperjualbelikan, selanjutnya kamu bisa membuat ordernya dengan memasukkan harga dan jumlah Bitcoin yang hendak dibeli. 

Nantinya, akan muncul jumlah rupiah yang diperlukan. Pilihlah jenis order, taker, atau maker.

Kalau memilih taker maka order akan langsung dilakukan di saat itu juga sesuai dengan harga pasar.

Adapun jumlah kepemilikan Bitcoin akan segera diperbaharui dan jumlah deposit rupiah akan berkurang sesuai jumlah pembelian.

Jika memilih maker maka order tidak langsung terjadi atau ditunda sampai match di harga yang diinginkan.

Selama belum terjadi match, order akan menunggu di “order book”.  Penting diketahui, satuan jumlah beli dan jual Bitcoin bisa sampai delapan digit di belakang koma, yaitu 0.00000001 BTC.

Jadi, kamu bisa mulai bertransaksi dengan angka kecil. Untuk proses penjualan Bitcoin tidak jauh berbeda dengan proses pembeliannya.

Namun, setelah eksekusi berhasil, deposit rupiah bertambah dan kepemilikan Bitcoin berkurang. 

  1. Melakukan withdraw

Untuk menarik Bitcoin ke dalam bentuk rupiah, caranya pun cukup mudah, yakni dengan mengajukan penarikan di aplikasi yang digunakan.

Di samping itu, kamu pun bisa menarik Bitcoin yang dimiliki di exchange dengan memasukkan alamat wallet yang menjadi tujuan pengiriman Bitcoin. 

Karena exchange menggunakan jaringan perbankan untuk mengirimkan uang, diperlukan waktu maksimal 1  x  24 jam untuk proses penarikan rupiah.

Lama atau cepatnya ditentukan oleh proses di bank. Untuk biaya yang diperlukan dalam melakukan penarikan dapat dilihat pada masing-masing exchange.

Selain itu, setiap exchange menetapkan jumlah minimum dan maksimum penarikan untuk rupiah maupun koin kripto.

Masing -masing exchange menetapkan kebijakan yang berbeda -beda. 

  1. Transfer bitcoin

Bitcoin pun dapat ditransfer kepada investor Bitcoin lainnya yang satu exchange. 

Caranya adalah dengan mengisi alamat wallet yang dituju untuk kirim keluar exchange atau menuliskan user ID untuk kirim ke dalam satu exchange.

Adapun alamat wallet ini berperan sebagai semacam nomor rekening saat ingin mentransfer uang.

Baca juga: Game Penghasil Bitcoin Gratis, Intip Yuk Daftarnya!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU