26.7 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

UOB Malaysia: Penetrasi Pembayaran Digital Meningkat

duniafintech.comMalaysia, 14 Januari – Pembayaran digital menjadi salah satu industri yang mewarnai pertumbuhan teknologi. Oleh karenanya banyak bermunculan startup fintech yang melayani pembayaran digital, baik itu e-money maupun sebagai payment gateway. Terkait hal itu kabar baik datang dari UOB Malaysia.

Sebuah laporan yang disusun oleh fintech news Malaysia mengungkapkan bahwa telah terjadinya peningkatan secara global dalam hal adopsi pembayaran digital di negara itu.

Salah satu peningkatan itu dibuktikan oleh UOB Malaysia. Dimana pada Rabu (13/3), melaporkan bahwa penggunaan metode pembayaran digital pelanggan mereka pada tahun 2018 telah tumbuh hampir 50 persen dibandingkan pada tahun sebelumnya.

Pembayaran digital melalui layanan internet banking UOB Malaysia telah tumbuh sebesar 25 persen, yakni antara Januari 2017 dan Desember 2018. Di samping itu, pelanggan juga melakukan pembayaran digital tiga kali lebih banyak melalui layanan mobile banking Bank, UOB Mighty, pada Desember 2018 dibandingkan dengan 12 bulan sebelumnya.

Menurut data UOB Malaysia, pembayaran peer-to-peer atau transfer dana digital adalah transaksi pembayaran digital yang paling populer pada tahun 2018. Dua dari tiga transaksi internet dan mobile banking oleh pelanggan UOB adalah pembayaran peer-to-peer pada tahun 2018.

Selama periode yang sama, pelanggan juga menggunakan metode pembayaran digital untuk membayar tagihan mereka dan melakukan pembayaran kartu kredit. Ini menyumbang 32 persen dari semua transaksi digital yang dilakukan oleh pelanggan tahun lalu.

Peningkatan transfer dana digital bertepatan dengan penurunan penggunaan cek dalam pembayaran peer-to-peer. Pembayaran cek telah menurun hampir 30 persen dalam dua tahun terakhir.

Di Indonesia, perbankan yang mendorong pertumbuhan pembayaran digital juga kian meningkat. Pada 2018 lalu dikabarkan bahwa beberapa bank ini mengeluarkan program yang berhubungan dengan ranah itu. Beberapa bank itu adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk mengeluarkan BRIZZI, BPD DKI Jakarta dengan produk Jak Card, PT Indosat Tbk mengeluarkan Dompetku, PT Skye Sab Indonesia dengan produk Skye Card, dan masih banyak lagi produk lainnya.

-Sintha Rossemalina-

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE