31.8 C
Jakarta
Jumat, 7 Agustus, 2020

Cari Pembiayaan, Industri Work Over Well Service (WOWS) Disarankan Masuk Pasar Modal

duniafintech.com – Potensi bisnis Work Over (kerja ulang) dan Well Services (perawatan sumur) atau WOWS pada sumur minyak di Indonesia pertahun mencapai sekitar Rp23 triliun. Sayangnya, dunia perbankan tidak mengetahui banyak mengenai industri ini, sehingga kurang mendapatkan dukungan pembiayaan meskipun industri ini terbilang padat karya dan high investment. Tak heran jika tidak banyak perusahaan yang berkecimpung dalam industri WOWS, padahal 80% produksi minyak nasional disumbangkan dari aktivitas WOWS.

Baca juga: Tahun 2020 Bank Sentral Belanda Terapkan Regulasi Kripto Aset

“ANGKA INI MENARIK DAN POTENSI PERTUMBUHAN INDUSTRINYA MENJANJIKAN, MENGINGAT KEBUTUHANNYA SELALU MENINGKAT DAN PEMAINNYA TIDAK BANYAK,” JELAS CEO KLS Kapital Reagy Sukmana.

Untuk mengatasi masalah investasi, Reagy menyarankan agar pelaku industri WOWS mencari pembiayaan dari non perbankan.

“Dengan sifat industri ini yang recurring, resiko terukur dan high investment, pasar modal menjadi tempat yang tepat sebagai alternatif pembiayaan. Saya yakin market akan menyambut baik,” ujarnya.

Menurutnya jika industri WOWS mendapatkan dukungan pembiayaan, hal ini akan berdampak terhadap produksi minyak nasional, mendorong industri ini tumbuh sehingga dapat memenuhi kebutuhan migas Indonesia.

Dalam sebuah diskusi terkait Work Over Well Service (WOWS) beberapa waktu lalu, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengungkapkan, potensi pertumbuhan industi WOWS di Indonesia cukup menjanjikan.

Baca juga: OJK : Kenali Manfaat dan Resiko Fintech Lending

Aktivitas WOWS berpotensi meningkatkan produksi minyak nasional menjadi lebih dari 250 ribu barel minyak per hari. Saat ini produksi minyak Pertamina mencapai 314 ribu barel per hari.

Pada tahun 2019, direncanakan ada sekitar 969 pekerjaan work over dan ada 25.260 pekerjaan well services. Lebih lanjut dijelaskan, berdasarkan data SKK Migas, sampai Juni 2019 untuk kegiatan work over sudah terealisasi sebanyak 417 dari 969 pekerjaan, alias baru 43%. Sedangkan untuk well services sudah bisa mencapai sekitar 60% dari target 25.260 kegiatan well services sepanjang tahun 2019.

-Karin Hidayat-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

P2P Lending Syariah Terpercaya dan Terdaftar di OJK

DuniaFintech.com - P2P lending syariah menjadi pilihan bagi masyarakat yang menghindari bunga pinjaman. P2P lending syariah tidak hanya menawarkan pinjam meminjam tetapi...

Mau Bisnis Untung Saat Corona? Peluang Usaha ini Cukup Menjanjikan untuk Dicoba

DuniaFintech.com - Saat ini usaha yang bisa dilakukan hanya dengan di rumah saja menjadi usaha yang paling cocok untuk dilakukan agar penghasilan...

Pinjam Uang Tanpa Riba, Ini Beberapa Jenis Pinjaman yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Berencana pinjam uang tanpa riba? Banyak yang menganggap penyertaan bunga pada pinjaman konvensional sebagai riba yang seharusnya dihindari umat Muslim. Beberapa...

Fintech Bersaing jadi Penyedia Pembayaran di Saat Transaksi E-Commerce Meningkat

DuniaFintech.com - Pandemi covid-19 membuat transaksi digital semakin menggeliat. Pasalnya, imbauan untuk mengurangi penggunaan uang tunai yang digaungkan pemerintah membuat fintech bersaing...

Telunjuk.com Bantu Tingkatkan UMKM Lewat Basis Data

DuniaFintech.com - Layanan e-commerce aggregator berbasis digital, Telunjuk.com menekankan pentingnya pemanfaatan basis data elektronik untuk membantu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)...
LANGUAGE