30.9 C
Jakarta
Rabu, 27 Oktober, 2021

AFPI: Fintech Pinjaman Online Didominasi dari Kalangan UMKM Selama Pandemi

Duniafintech.com – Teknologi fintech kian memudahkan masyarakat saat pandemi. Pangsa fintech didominasi kalangan UMKM (Usaha kecil, Mikro, Kecil dan Menengah) baik yang konvensional, maupun syariah.

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat industri fintech pendanaan berperan penting bagi perekonomian nasional atas kontribusinya terhadap UMKM dan menjadi jawaban pembiayaan digital di era pandemi.

Dikutip dari penelitian DailySocial Research (DSResearch) bertajuk ‘Evolving Landscape of Fintech Lending in Indonesia’ yang mengatakan fintech didominasi kalangan UMKM. Dengan kata lain pelaku UMKM online dan offline tampak memiliki porsi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Profil borrower dari P2P lending yang fokus di sektor produktif mencatatkan pangsa 42,4 persen untuk UMKM online, disusul full time worker 38,5 persen, serta UMKM offline yang pangsanya sejajar dengan Labor/Farmer/Fishermen di 35,8 persen.

Adapun profil borrower di fintech P2P lending Syariah tampak seperti kebalikannya, justru UMKM offline mendominasi di angka 70 persen, disusul full time worker 50 persen, dan UMKM online 40 persen.

Terakhir, di pangsa borrower P2P lending konsumtif, full time worker berada di 71,8 persen, disusul UMKM offline (64,1 persen), part time worker (55,1 persen), homemaker (51,3 persen), dan goverment employees/teacher (42,3 persen).

Baca Juga:

Riset ini dilakukan melalui survei terhadap 146 dari 154 platform para anggota AFPI ini memetakan landscape bisnis, model dan fokus bisnis, serta strategi bisnis kedepannya untuk fintech pendanaan.

Ketua Umum AFPI sekaligus Founder dan CEO Investree, Adrian Gunadi mengungkapkan, “Riset fintech didominasi kalangan UMKM ini merupakan bentuk komitmen nyata asosiasi bersama seluruh penyelenggara bahwa fintech pendanaan di Indonesia untuk meningkatkan inklusi keuangan serta mendorong keterlibatan masyarakat melalui kemudahaan akses keuangan dari fintech pendanaan.”

Adrian menambahkan, sektor UMKM merupakan salah satu yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19. Padahal sektor ini adalah penyangga utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi sebesar 57 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97 persen tenaga kerja di Tanah Air.

Mayoritas pembiayaan dari pelaku fintech pendanaan anggota AFPI tersalurkan ke sektor produktif yakni kepada pelaku UMKM, serta kepada masyarakat underserved dan underbanked.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Sektor Saham Terbaik untuk Investasi Jangka Panjang

Sektor saham adalah hal penting untuk dipahami ketika memutuskan saham apa saja yang ingin dikoleksi untuk jangka panjang saat dihadapkan dengan ratusan saham untuk...

Apa Itu Premi, dan Tujuan Membayar Premi Asuransi

Mengapa premi tertera pada perjanjian asuransi? Dan apa yang dimaksud dengan premi asuransi? Berikut penjelasan pengertian premi asuransi. Setelah Anda mengetahui pengertian asuransi dan risiko,...

Ketahui Syarat dan Cara Mendapatkan Pinjaman UMKM agar Cepat Cair

Pinjaman UMKM cepat cair adalah solusi dalam berwirausaha yang seringkali terkendala pada modal awal untuk memulai usaha. Padahal, usaha tanpa modal sebenarnya sudah bisa...

Aplikasi GoTrade, Solusi Mudah Beli Saham Listing di Luar Negeri

GoTrade adalah sebuah merek dagang yang bernama TR8 Securities Inc., sebuah perusahaan berlisensi untuk menjalankan bisnis oleh lembaga pengatur dan pengawas dari Pemerintah Malaysia....

Perusahaan Asuransi yang Mengantongi Izin OJK

Sebelum membeli jaminan asuransi, di bawah ini telah dirangkum daftar perusahaan asuransi yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).  Kendati telah memiliki sederet list mengenai...
LANGUAGE