27.2 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

AFPI: Fintech Pinjaman Online Didominasi dari Kalangan UMKM Selama Pandemi

Duniafintech.com – Teknologi fintech kian memudahkan masyarakat saat pandemi. Pangsa fintech didominasi kalangan UMKM (Usaha kecil, Mikro, Kecil dan Menengah) baik yang konvensional, maupun syariah.

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat industri fintech pendanaan berperan penting bagi perekonomian nasional atas kontribusinya terhadap UMKM dan menjadi jawaban pembiayaan digital di era pandemi.

Dikutip dari penelitian DailySocial Research (DSResearch) bertajuk ‘Evolving Landscape of Fintech Lending in Indonesia’ yang mengatakan fintech didominasi kalangan UMKM. Dengan kata lain pelaku UMKM online dan offline tampak memiliki porsi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Profil borrower dari P2P lending yang fokus di sektor produktif mencatatkan pangsa 42,4 persen untuk UMKM online, disusul full time worker 38,5 persen, serta UMKM offline yang pangsanya sejajar dengan Labor/Farmer/Fishermen di 35,8 persen.

Adapun profil borrower di fintech P2P lending Syariah tampak seperti kebalikannya, justru UMKM offline mendominasi di angka 70 persen, disusul full time worker 50 persen, dan UMKM online 40 persen.

Terakhir, di pangsa borrower P2P lending konsumtif, full time worker berada di 71,8 persen, disusul UMKM offline (64,1 persen), part time worker (55,1 persen), homemaker (51,3 persen), dan goverment employees/teacher (42,3 persen).

Baca Juga:

Riset ini dilakukan melalui survei terhadap 146 dari 154 platform para anggota AFPI ini memetakan landscape bisnis, model dan fokus bisnis, serta strategi bisnis kedepannya untuk fintech pendanaan.

Ketua Umum AFPI sekaligus Founder dan CEO Investree, Adrian Gunadi mengungkapkan, “Riset fintech didominasi kalangan UMKM ini merupakan bentuk komitmen nyata asosiasi bersama seluruh penyelenggara bahwa fintech pendanaan di Indonesia untuk meningkatkan inklusi keuangan serta mendorong keterlibatan masyarakat melalui kemudahaan akses keuangan dari fintech pendanaan.”

Adrian menambahkan, sektor UMKM merupakan salah satu yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19. Padahal sektor ini adalah penyangga utama perekonomian Indonesia dengan kontribusi sebesar 57 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan menyerap 97 persen tenaga kerja di Tanah Air.

Mayoritas pembiayaan dari pelaku fintech pendanaan anggota AFPI tersalurkan ke sektor produktif yakni kepada pelaku UMKM, serta kepada masyarakat underserved dan underbanked.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE