31 C
Jakarta
Senin, 6 Desember, 2021

Uang Digital Facebook Rilis 2021, Apakah Segera Terealisasikan?

DuniaFintech.com – Uang digital Facebook rilis 2021? Benarkah akan segera luncur atau masih desas desus semata? Uang digital Facebook rilis 2021 dikabarkan akan segera terealisasikan paling cepat pada Januari 2021. Tetapi uang digital Libra ini dikabarkan akan rilis dalam jumlah terbatas terlebih dahulu. Di sisi lain, mengutip dari Techspot, dikarenakan tekanan regulasi yang ketat di beberapa wilayah seperti Uni Eropa, kemungkinan Libra hanya akan diluncurkan sebagai satu koin yang didukung oleh dolar AS.

Kabar terkait uang digital Facebook rilis 2021 ini ternyata merupakan laporan Financial Times yang mengutip tiga orang sumber yang tidak bersedia diungkap identitasnya. Selain itu, salah satu sumber mengatakan untuk tahap awal pengelola uang digital Libra akan meluncurkan satu koin yang nilainya dikaitkan dengan dolar Amerika Serikat. Libra yang dikaitkan dengan mata uang tradisional resmi lainnya akan meluncur berikutnya.

Baca juga:

Peluncuran ini akan bergantung pada izin dari Otoritas Pengawas Pasar Keuangan Swiss, yang diprediksi paling cepat pada Januari 2021. Libra sendiri diperkenalkan pada Juni 2019 dan rencana akan meluncur pada semester I-2020. Namun rencana ini banyak mendapat tentangan dari bank sentral di seluruh dunia dikarenakan Libra tidak diawasi bank sentral dan dapat menimbulkan masalah pada sistem keuangan global bila mata uang digital ini bermasalah di kemudian hari. Belum lagi mata uang ini dianggap bisa menjadi sarang pencucian uang.

Untuk mengawasi peredaran Libra dibentuklah organisasi nirlaba bernama Libra Association atau Asosiasi Libra. Namun tekanan dari bank sentral telah membuat beberapa investornya seperti PayPal, Mastercard, Visa, Vodafone hingga eBay mengundurkan diri dari projek kontroversial ini.

Pada April lalu, Asosiasi Libra merombak visinya untuk mengatasi kekhawatiran regulator. Asosiasi Libra pun berjanji akan membatasi cakupannya dan melakukan tindakan ekstra untuk mengawasi sistemnya dari penyalahgunaan. Kabar ini beredar ketika harga Bitcoin dalam tren meningkat dan mendekati US$20.000 per koin pada minggu ini. Hal ini dianggap sebagai bentuk meningkatnya ketertarikan investor pada koin digital.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Target Tahun Ini Hampir Tercapai, Akseleran Pasang Target Baru: Rp4 Triliun di 2022 

JAKARTA, duniafintech.com - Fintech pembiayaan bersama atau peer to peer (P2P) lending, Akseleran, terus menggenjot kinerjanya hingga tutup tahun ini. Platform penyedia layanan pinjaman...

Mengenal Private Equity dan Venture Capital di Dunia Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Private Equity dan Venture Capital merupakan istilah populer dalam dunia permodalan yang mungkin asing bagi para investor pemula. Namun, kedua istilah...

Mengenal Biaya Asuransi JNE dan Syarat Pengiriman Paketnya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi JNE adalah produk pertanggungan dari JNE, sebuah perusahaan ekspedisi yang dalam beberapa tahun terakhir ini melayani jasa antar barang bagi...

Ini Cara Memahami Sentimen Pasar bagi Investor di Dunia Trading dan Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Sentimen pasar atau market sentiment merupakan konsensus atau sikap secara keseluruhan dari pelaku pasar atau investor terhadap pergerakan harga suatu pasar....

Biaya Asuransi: Pengertian dan Jenis-jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya asuransi pada dasarnya terdiri dari berbagai macam. Umumnya, ketika memiliki asuransi, pemegang polis diwajibkan untuk tahu apa saja jenis biaya...
LANGUAGE