32.8 C
Jakarta
Selasa, 9 Agustus, 2022

Upbit Bagikan Airdrop 10 BTC di Ulang Tahun Ke-2. Ini Persyaratannya!

DuniaFintech.com – Wow! Upbit bagikan airdrop 10 BTC? Ya, dalam rangka merayakan HUT yang ke-2, Upbit bagikan airdrop 10 BTC (Bitcoin) kepada pengguna setia Upbit Indonesia. 

Upbit bagikan airdrop 10 BTC dimulai hari ini, dengan 2 BTC akan dikirimkan ke 1.000 pengguna pertama (masing-masing 0,002 BTC) yang menyetor Rp 1.000.000 atau lebih. Pengguna juga harus menyelesaikan setoran maksimal sampai tanggal 5 Januari 2020. Setoran yang kurang dari Rp 1.000.000 tidak akan memenuhi syarat meskipun jumlah total mencapai lebih dari Rp 1.000.000.

Tidak hanya itu saja, Upbit juga akan membagikan 8 BTC lainnya kepada pedagang DKA/IDR berdasarkan kontribusi volume perdagangan pasar IDR mereka. Putaran pertama (2 BTC) akan dimulai dari tanggal 1 hingga 7 Desember 2020, 23:59 waktu Jakarta. Putaran ke-2 (2 BTC) akan berlangsung dari 8 Desember, 12:00 hingga 14 Desember, 23:59, waktu Jakarta. Dilanjut dengan putaran ke-3 (2 BTC) yang akan akan berlangsung dari 15 Desember, 12:00 hingga 21 Desember, 23:59 waktu Jakarta. Terakhir putaran ke-4 (2 BTC) akan dimulai dari 22 Desember, 12:00 hingga 28 Desember, 23:59 waktu Jakarta. 

Baca juga:

Syarat untuk mendapatkan BTC adalah pedagang melakukan pembayaran minimun 1 Satoshi. Hadiah sendiri akan dibagikan setiap minggunya hingga akhir Desember 2020.

“Dalam perayaan ulang tahun kali ini, kami mengadakan event airdrop 10 BTC kepada pengguna Upbit sebagai ungakpan rasa syukur kami atas pencapaian Upbit sampai saat ini. Harapan kami semoga aset digital semakin dikenal lebih luas di pasar Indonesia dan di saat yang sama kami juga berharap kegiatan ini dapat menunjukkan apresiasi kepada para pengguna Upbit Indonesia,” ucap Resna Raniadi, VP Operation Upbit Indonesia.

Sebagai bursa aset digital teregulasi di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (“BAPPEBTI”), Upbit Indonesia menyatakan akan terus memperkenalkan aset digital inovatif kepada penggunanya juga mendukung ekosistem blockchain Indonesia melalui kolaborasi dengan bursa teregulasi lainnya dan proyek-proyek blockchain inovatif.

(DuniaFintech/ Dinda Luvita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Inilah 18 Penyakit yang tidak Ditanggung Asuransi Prudential

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar penyakit yang tidak ditanggung Asuransi Prudential penting untuk diketahui oleh para pemilik polis asuransi ini. Adapun hal penting yang perlu dipertimbangkan...

Cara Top Up OVO lewat OCBC NISP 2022: ATM & Mobile Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat OCBC NISP sejatinya hampir mirip kok dengan cara isi saldo OVO lewat sejumlah bank lainnya. Saat ini,...

Cara Menghubungkan Akulaku ke Bukalapak, Banyak Manfaatnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menghubungkan Akulaku ke Bukalapak berikut ini perlu diketahui karena akan memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Nah, sebagai pelanggan Akulaku, barangkali kamu...

Fantastis! Hingga Juni 2022, Sudah 9,5 Juta UMKM Masuk Ekosistem Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Hingga Juni 2022, sudah 9,5 juta UMKM masuk ekosistem digital. Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mengatakan sebanyak 19,5 juta pelaku...

Jangan Salah Kira, Inilah Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin

JAKARTA, duniafintech.com - Perbedaan Bitcoin dan Stablecoin sangat mencolok. Data dari Coinmarketcap menunjukkan ada sekitar 20 ribu kripto yang tercatat.  Dari sekian banyak kripto di...
LANGUAGE