28.2 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

Alibaba Gagal Jadi Investor Gojek, Kini Beralih Suntikkan Dana Segar Rp44 Triliun ke Grab

DuniaFintech.com – Setelah beredar kabar terkait Alibaba gagal jadi investor Gojek, nampaknya tidak menyurutkan tekad perusahaan raksasa milik konglomerat Jack Ma ini melakukan negosiasi investasi kepada perusahaan ride-hailing Grab Holdings Inc. Alibaba berencana menyuntikkan dana ke Grab sebesar US$3 miliar atau setara Rp44,4 triliun dengan asumsi Rp14.800/US$,

Seperti di lansir Blomberg, setelah Alibaba gagal jadi investor gojek, perusahaan tersebut berinvestasi di Grab dimana investasi tersebut merupakan seperlima dari nilai valuasi Grab yang di taksir sekitar US$14 miliar atau setara Rp207 triliun. Alibaba juga menjadi investor tunggal dalam putaran pendanaan tersebut.

Kesepakatan itu sendiri diperkirakan akan menjadi salah satu yang investasi terbesar yang dilakukan Alibaba di kawasan ASEAN. Jika investasi ini berjalan lancar, otomatis juga akan membuka pintu akses bagi Alibaba terhadap jutaan pengguna Grab di delapan negara.

Di sisi lain, modal tambahan ini juga menjadi angin segar bagi Grab. Pasalnya, saat ini Grab tengah menghadapi tantangan besar di tengah pandemic COVID-19. 

Baca juga :

Bahkan, Chief Executive Officer Grab Anthony Tan beberapa waktu lalu mengakui perusahaannya tengah menghadapi situasi krisis terbesarnya. Bagaimana tidak, pertengahan Juni lalu, Grab melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 5% karyawan mereka di Asia Tenggara. 

Di samping itu, para investor Grab juga dikabarkan tengah frustrasi untuk mencari celah dalam upaya persaingan dengan kompetitor terdekat mereka, GoJek. Perusahaan yang di dirikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim ini berhasil mendapat modal tambahan dari perusahaan teknologi raksasa Facebook Inc.

Alibaba sendiri menjadi perusahaan yang terbilang aktif melakukan investasi sejak mencapai kesuksesannya. Pada Januari lalu perusahaan yang berbasis di Cina ini dikabarkan menjadi salah satu investor dalam putaran pendanaan terakhir Tokopedia senilai US$1,5 miliar.

Pada 2017 lalu, santer kabar Alibaba melalui anak perusahaannya Ant Financial berniat melakukan investasi dengan Gojek. Namun, sepertinya mereka tak menemui jalan kesepakatan.

(DuniaFintech/ Drean M. Ikhsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Hadapi Resesi Ekonomi Global Bagi Para Pelaku Usaha ala Rey Insurtech

JAKARTA, duniafintech.com - Resesi ekonomi global diperkirakan akan memengaruhi banyak sektor dan kinerja bisnis sehingga pelaku usaha perlu tips hadapi. Salah satu tips hadapi resesi...

Tips Cek Kesehatan Kendaraan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, duniafintech.com - Tips cek kesehatan kendaraan menjadi salah satu hal penting dipelajari mengingat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah di depan...

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...
LANGUAGE