30.5 C
Jakarta
Sabtu, 24 Oktober, 2020

Gojek dan Grab Berebut Fintech Demi Perluas Pasar di Tanah Air

DuniaFintech.com – Dua raksasa penyelenggara transportasi daring, Gojek dan Grab semakin memperluas pasarnya dengan menggandeng fitur fintech dalam layanannya. Hal ini disampakan oleh Head of Research & Institutional Business PT Trimegah Securities, Sebastian Tobing.

Menurut Sebastian, kedua startup tersebut telah memperluas arah layanannya ke sektor keuangan. Ia juga menyinggung soal layanan pembiayaan dan pinjaman yang dimiliki fintech dalam fitur Gojek dan Grab.

“Industri finansial memiliki prospek yang besar. Gojek dan Grab memiliki data yang akurat, sehingga restoran dengan pemasukan yang baik dapat menjadi target keduanya,”

Sebastian meyakini akurasi data Gojek dan Grab pada layanan mitra pengusaha dapat menjadi sasaran fintech pembiayaan dan pinjaman dari berskala mikro. Hal ini merujuk pada potensi gagal bayar yang cukup rendah (NPL) dari database merchant yang terdapat oleh kedua unicorn tersebut.

Aroma persaingan Gojek dan Grab di sektor fintech tercium jelas. Keduanya memulai layanan keuangan dengan mengadopsi klaste fintech untuk sistem pembayaran (payment gateway), yakni GoPay dan OVO pada beberapa tahun terakhir.

Baca juga:

Gojek dan Grab Berebut Fintech

Selain di sektor sistem pembayaran, kedua startup tersebut kini merambah fintech untuk pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Gojek baru-baru ini membuka layanan GoToko sebagai penyedia dan pendampingan pemilik toko kelontong dalam mengembangkan bisnisnya. Melalui aplikasi GoToko, pemilik warung dapat memesan produk konsumsi kemasan yang hendak dijual.

CEO sekaligus Direktur Utama GoToko Gurnoor Singh Dhillon mengklaim pihaknya menjadi pelengkap ekosistem yang ada di Gojek. Pengiriman, rantai pasok serta pengelolaan inventaris melalui layanan ini dapat terpenuhi dalam satu aplikasi.

Layanan GoToko diperkuat dengan berbagai teknologi pendukung keuangan yang sudah bergabung dalam ekosistem Gojek. Ada pun mereka merupakan nama besar, seperti MOKA POS, Midtrans dan GoPay.

Grab pun juga tidak ketinggalan dalam mengaopsi berbagai pemain fintech. Startup Singapura ini telah menggandeng Kudo yang kini telah bernama GrabKios. Dalam layanannya, terdapat pendampingan rencana keuangan untuk umrah, asuransi, menabung emas hingga kirim uang.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

UMKM Bisa Ajukan Pinjaman dengan Bunga Rendah di Fintech Ini, Di Cek Yuk!

Duniafintech.com - Pinjaman dengan bunga rendah untuk Modal Usaha ditawarkan Fintech P2P Lending untuk pengusaha kecil yang menghadapi kesulitan modal dan tidak...

Mau Beli Mobil Tanpa Keuangan Terganggu? Ikuti Cara Ini

DuniaFintech.com - Beberapa orang mungkin berpikir, bahwa membeli mobil dapat membantu mengurangi biaya transportasi. Namun ternyata belum tentu loh, bisa saja justru...

Pilihan Pekerjaan Online Tanpa Menggunakan Modal dengan Penghasilan Fantastis

Duniafintech.com - Ketika penghasilan tetap masih tidak bisa mencukup kebutuhan utama, tentu kerja sampingan adalah solusinya. Tetapi, Anda pasti lebih memilih pekerjaan...

Harga Emas Digital per Jumat 23 Oktober 2020 Masih Murah!

DuniaFintech.com - Harga emas di layanan digital per Jumat 23 Oktober terpantau masih berada di angka yang rendah. Jika melihat dari layanan...

Pembiayaan 30 Miliar untuk Pembudidaya Ikan di Indonesia, Kolaborasi P2P Lending dan Agritech

DuniaFintech.com – Pionir marketplace lending, Investree, menandatangani perjanjian kerja  sama dengan perusahaan rintisan agriculture technology (agritech), eFishery, untuk mendistribusikan pembiayaan 30 miliar...
LANGUAGE