25 C
Jakarta
Sabtu, 28 Januari, 2023

Apa Itu Crypto Winter dan Seberapa Lama Fenomena Ini Terjadi?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Belakangan, istilah yang satu ini memang sudah sering terdengar dan menarik perhatian.

Adapun istilah di pasar kripto ini pun barangkali masih terasa asing di telinga sebagian besar orang. Akan tetapi, di komunitas kripto, istilah ini sering kali muncul.

Menukil laman CNBC, istilah ini menjadi ungkapan yang mengacu pada saat pasar sedang lesu, khususnya di pasar uang digital.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh soal istilah yang satu ini, simak ulasan berikut ini.

Baca juga: Dollar Cost Averaging, Metode Ciamik untuk Hadapi Crypto Winter

Apa Itu Crypto Winter?

Crypto winter merupakan sebuah istilah di dunia cryptocurrency untuk menyebut kondisi berkepanjangan saat sejumlah aset kripto mengalami penurunan harga yang signifikan di bawah tren bullish normal.

Istilah yang satu ini muncul kali pertama ketika terjadi bear market berkepanjangan pada periode 2018—2019.

Menurut Co-founder dan mantan CEO bursa exchange BTCC, Bobby Lee, selama masa musim dingin kripto tersebut, nilai aset crypto seperti bitcoin dapat turun hingga 80 persen—90 persen dari harga puncak sebelumnya.

Ditambahkan Bobby, siklus pasar mega bull terjadi setiap empat tahun sekali dan diikuti dengan periode musim dingin kripto seperti yang terjadi pada 2013 dan 2017.

Seberapa Lama Waktu Terjadinya Apa Itu Crypto Winter?

Dilansir dari CNBC, periode musim dingin crypto ini diprediksi akan berlangsung dua hingga tiga tahun, namun ini hanya perkiraan.

Beberapa ahli seperti  Benjamin Cowen masih meragukan tingkat keakuratan dari pola empat tahunan harga Bitcoin.

Menurutnya, siklus harga tidak selalu terjadi selama empat tahun sekali. Hal ini dikarenakan jumlah permintaan dan penawaran Bitcoin sering mengalami perubahan.

Selain itu, tidak ada pola yang sama persis terulang dua kali, tahun ini dan tahun 2017 pun harga Bitcoin digerakan oleh investor yang berbeda, empat tahun lalu harga aset temuan Satoshi Nakamoto itu digerakan investor ritel sedangkan tahun ini oleh investor institusi.

Maka dari itu, sekalipun musim dingin kripto terjadi kemungkinan akan memiliki perbedaan dari sebelumnya.

Apa Itu Crypto Winter

Cara Bertahan ketika Terjadi Apa Itu Crypto Winter

Mirip dengan pasar bearish di pasar saham, Crypto Winter dapat menyebabkan kerugian luas bagi investor. Berikut adalah beberapa pengetahuan tentang cara bertahan di Crypto Winter sebagai investor.

Baca juga: Apa Itu Crypto Winter? Ini Perbedaan Crash Tahun 2018 dengan 2022

1. Investasi yang sesuai dengan Profil Risiko

Crypto masih cukup baru. Ini sangat berisiko dan fluktuatif. Investor yang cerdas menghindari memasukkan lebih dari yang mereka mampu untuk kehilangan. Tidaklah bijaksana untuk menginvestasikan tabungan hidup kamu dalam mata uang kripto apa pun.

2. Lakukan Riset atas Aset yang akan Dibeli – Apa Itu Crypto Winter

Setiap koin dan token terikat pada entitas pengelola atau kelompok pengembang yang berbeda. Beberapa telah terbukti penipuan.

Ketika terasa seperti Wild West, penting untuk mengevaluasi setiap proyek kripto dengan cermat sebelum memutuskan berapa banyak yang akan diinvestasikan.

3. Jangan FOMO

WallStreetBets dan komunitas online lainnya adalah tempat yang menyenangkan untuk mempelajari dan mendiskusikan investasi, tetapi itu tidak berarti kamu harus mengikuti saran semua orang.

Tempat diskusi online diisi dengan penggemar yang bukan teman kamu dalam kehidupan nyata dan tidak peduli jika kamu kehilangan aset di pasar crypto. Tetap fokus pada tujuan pribadi kamu dan toleransi risiko sendiri saat berinvestasi.

Mungkin tampak logis untuk melakukan tambahan nilai aset yang sudah turun. Kamu tidak perlu HODL ke crypto yang sedang down jika kamu tidak berpikir harganya tidak akan kembali. Tidak apa-apa untuk menjual dan melakukan penyesuaian portofolio kapan pun kamu anggap perlu.

Sebaliknya, jika kamu yakin penurunan mata uang kripto bersifat sementara, kamu mungkin ingin membeli dengan harga lebih rendah, berharap untuk membeli rendah dan melihat nilai portofolio tumbuh saat pasar pulih.

Jika kamu ragu, mungkin sebaiknya berkonsultasi dengan seorang profesional investasi di dunia crypto yang bertindak sebagai fidusia, artinya kamu harus mengutamakan kepentingan terbaikmu saat terjadi Crypto Winter, seperti tahun ini.

Baca juga: Apa Itu Crypto Winter? Intip Sejarahnya di Sini

Sekian ulasan tentang apa itu crypto winter yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...

Masa PPKM Dicabut, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Pasca Pandemi

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terkendalinya laju kasus pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah mendorong perbaikan kondisi perekonomian nasional yang...

Apa Itu Crypto Winter dan Bagaimana Dampaknya terhadap Investor?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Istilah ini kian santer terdengar belakangan ini, utamanya di kalangan peminat kripto. Sebagai informasi, saat ini di dunia...

AFPI Salurkan Pendanaan Mencapai Rp495,51 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat sejak 2018 hingga November 2022, agregat penyaluran pendanaan mencapai Rp495,51 triliun yang disalurkan oleh...

Berita Ekonomi Hari Ini: Mulai Juni, RI Setop Ekspor Timah dan Tembaga

JAKARTA, duniafintech.com – Berita ekonomi hari ini mengulas terkait larangan ekspor timah dan konsentrat tembaga dan mineral lainnya. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), dipastikan bahwa...
LANGUAGE