31.5 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Mengenal Apa Itu Virtual Account: Pengertian hingga Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu virtual account? Sebagaimana diketahui, sejalan dengan pesatnya perkembangan bisnis berbasis teknologi, misalnya e-commerce atau bisnis online, sistem pembayaran untuk transaksi jual beli juga ikut berkembang.

Nah, salah satu sistem pembayaran yang tengah ramai digunakan oleh berbagai macam perusahaan adalah virtual account (VA).

Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini.

Apa Itu Virtual Account?

Pengertian dari virtual account adalah sebuah rekening buatan yang hanya virtual atau tidak benar-benar nyata. Pada VA, biasanya terdapat ID milik pelanggan yang dibuat oleh bank tertentu.

Dalam membuat akun bank virtual ini, perusahaan pastinya bisa meminta secara langsung pada bank dengan tujuan untuk bertransaksi. Di samping itu, di setiap adanya transaksi, konsumen nantinya akan mendapat sebuah ID yang biasanya disebut dengan VA number atau virtual account number.

Pada transaksi selanjutnya, setiap konsumen pun akan mendapatkan VA number yang berbeda-beda dan termasuk unik. Bukan itu saja, VA number pun akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

Apa Itu Virtual Account: Cara Kerjanya

Lain dari metode pembayaran transfer bank yang mesti dilakukan secara manual—mulai dari memasukkan nomor rekening bank tujuan, nominal transfer, sampai melakukan konfirmasi pembayaran berupa foto struk transfer maupun screenshot bukti transfer,—virtual account sendiri punya cara penggunaan yang jauh lebih efisien.

Maka dari itu, baik pembeli maupun penjual nantinya bisa bertransaksi secara cepat dan mudah karena penjual hanya perlu memberikan nomor ID VA kepada pelanggan, sementara pelanggan hanya perlu memasukkan nomor ini ketika melakukan pembayaran, baik melalui mesin ATM maupun mobile/internet banking.

Baca jugaBerapa Penghasilan YouTuber? Simak di Sini Cara Menghitungnya

Jika pembayaran sudah dilakukan maka transaksi akan secara otomatis tercatat. Berikut ini cara kerja virtual account ketika terjadi transaksi antara penjual dengan pelanggan:

  • Penjual memberikan nomor ID sebagai nomor tujuan transfer kepada pelanggan
  • Setiap nomor virtual account akan langsung terkait dengan pelanggan
  • Setelah pembayaran diterima, informasi transaksi akan dikirim ke penjual sehingga penjual dapat langsung mengidentifikasi siapa pembeli yang sudah melakukan pembayaran

Fitur-fitur pada Virtual Account

Virtual account biasanya menyediakan berbagai fitur yang mendukung perannya sebagai metode pembayaran yang mudah dan praktis, antara lain sebagai berikut.

  1. Fixed vs. Non-Fixed

Fixed Virtual Account kerap kali dikaitkan dengan suatu entitas, yakni pembeli akhir, sedangkan untuk Non-Fixed Virtual Account biasanya dikaitkan dengan suatu invoice.

  1. Open vs. Closed

Open Virtual Account bisa menerima nominal dengan jumlah berapa pun, sementara Closed Virtual Account hanya dapat menerima pembayaran yang telah ditentukan sebelumnya secara spesifik.

Untuk Fixed Account, merchant dapat mengatur account-nya sebagai “open” atau “closed” saat akan memberikannya kepada end customers.

  1. Single vs. Multiple Use

Adapun Single Use Virtual Account hanya dapat dipakai untuk sekali transaksi, sedangkan Multiple Use Account bisa digunakan untuk beberapa kali pembayaran selama akun itu masih berlaku.

Fitur yang satu ini hanya tersedia pada Fixed Virtual Account sebab untuk Non Fixed Virtual Account adalah tipe Single Use.

Baca juga: Gampang Banget! Ternyata Begini Cara Mencairkan Dana Asuransi AIA

  1. Masa Berlaku

VA sendiri punya tanggal kedaluwarsa. Kalau masa berlaku VA sudah habis maka pembeli tidak bisa lagi membayar dengan akun itu. Masa berlakunya sendiri ditentukan ketika pembuatan.

Manfaat Virtual Account bagi Bisnis

  1. Lebih Praktis untuk Pembukuan

Semua bank penyedia layanan VA biasanya bakal merinci secara detail dan real time di rekening giro atas seluruh pembayaran melalui VA yang berhasil. Nomor, nama virtual account, bank, dan nominal yang dibayarkan bakal tampak dan bisa diunduh dalam bentuk laporan.

Tentu saja, layanan ini akan membantu Anda dalam melakukan rekonsiliasi karena akses laporan transaksi terdata secara lengkap dan jelas.

  1. Membuat Pelanggan Lebih Mudah Melakukan Pembayaran

Keuntungan lainnya adalah pelanggan tidak perlu memiliki akun bank tertentu atau yang sama dengan penjual. Tentunya, hal itu akan sangat memudahkan para pelaku bisnis online sebab tidak jarang pelanggan yang enggan mengeluarkan biaya lebih untuk biaya transfer antar bank. Kini, dengan metode VA, pelanggan bisa melakukan transfer dari bank apa pun, baik melalui ATM, m-banking, maupun i-banking.

Layanan VA ini pun pastinya bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Selama tersambung dengan koneksi internet, transaksi VA dapat dilakukan, baik melalui m-banking maupun internet banking dari ponsel Anda. Pastinya, itu akan sangat membantu memudahkan transaksi keuangan Anda.

Baca jugaJokowi Akui Kebijakan Turunkan Harga Minyak Goreng Belum Efektif

Kemudahan selanjutnya adalah karena setiap pembayaran yang dilakukan melalui VA akan teridentifikasi langsung secara otomatis oleh sistem. Kalau Anda bertransaksi sebagai pelanggan maka Anda tidak perlu lagi melakukan konfirmasi manual kepada penjual dengan menunjukkan bukti transaksi sebab sistem akan mengidentifikasi uang yang masuk dengan menggunakan nomor VA milik Anda. Nah, kalau bertransaksi sebagai penjual maka Anda pun tidak perlu lagi mengkonfirmasi transaksi yang dilakukan oleh pelanggan.

  1. Transaksi Lebih Aman

Sebagaimana diketahui, maraknya cyber crime dalam urusan keuangan memang semakin meresahkan. Kalau Anda mengumbar nomor rekening untuk keperluan transfer manual—kendati untuk keperluan bisnis sekalipun—selalu ada kemungkinan nomor rekening ini akan disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Namun, ternyata risiko ini bisa ditekan dengan menggunakan virtual account, khususnya saat Anda memilih jenis virtual account yang non-fixed. Pasalnya, nomor virtual account jenis non-fixed ini bisa digunakan untuk satu kali transaksi.

Artinya, begitu pelanggan selesai melakukan pembayaran, nomor itu tidak bisa dipakai kembali. Bahkan, kalau di kemudian hari pelanggan yang sama melakukan pembelanjaan di tempat Anda maka ia akan mendapat nomor virtual account yang berbeda.

Nah, sekarang sudah tahu kan apa itu vitual account? Yuk, bertransaksi dengan gampang dan aman!

 

 

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

Admin: Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...

Menkeu Pusing Kuota Anggaran BBM Subsidi Makin Bengkak

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) mengkhawatirkan anggaran untuk subsidi energi akan membengkak lantaran harga BBM dan volume penggunaan BBM subsidi merangkak naik. Jika mengacu...
LANGUAGE