26.4 C
Jakarta
Selasa, 27 September, 2022

BBM Pertalite Dibatasi, Begini Skema Pembelian di Tiap-tiap SPBU

JAKARTA, duniafintech.com – Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis pertalite akan dibatasi. PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya yaitu PT Pertamina Patra Niaga memberlakukan uji coba pembatasan BBM jenis Pertalite dan Solar.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, khusus Pertalite pembelian oleh kendaraan roda empat dibatasi maksimal sebanyak 120 liter per hari.

“Ini persiapan saja sebagai default di sistem. Di mana kita sedang melakukan uji coba sistem dan infrastruktur,” katanya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (18/9/2022).

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: BBM Naik Tak Pengaruhi Bisnis Fintech

Di sisi lain, khusus untuk pembatasan kriteria kendaraan yang boleh menggunakan BBM Pertalite, pihaknya masih menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM.

“Kami juga masih menunggu ketentuan kriteria kendaraan yang bisa konsumsi BBM subsidi yang nanti akan tertuang dalam revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014,” ujar dia. 

Bagi pengendara mobil yang hendak membeli BBM jenis Pertalite tersebut, setiap kendaraan akan dicatat nomor polisinya oleh petugas SPBU Pertamina.

Baca juga: Pembatasan Jadi Jurus Jitu Kurangi Penyelewengan BBM Subsidi?

Pencatatan nomor ini hanya berlaku pada kendaraan yang belum mendaftar Subsidi Tepat MyPertamina.

Sementara itu, bagi kendaraan yang sudah terdaftar di MyPertamina, hanya perlu menunjukkan QR Code saat bertransaksi dan otomatis akan terekam oleh sistem.

Baca jugaBBM Subsidi Banyak Dinikmati Orang Kaya? ini kata Pertamina

Bagi kendaraan yang sudah melebihi batas volume pembelian BBM per hari, maka secara sistem tidak akan dapat mengisi kembali.

“Secara sistem akan di-lock, sehingga pompa tidak bisa mengisi lagi di atas itu,” ujar Irto. 

Bukan hanya Pertalite, pembatasan volume pembelian BBM subsidi dan skema pembeliannya juga berlaku bagi Solar dengan batasan 60 liter per hari untuk mobil pribadi atau 80 liter per hari bagi kendaraan jenis umum.

Baca jugaMyPertamina Tak Bisa Diandalkan Masyarakat Akses BBM Subsidi

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pinjol Cepat Cair 2022 Legal, Simak Daftarnya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol cepat cair merupakan layanan finansial yang sangat dibutuhkan oleh mereka mereka yang sedang terdesak dana cepat. Adapun pinjaman online langsung cair...

Payment Gateway: Definisi, Cara Kerja, hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Payment gateway pada dasarnya merupakan solusi bagi pembayaran pada bisnis online yang kian marak belakangan ini. Hal ini penting sebagai upaya memberikan...

Dampak Fintech di Indonesia hingga Sederet Keuntungannya

JAKARTA, duniafintech.com – Dampak fintech di Indonesia tentunya sangat besar. Adapun fintech muncul seiring perubahan gaya hidup masyarakat. Seperti diketahui, saat ini penggunaaan teknologi informasi...

Pinjol Bunga Rendah 2022 Cepat Cair, Nih 6 Rekomendasinya

JAKARTA, duniafintech.com – Pinjol bunga rendah 2022 cepat cair tentunya sangat penting untuk diketahui oleh kamu yang tengah kepepet dana talangan. Meski saat ini ada...

Bisnis Fintech di Indonesia: Ini 11 Startup Fintech Terbaik

JAKARTA, duniafintech.com – Bisnis fintech atau financial technology di Indonesia tampak bertumbuh pesat dalam beberapa tahun belakangan. Hal ini terjadi sebagai dampak dari perkembangan globalisasi,...
LANGUAGE