23.9 C
Jakarta
Sabtu, 28 Januari, 2023

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Cerah Bergairah, Cek di Sini Harganya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini terkait harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Senin (9/1/2023).

Mengawali pekan kedua Januari 2023 ini, kripto big cap terpantau mengalami pergerakan yang seragam dan bertengger di zona hijau.

Berikut ini berita Bitcoin hari ini selengkapnya, seperti dinukil dari Liputan6.com.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Melemah, Cardano Dkk Menguat, Cek Harganya

Berita Bitcoin Hari Ini: BTC Kembali Menguat

Mengacu pada data Coinmarketcap, Senin pagi, 9 Januari 2023, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) kembali menguat 0,19 persen dalam 24 jam terakhir dan 2,20 persen sepekan.

Kini, harga bitcoin berada di level USD 16.973 per koin atau setara Rp 264,9 juta (asumsi kurs Rp 15.607 per dolar AS). 

Adapun Ethereum (ETH) juga ikut menguat. ETH diketahui naik 0,59 persen dalam sehari terakhir dan 5,69 persen dalam sepekan sehingga saat ini ETH berada di level USD 1.270 per koin. 

Selanjutnya ada Binance coin (BNB) yang kembali menguat. Dalam 24 jam terakhir, BNB melesat 3,55 persen dan 10,37 persen sepekan. Dengan demikian, saat ini BNB dibanderol dengan harga USD 270,34 per koin. 

Cardano pun kembali bertengger di zona hijau. Dalam satu hari terakhir, ADA naik 5,11  persen dan 16,75 persen sepekan. Kini, ADA berada pada level USD 0,2909 per koin.

Sementara itu, Solana (SOL) juga berhasil menguat dalam satu hari terakhir sebesar 4,84 persen dan 37,69 persen sepekan. Adapun saat ini, harga SOL berada di level USD 13,75 per koin.

Daftar Harga Kripto Lainnya

Di lain sisi, XRP masih melemah pada hari ini. Diketahui, XRP ambles 0,52 persen dalam 24 jam, tetapi masih menguat 0,96 persen sepekan. Dengan demikian, saat ini XRP dibanderol seharga USD 0,3418 per koin. 

Pada pagi ini, koin Meme Dogecoin (DOGE) pun kembali menguat. Dalam satu hari terakhir, DOGE naik 1,14 persen dan 3,55 persen sepekan. Hal itu membuat DOGE diperdagangkan di level USD 0,07291 per token.

Sementara itu, stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC) pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Hal itu membuat harga keduanya masih bertahan di level USD 1,00.

Binance USD (BUSD) sendiri menguat 0,01 persen dalam 24 jam terakhir sehingga harganya masih berada di level USD 1,00. Untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripto hari ini berada di level USD 830,2 miliar.

berita bitcoin hari ini

Berita Bitcoin Hari Ini: Kuasai 92 Persen Perdagangan Bitcoin, Binance Diwanti-wanti Pasar

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Cerah, Intip Harganya di Sini

Binance, pertukaran crypto terbesar di dunia, menguasai 92 persen perdagangan bitcoin pada akhir 2022 dibandingkan awal tahun yang hanya 45 persen.

Adapun raihan ini ditopang berbagai sentimen, di antaranya penghapusan biaya perdagangan dan tumbangnya perusahaan kompetitor, FTX, yang kemudian mendorong pengguna ke Binance.

“Tidak peduli bagaimana Anda melihatnya dalam hal aktivitas perdagangan, Binance adalah pasar crypto. Setelah menyesuaikan biaya perdagangan untuk pasangan spot BTC musim panas ini, Binance sepenuhnya mengambil alih semua pangsa pasar di pasar spot,” kata Arcane Research, dikutip dari CoinDesk.

Sejauh ini, Binance menjadi pertukaran crypto terbesar berdasarkan volume perdagangan selama beberapa tahun.

Di lain sisi, sebuah laporan dari CryptoCompare menunjukkan bahwa pangsa pasar crypto akhir tahun Binance secara keseluruhan adalah 66,7 persen.

Sementara itu, obrolan tentang solvabilitas Binance meningkat secara signifikan setelah jatuhnya FTX.

Sejalan dengan itu, pertukaran memang mengalami beberapa arus keluar (outflow) untuk waktu yang singkat.

Dengan pangsa pasar setinggi itu, bisa menjadi masalah bagi industri apabila Binance menghadapi masalah.

“Binance terlalu besar. Tidaklah sehat untuk memiliki begitu banyak volume perdagangan yang terkonsentrasi pada satu bursa. Kripto ritel bisa memasuki zaman kegelapan yang membutuhkan waktu lama untuk keluar jika Binance gagal,” tutur analis senior di Oanda, Edward Moya.

Saat ini, Binance pun tengah diselidiki oleh Departemen Kehakiman AS terkait kepatuhan terhadap undang-undang dan sanksi anti pencucian uang.

Perusahaan pun baru-baru ini telah kehilangan auditornya, Grup Mazars, yang mengumumkan jeda dalam pekerjaannya dengan pertukaran crypto yang ingin menghasilkan bukti cadangan.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Melemah, Solana Masih Menguat, Cek Harganya di Sini

Sekian ulasan tentang berita Bitcoin hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...

Masa PPKM Dicabut, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Pasca Pandemi

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terkendalinya laju kasus pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah mendorong perbaikan kondisi perekonomian nasional yang...

Apa Itu Crypto Winter dan Bagaimana Dampaknya terhadap Investor?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Istilah ini kian santer terdengar belakangan ini, utamanya di kalangan peminat kripto. Sebagai informasi, saat ini di dunia...

AFPI Salurkan Pendanaan Mencapai Rp495,51 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat sejak 2018 hingga November 2022, agregat penyaluran pendanaan mencapai Rp495,51 triliun yang disalurkan oleh...

Berita Ekonomi Hari Ini: Mulai Juni, RI Setop Ekspor Timah dan Tembaga

JAKARTA, duniafintech.com – Berita ekonomi hari ini mengulas terkait larangan ekspor timah dan konsentrat tembaga dan mineral lainnya. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), dipastikan bahwa...
LANGUAGE