25.8 C
Jakarta
Kamis, 6 Oktober, 2022

Berita Bitcoin Hari Ini: Asuransi Aset Kripto Masih Minim, Peluang Nih?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini mengulas tentang asuransi untuk aset mata uang digital cryptocurrency yang kehadirannya masih sangat minim. 

Asuransi untuk aset kripto dinilai perlu untuk menjadi proteksi dini perlindungan aset anda. Lantas apakah ini menjadi peluang yang bagus dan bermanfaat? 

Seorang eksekutif analis menyebut hanya ada 1 persen investasi kripto global yang mendapat asuransi. Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak ulasan berita bitcoin hari ini.

Asuransi Untuk Aset Kripto Masih Minim– Berita Bitcoin Hari Ini

Eksekutif asuransi menyebut bahwa hanya ada 1 persen investasi kripto global yang telah mendapatkan fasilitas asuransi. Padahal, investasi kripto marak terjadi penipuan saat ini. 

Baca jugaBerita Kripto Hari Ini: Nike Raup Pendapatan Tinggi dari NFT

CMO InsurAce Dan Thomson mengatakan bahwa asuransi on-chain atau asuransi untuk investasi kripto telah ada sejak tahun 2017. 

“Tapi hanya sedikit atau 1 persen dari semua investasi yang benar-benar ditanggung oleh asuransi. Industri ini tetap menjadi raksasa tidur,” katanya dikutip dari Cointelegraph pada Kamis (15/9/2022). 

Dia mengatakan, meskipun investasi kripto telah banyak dituangkan ke dalam audit keamanan kontrak pintar, namun asuransi on-chain tetap menjadi hal penting. 

Sebab, asuransi berfungsi sebagai solusi yang layak untuk perlindungan aset digital, seperti ketika kontrak pintar dieksploitasi atau ujung depan protokol web3 dikompromikan. 

Apalagi, kasus kejahatan yang menimpa investor kripto telah marak terjadi saat ini. 

Berita Bitcoin Hari Ini

Penipuan Masih Marak, Asuransi Bisa Jadi Hal Penting 

Perusahaan analisis blockchain Chainalysis sempat mencatat bahwa terjadi kerugian dari penipuan kripto telah meningkat 60 persen hingga mencapai US$1,9 miliar sejak Januari hingga Juli tahun 2022. 

Sedangkan, analisis dari perusahaan keamanan blockchain CertiK menyebutkan bahwa sejak awal tahun ini sudah ada lebih dari US$1,6 miliar kripto yang telah dieksploitasi dari platform keuangan terdesentralisasi (Decentralized Finance/DeFi). Angkanya melebihi total kripto curian pada tahun 2020 dan 2021 jika digabungkan. 

Baca jugaCatat! Investasi Kripto Terpercaya Hanya di 25 Exchanger Ini

Thomson juga mengatakan bahwa runtuhnya koin Terra (LUNA) telah memberikan contoh tentang bagaimana asuransi on-chain dapat melindungi investor kripto. 

Tercatat, InsurAce telah memberikan US$11,7 juta kepada 155 korban UST yang terkena dampak tersebut. 

Peluang Besar Bagi Perusahaan Asuransi untuk Merambah Perlindungan Aset Kripto– Berita Bitcoin Hari Ini

Thomson juga mengatakan, dengan masih sedikitnya investasi kripto yang diasuransikan saat ini, maka sektor kripto berpeluang besar jadi pasar untuk perusahaan asuransi. 

Namun, dia mengatakan bahwa perusahaan asuransi tradisional kesulitan peraturan dan kepatuhan dalam menyasar pasar kripto tersebut. 

“Perusahaan asuransi tradisional akan lebih memilih untuk menawarkan jenis reasuransi sebagai cara untuk mendapatkan eksposur,” ujar dia. 

Di sisi lain, aasan keamanan yang juga menjadikan asuransi aset kripto sangat penting bagi Anda. Perusahaan asuransi pertama yang menawarkan jasa asuransi aset kripto di Amerika Serikat (AS) adalah Great American Insurance Group.

Dilansir Finivi, Great American Insurance Group pada pertengahan tahun 2014 lalu mengumumkan bahwa mereka akan menawarkan jasa asuransi terhadap Bitcoin sebagai dukungan terhadap kebijakan yang ada untuk penjual dan pelanggan dari kalangan pemerintah yang menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Akan tetapi, hingga saat ini masih sedikit yang menggunakan jasa asuransi aset kripto tersebut.

Dilansir dari Coindesk, total aset kripto yang diasuransikan hanya sekitar 6 miliar dolar AS atau setara dengan 87 triliun rupiah di November 2020. 

Padahal, ada sekitar 140 miliar dolar USD aset kripto yang tersirkulasi di pasar pada saat yang sama atau sekitar 2.030 triliun rupiah jumlahnya. Hal ini berarti hanya sekitar 4,2 persen dari aset kripto yang sudah diasuransikan.

Dengan mengasuransikan aset kripto tersebjt, berkurang sudah satu faktor yang harus Anda khawatirkan. Kegiatan investasi dan trading aset kripto bisa Anda jalani dengan lebih fokus sehingga mendatangkan keuntungan alias cuan yang maksimal. 

Itulah ulasan berita Bitcoin hari ini yang mengulas tentang asuransi aset mata uang digital kripto. Semoga informasi ini bermanfaat bagi anda ya.

Baca jugaKoin Kripto yang Diprediksi Akan Naik, Peluangnya Menjanjikan Lho

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Online Terbaik – Tips Jaga Diri Kala Pancaroba Datang

JAKARTA, duniafintech.com - Asuransi online terbaik menjadi salah satu solusi memproteksi diri kala musim pancaroba datang kerap membawa penyakit. Perubahan cuaca dan suhu udara di...

Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM jadi Fokus Pemerintah

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat Digital Perempuan, Pemuda dan UMKM, jadi fokus pemerintah untuk memacu peningkatan produktivitasnya. Bank Indonesia menyampaikan dalam acara perhelatan internasional Presidensi G20,...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA dan BRI, Cek di Sini

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, Rabu (5/10/2022), menurut kurs yang tersedia, menguat pada level Rp 15.248 di perdagangan pasar spot. Adapun rupiah...

Pertumbuhan Investor Pasar Modal Asal Sumatera Utara Meningkat 30,41 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Pertumbuhan investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai  memiliki potensi. Terbukti, investor pasar modal Provinsi Sumatera Utara...

Berita Bitcoin Hari Ini: Wuih, Bitcoin Kembali ke US$20.000!

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini datang dengan kabar menggembirakan. Pasalnya, Bitcoin kembali menyentuh level US$20.000. Sebagai informasi, harga mayoritas kripto utama kembali pada...
LANGUAGE