25.8 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Berita Fintech Indonesia—Investasi Jangka Pendek P2P Lending

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini akan membahas soal investasi jangka pendek, salah satunya Peer to Peer (P2P) Lending.

Seperti diketahui, saat ini investasi dianggap sebagai salah satu usaha untuk mengelola keuangan agar terjamin di masa depan.

Berinvestasi pun menjadi pilihan banyak orang ketimbang hanya menabung uang, terlebih lagi mengingat bahwa memang tidak banyak orang yang mampu menabung dengan baik. 

Nah, salah satu jenis investasi yang dapat dilakukan, yakni investasi jangka pendek. Adapun jenis investasi satu ini pun banyak dipilih lantaran tidak harus menunggu lama untuk dapat memperoleh hasilnya.

Kalau kamu tertarik untuk memulai jenis investasi yang satu ini maka kamu bisa menyimak ulasannya di bawah ini, seperti dikutip dari Qoala.

Berita Fintech Indonesia

Berita Fintech Indonesia: Apa Itu Investasi Jangka Pendek?

Dahulunya, berinvestasi lazimnya dilakukan hanya oleh orang-orang yang berada di kalangan menengah ke atas, tetapi saat ini hal itu sudah berubah. Pasalnya, semua lapisan/kalangan masyarakat, baik itu mahasiswa, pekerja lepas, maupun ibu rumah tangga sudah bisa berinvestasi dengan mudah.

Secara umum, investasi adalah menanamkan dana dengan mengharapkan imbalan di kemudian hari, sedangkan orang yang melakukan investasi disebut dengan investor. Terdapat tiga jenis investasi sesuai dengan masanya, yaitu investasi jangka panjang, investasi jangka menengah, dan investasi jangka pendek.

Nah, sebagian orang akan lebih memilih investasi yang memiliki jangka waktu pendek karena pencairan lebih mudah dan dapat dilakukan kapan pun. Hal itu karena memang pengertian investasi jangka pendek adalah jenis investasi yang memiliki pencairan yang lebih fleksibel.

Rata-rata, orang yang menjalani investasi jangka pendek akan mencairkan dananya dalam kurun waktu selama 3—12 bulan.

Contoh Investasi Jangka Pendek: Peer-to-Peer (P2P) Lending

Ada banyak contoh investasi jangka pendek yang bisa dipilih, tetapi hanya beberapa di antaranya yang sering digunakan oleh orang-orang. Salah satu yang menawarkan keuntungan adalah P2P Lending.

P2P Lending—Berita Fintech Indonesia

Peer-to-Peer Lending atau pinjaman peer-to-peer kian diminati oleh masyarakat Indonesia belakangan ini. P2P Lendinig bisa menjadi salah satu bentuk investasi yang menguntungkan.

Meski pinjaman peer-to-peer ini investasi berisiko tinggi, tetapi tentu saja imbalan pengembalian yang diberikan pun sama tingginya.

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: Daftar P2P Lending Terbaik Resmi

Di samping itu, sejumlah platform yang mengusung instrumen ini juga memberikan kemudahan bagi para investor dalam menginvestasikan dananya. Di lain sisi, tentunya kamu sangat disarankan untuk melakukan riset mendalam terlebih dahulu sebelum menggunakan pinjaman peer-to-peer.

Investasi Jangka Pendek Syariah

Nah, buat umat Islam yang ingin berinvestasi juga, tetapi masih sedikit ragu lantaran takut bertentangan dengan prinsip syariah maka dapat memilih untuk menggunakan investasi jangka pendek syariah.

Investasi syariah adalah investasi yang berdasar prinsip-prinsip Islam atau tidak bertentangan dengan ajaran agama Islam. Dalam jenis investasi ini, pastikan bahwa hal-hal yang bertentangan dengan prinsip Islam, seperti riba, alkohol, judi, rokok, dan pornografi tidak akan menjadi sumber keuntungannya.

P2P Lending Syariah

Salah satu jenis investasi kategori jangka pendek syariah yang direkomendasikan, tentunya adalah peer-to-peer (P2P) lending syariah. P2P lending sendiri adalah model investasi dengan cara memberikan modal dari satu pihak ke pihak lainnya.

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: Cara Pinjam Modal Usaha dari Fintech

Lazimnya, hal ini terjadi di antara investor dan juga pemilik usaha dan sering kali digunakan di berbagai perusahaan startup.

Keuntungan Investasi Jangka Pendek—Berita Fintech Indonesia

Lantaran sejumlah keuntungan yang dimilikinya, investasi jangka pendek ini banyak dicari oleh para investor. Di samping itu, investasi ini pun sangat pas buat kamu yang tengah membangun usaha atau bisnis kecil sebab keuntungan investasinya bisa menjaga kestabilan bisnismu.

Nah, berikut ini beberapa keuntungan dari investasi berjangka pendek yang perlu kamu ketahui.

1. Return yang cepat

Adapun hal yang paling diunggulkan dari jenis investasi ini, yaitu pengembalian imbal atau return lebih cepat. Dengan demikian, sangat banyak investor yang lebih memilih investasi ini karena mempercepat perputaran uang dan return pokok investasi serta bunganya lebih cepat diperoleh.

2. Pencairan dana lebih fleksibel

Investor juga menyukai investasi jenis ini karena pencairan dananya lebih fleksibel. Ketimbang investasi jangka panjang yang akan mengikat dana yang dimiliki dalam waktu lama, investasi jangka pendek akan memberikan keuntungan sekalipun baru sebentar saja investor bergabung. 

3. Bisa memenuhi kebutuhan darurat

Mengingat sifatnya yang relatif fleksibel dan cepat, investasi jangka pendek pun sangat pas buat kamu yang pendapatannya masih belum cukup untuk berinvestasi secara rutin. Pasalnya, masih ada kebutuhan jangka pendek dan bahkan darurat yang harus dipenuhi.

4. Mampu mencukupi kebutuhan harian

Di samping dapat dijadikan dana darurat, investasi jangka pendek juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek atau harian. Jika kondisi ekonomi kamu belum stabil, khususnya untuk memenuhi kebutuhan harian, maka investasi jangka pendek adalah pilihan yang tepat.

5. Risiko cenderung rendah

Meskipun memang dikenal memiliki risiko yang cenderung rendah, semua investasi jangka pendek pada dasarnya tetap rentan terhadap risiko. Hal ini karena tingkat fluktuasinya yang tinggi dan investor lebih memilih investasi jangka panjang agar meminimalisir risiko tersebut.

Pasalnya, meski dalam waktu yang lama, investasi jangka panjang secara perlahan mampu meningkatkan nilai uang yang diinvestasikan secara konsisten.

Sekian berita fintech Indonesia hari ini tentang investasi jangka pendek yang bisa kamu coba, salah satunya P2P Lending. Selamat berinvestasi ya!\

Baca jugaBerita Fintech Indonesia—Tips Investasi Online lewat Fintech

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Boy Riza Utama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Bayar Indihome Pakai Shopee PayLater, Gampang Loh!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bayar Indihome pakai Shopee PayLater dalam ulasan di bawah ini penting untuk diketahui. Caranya pun gampang loh! Tentunya, sebagai pelanggan Shopee,...

Berita Kripto Hari Ini: Harga Kripto Ngegas, Pasar Kembali Pulih? 

JAKARTA, duniafintech.com - Berita kripto hari ini mengulas kondisi pasar kripto yang merangkak naik. Harga kripto jajaran teratas tampak terus menguat. Bitcoin, Ethereum hingga Dogecoin...

Berita Fintech Indonesia: Pinjaman Uang Bisa Dicicil Bulanan

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia terbaru akan membahas tentang pinjaman uang secara online yang bisa kamu cicil secara bulanan. Seperti diketahui, keperluan yang mendesak...

Cara Buka Tabungan BCA Dollar Terbaru dan Daftar Biayanya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara buka Tabungan BCA Dollar berikut ini penting diketahui jika kamu memang tertarik dengan jenis tabungan yang satu ini. Sebagaimana diketahui, BCA...

OJK Keluarkan 671 Sanksi Kepada Pelaku Pasar Modal

JAKARTA, duniafintech.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan sebanyak 671 surat sanksi, serta selain itu, OJK juga menerbitkan 12...
LANGUAGE