25.6 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Berita Kripto Hari Ini: Terungkap! FTX Punya Uang Tunai Rp19,4 T

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini terkait jaringan entitas FTX yang luas, yang terungkap punya uang tunai Rp19,4 triliun.

Adapun total saldo kas sekitar USD1,24 miliar (Rp 19,4 triliun) pada perusahaan kripto dan jaringannya itu terungkap pada 20 November lalu, menurut pengadilan baru yang diajukan Senin, 21 November 2022 waktu AS.

Disebutkan, pengajuan tersebut ditulis oleh Alvarez & Marsal Amerika Utara, yang menyarankan agar FTX melakukan restrukturisasi setelah bursa mengajukan perlindungan kebangkrutan awal bulan ini.

Berikut ini berita kripto hari ini selengkapnya, seperti dinukil dari Liputan6.com.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Bank Sentral Inggris Sebut Perlu Aturan Kripto Pasca Bangkrutnya FTX

Berita Kripto Hari Ini: Saldo Kas yang Jauh Lebih Tinggi

Menurut Direktur Pelaksana di Alvarez & Marsal Amerika Utara, Edgar Mosley, FTX dan timnya berhasil mencatat “saldo kas yang jauh lebih tinggi” ketimbang yang awalnya bisa mereka identifikasi pada 16 November.

Saldo itu termasuk FTX dan berbagai entitas terkait lainnya, mulai dari grup perdagangan Alameda Research hingga anak perusahaan internasional. Adapun jumlah terbesar, USD 393,1 juta, berasal dari Alameda Research. Saldo terbesar kedua adalah USD 303,4 juta di LedgerX, platform turunan yang dimiliki FTX.

Sementara itu, Unit Jepang FTX, FTX Japan KK, punya sekitar USD 171,7 juta dalam bentuk tunai di pembukuannya, yang menjadikannya sumber kas terbesar ketiga bagi perusahaan. 

“Uang tunai dipegang oleh FTX dan afiliasinya dengan bank dan lembaga keuangan lainnya,” sebut Mosley dalam pengajuan itu, dikutip dari Bitcoin.com, Rabu (23/11/2022).

Adapun saldo keseluruhan mewakili kekurangan yang nyata pada miliaran utang FTX kepada krediturnya. Diketahui, pengajuan terpisah pada Sabtu lalu mengatakan bahwa perusahaan berutang USD 3,1 miliar kepada 50 kreditur tanpa jaminan terbesarnya.

Namun, tidak jelas bagaimana FTX akan mengumpulkan uang tunai yang dibutuhkan untuk mengisi celah tersebut. Di lain sisi, Sam Bankman-Fried, pendiri FTX sedang mencoba menegosiasikan kesepakatan bernilai miliaran dolar dengan investor untuk menyelamatkan FTX, bahkan usai dikeluarkan dari perusahaan.

berita kripto hari ini

Sam Bankman-Fried Dituduh Salah Manajemen

Diketahui, Bankman-Fried dituduh oleh rekan-rekan industrinya atas kesalahan manajemen dan penipuan yang mencolok. Adapun penggantinya, John Ray III, memberikan laporan yang memberatkan tentang kematian FTX minggu lalu, dengan mengatakan dalam pengajuan banyak perusahaan grup FTX tidak punya tata kelola perusahaan yang sesuai.

Saat ini, Ray berusaha untuk menjual atau merestrukturisasi grup FTX global. Manajemen baru FTX pun diharapkan muncul di pengadilan kebangkrutan Delaware pada Selasa malam untuk menceritakan kembali peristiwa yang terjadi atas FTX. 

Hal itu terkait pemicu keruntuhan tiba-tiba platform cryptocurrency dan menjelaskan langkah-langkah yang sudah diambil sejak itu untuk mengamankan dana pelanggan dan aset lainnya.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: KADINVERSE Hadir di Ajang B20

Berita Kripto Hari Ini: Jaksa AS sudah Selidiki FTX sebelum Bangkrut

Diberitakan sebelumnya, bursa kripto FTX berada dalam radar jaksa federal di Manhattan beberapa bulan sebelum bangkrut. Kantor Kejaksaan Amerika Serikat (AS) untuk distrik selatan New York menghabiskan waktu berbulan-bulan mengerjakan pemeriksaan menyeluruh terhadap platform kripto yang dimiliki oleh AS dan offshore termasuk operasi FTX.

Hal itu diketahui berdasarkan sumber yang dilaporkan Bloomberg dikutip dari Channel News Asia, Selasa (22/11/2022). Namun, perwakilan dari Kantor Kejaksaan AS yang bersangkutan menolak untuk komentari masalah ini. Sementara itu, FTX tidak segera memberikan tanggapan.

Adapun ledakan FTX sudah menyebarkan riak di seluruh industri, melumpuhkan likuiditas di perusahaan-perusahaan yang terpapar. Terlebih, FTX pernah menjadi salah satu bursa kripto terbesar di dunia mendorong penyelidikan oleh regulator di beberapa negara.

Hal itu telah meningkatkan ketakutan tentang masa depan industri kripto setelah FTX menguraikan krisis likuiditas yang parah. Pada awal bulan ini, FTX mengajukan perlindungan kebangkrutan dan pendiri FTX Sam Bankman-Fried mengundurkan diri sebagai CEO.

Diketahui, hal itu terjadi usai Binance membatalkan akuisisi. Lantas, beberapa perusahaan kripto sejak saat itu bersiap untuk menghadapi dampak dari tumbangnya FTX dengan banyak hitung eksposur ke FTX.

Sekian ulasan tentang berita kripto hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Berita Kripto Hari Ini: Harga Bitcoin Naik, XRP Melejit!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE