27.1 C
Jakarta
Kamis, 8 Januari, 2026

Berita Kripto Indonesia: Dampak Positif Aset Kripto Terhadap Ekonomi Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto Indonesia kali ini akan mengulas tentang Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga yang menyatakan konsep kripto dan blockchain nantinya akan memberikan dampak positif serta pengaruh luas dan intensif dalam berbagai sektor.

Dia mengatakan perdagangan aset kripto merupakan bagian dari ekonomi digital yang sedang berkembang di Indonesia. Aset kripto akan mengubah pola-pola pengaturan ekonomi perdagangan lama dari berbasis otoritas negara menjadi otoritas pasar dan komunitas.

“Maka dari itu, aset kripto harus teratur dan terlembaga serta harus dibawah pengaturan negara,” kata Jerry.

Salah satunya, Wamendag menjelaskan, Kementerian  Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka   Komoditi (Bappebti) telah menerbitkan Peraturan Bappebti   (Perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Peraturan ini merupakan pembaruan sekaligus mencabut Perba Nomor 7 Tahun 2020.

Baca jugaBerita Kripto Hari Ini: Bursa Kripto Hadir Bantu Antisipasi Pencucian Uang

Pada Perba Nomor 7 Tahun 2020, terdapat 229 jenis aset  kripto yang dapat diperdagangkan. Kemudian,dengan diterbitkannya Perba Nomor 11 Tahun 2022, maka jumlah tersebut meningkat menjadi 383 jenis.

Sedangkan, pertumbuhan nilai transaksi maupun jumlah pelanggan aset kripto di Indonesia, Jerry menambahkan sangat luar biasa. Pada 2021, keseluruhan nilai transaksi  aset kripto telah menyentuh Rp859,4 triliun atau tumbuh sebesar 1,223 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk periode Januari—Juli 2022, nilai transaksi yang terjadi sebesar Rp232,45 triliun.

Sementara, jumlah pelanggan terdaftar hingga Juli 2022  mencapai 15,6 juta pelanggan dengan rata-rata kenaikan jumlah pelanggan terdaftar sebesar 693 ribu pelanggan per bulan.

Baca jugaBerita Kripto Hari Ini: Bursa Kripto Ditargetkan Meluncur Tahun Ini

Jerry menjelaskan meskipun harga aset kripto sedang mengalami penurunan, namun tidak mengurangi minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen ini. Fenomena penurunan harga ini juga merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari suatu mekanisme pasar pada industri aset kripto.

Kementerian Perdagangan melalui Bappebti mengatur industri ini dalam sejumlah peraturan agar menciptakan ekosistem perdagangan fisik aset kripto yang transparan, efisien dan  efektif dalam suasana persaingan yang sehat.

“Perkembangan nilai transaksi maupun pelanggan aset kripto yang luar biasa ini perlu untuk terus dikawal bersama  agar perdagangan fisik aset kripto di Indonesia tetap  berada di koridor yang benar,” kata Jerry.

Baca jugaBerita Bitcoin Hari Ini: BTC-ETH Merosot, Simak Pergerakan Harganya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU