25 C
Jakarta
Senin, 18 Oktober, 2021

Cara Bijak Gunakan Bonus Akhir Tahun Saat Pandemi, Atur dengan Cara Ini Yuk!

Duniafintech.com – Tahun 2020 akan segera berakhir dengan semua orang menantikan bergantinya tahun menjadi tahun 2021. Bergantinya tahun tidak hanya identik dengan momen liburan dan cuti lama tetapi sebagian menantikan momen untuk mendapatkan bonus akhir tahun. Dimana dana segar ini akan menjadi harapan sebagai penambah dana talangan, tapi yang harus diingat adalah bagaimana cara gunakan bonus akhir tahun agar menjadi lebih bermanfaat.

Tahun 2020 segalanya berbeda, Ada wabah COVID-19 yang melAnda seluruh negara dan nyaris melumpuhkan semua sektor usaha. Wabah ini seperti mengubah cara hidup masyarakat termasuk mengelola keuangan. Anda wajib bersyukur jika masih mendapatkan bonus akhir tahun saat pandemi, namun harus bijak pula ketika menggunakannya. Berikut ini beberapa cara gunakan bonus akhir tahun.

Gunakan untuk Membayar Tagihan Tahunan

Sudah lapor pajak? PBB? Segera bayar sebelum jatuh tempo dengan mengunakan bonus tahunan agar gaji bulanan tidak terpakai. Mungkin Anda juga dapat membayar STNK atau tagihan tahunan lainnya agar tidak perlu repot lagi memikirkan tagihan tersebut.

Baca Juga:

Membayar Hutang

Selanjutnya cara gunakan bonus akhir tahun adalah segera membayar hutang-hutang yang Anda punya. Terutama hutang-hutang yang jatuh temponya lebih dekat atau bahkan kalau bisa lunasi dulu semua hutang yang dimiliki.

Dengan bonus yang didapatkan, ini menjadi kesempatan untuk memperbaiki keuangan yang dimiliki. Dengan mengurangi hutang, akan membuat keuangan lebih sehat dan gaji pun tak hanya numpang lewat.

Simpan untuk Dana Darurat

Keadaan darurat bisa datang kapan aja kan? Teman atau keluarga juga tidak selalu punya dana cadangan. Jadi, mulai sisihkan bonus untuk dana darurat. Kebutuhan dana darurat setiap orang tentunya berbeda-beda. Idealnya adalah 6 – 12 kali pengeluaran bulanan.

Alokasikan untuk Investasi

Kini ada beragam jenis instrumen investasi sehingga Anda dapat mengalokasikan bonus akhir tahun kepada instrumen yang sesuai dengan profil risiko. Contoh dari instrumen investasi adalah investasi properti, reksadana, emas, saham, dan peer-to-peer (P2P) lending. Contoh instrumen di atas menawarkan keuntungan yang beragam, mulai dari low return low risk, low return high risk, high return low risk, hingga high return high risk.

Mengelola bonus akhir tahun memang tidak mudah apalagi banyaknya diskon-diskon di pusat perbelanjaan. Jika masih ada sisa, Anda boleh menggunakannya untuk memanjakan diri. Tak masalah, yang penting sudah menggunakan bonus akhir tahun dengan bijak. Bijak menggunakan bonus akhir tahun agar awal tahun semakin cemerlang dan bebas dari sifat konsumtif dan boros. Selamat menyambut tahun baru.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE