26 C
Jakarta
Selasa, 5 Juli, 2022

Didukung Bitcoin, Mantan CEO Twitter Kembangkan Web5

JAKARTA, duniafintech.com – Anak perusahaan jasa keuangan Block Inc, unit bisnis TBD yang berfokus pada Bitcoin, mengumumkan rencana untuk membangun web terdesentralisasi baru yang berpusat di sekitar Bitcoin, pada Jumat (10/6/2022).

Melansir dari Cointelegraph, rencana tersebut menggarisbawahi keyakinan pendiri dan CEO Block Inc, Jack Dorsey bahwa jaringan blockchain terbesar akan berperan penting dalam evolusi internet.

Proyek baru yang disebut sebagai Web5, mewakili upaya terbaru yang dilakukan Dorsey dalam merambah dunia kripto, sejak ia mengundurkan diri sebagai CEO Twitter pada November 2021 lalu.

Sementara Web3 yang menggabungkan teknologi blockchain dan tokenisasi atau proses berbagai bentuk aset dikonversi menjadi token yang dapat dipindahkan, disimpan dan direcord di dalam blockchain, untuk mendesentralisasikan internet, Web5 akan bertindak sebagai sistem berbasis identitas yang hanya menggunakan satu blockchain, yaitu Bitcoin.

Pengguna Twitter, Namcios merinci konsep Web5 dalam serangkain tweet, yang menggambarkan Web5 sebagai beberapa komponen perangkat lunak yang bekerja bersama untuk meningkatakan pengalaman pengguna dan memungkinkan manajemen identitas terdesentralisasi.

Menurut Namcios, Web5 menggunakan ION, yaitu jaringan DID terbuka untuk publik yang berjalan di atas blockchain Bitcoin.

Baca jugaBursa Kripto Tak Kunjung Diluncurkan, Bappebti Ungkap Alasan Ini

Dalam dunia Web3, DID digambarkan sebagai pengidentifikasi terdesentralisasi, yang memungkinkan identitas digital dapat diverifikasi.

Berdasarkan dokumen yang dibagikan TBD, Web5 pada dasarnya adalah platform web terdesentralissi (DWP), yang memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi DWP melaui DID dan node terdesentralisasi.

Web5 juga memiliki jaringan moneter yang berpusat di sekitar Bitcoin, yang mencerminkan keyakinan Dorsey bahwa Bitcoin suatu hari akan menjadi mata uang asli internet.

Baca jugaBerapa Penghasilan YouTuber? Simak di Sini Cara Menghitungnya

Motivasi Dorsey untuk mengejar model pengembangan web baru mungkin berasal dari keyakinannya, Web3 tidak akan pernah mencapai desentralisasi yang sebenarnya.

Dorsey secara terbuka mengkritik Web3 dan komunitas modal ventura yang mendukung pengembangannya.

Baca jugaYuni Shara hingga Sammy Simorangkir Diduga Terlibat Kasus Robot Trading Fahrenheit

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Kartu Kredit Tokopedia Review: Syarat hingga Limitnya

JAKARTA, duniafintech.com – Kartu kredit Tokopedia Card adalah salah satu layanan dari platform e-commerce Tokopedia bagi para pengguna setianya. Kartu ini merupakan hasil kerja sama...

Ketahuilah, Begini Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis

JAKARTA, duniafintech.com - Ketahuilah bahwa saat ini ada berbagai cara untuk mendapatkan bitcoin gratis dengan mudah dan cepat. Saat ini, aset kripto bitcoin memang...

Kelebihan dan Kekurangan Crowdfunding serta Jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Meski saat ini sudah dikenal oleh banyak orang, tetapi masih ada yang belum tahu kelebihan dan kekurangan crowdfunding. Crowdfunding sendiri merupakan pendanaan...

Gampang Banget! Begini Cara Mencairkan Bitcoin jadi Rupiah

JAKARTA, duniafintech.com - Cara mencairkan bitcoin ke rupiah amatlah mudah. Ini dapat menjadi informasi yang sangat bermanfaat buat kamu para trader kripto.  Meskipun tidak bisa...

Pengertian Mata Uang Kripto, Definisi hingga Cara Membelinya 

JAKARTA, duniafintech.com - Pengertian mata uang kripto atau cryptocurrency adalah mata uang yang tengah populer dalam beberapa tahun terakhir. Di dunia, ada banyak sekali...
LANGUAGE