25.6 C
Jakarta
Minggu, 4 Desember, 2022

Masih Tertekan Sentimen Negatif, Dollar ke Rupiah Hari Ini Suram

JAKARTA, duniafintech.com – Nilai tukar dollar ke rupiah pada hari ini, Jumat, 30 September 2022, diketahui berhasil menguat tipis 4 poin.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS itu ditutup berpotensi menguat tipis pada Jumat (30/9/2022) di karena lonjakan dolar AS mulai mereda. 

Berdasarkan data Bloomberg, pada Kamis (29/9/2022) nilai tukar rupiah ditutup menguat 4 poin atau 0,03 persen sehingga parkir di posisi Rp15.262,50 per dolar AS. Indeks dolar AS pada pukul 15.10 WIB terpantau menguat 1,02 poin atau 0,91 persen ke level 113,62.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini Masih ‘Babak Belur’, Cek Kursnya di Sini 

Sementara itu, mata uang lain di kawasan Asia terpantau ditutup bervariasi di hadapan dolar AS. Mata uang yen Jepang ditutup melemah 0,33 persen, won Korea menguat 0,12 persen, yuan China melemah 0,01 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,40 persen terhadap dolar AS. 

Di sisi lain, referensi kurs dollar ke rupiah hari ini sangat bermanfaat dan bisa diikuti oleh nasabah yang ingin menukarkan valas atau valuta asing. 

Mari kita simak nilai tukar dollar ke rupiah hari ini:

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini

Melalui situs resmi Bank BCA, beberapa kurs dollar ke rupiah yang berlaku yakni TT counter, e-rate, maupun bank notes yang bisa didapatkan oleh para nasabah. 

Simak kurs dollar ke rupiah yang dicatat dari laman Bank BCA (Diperbarui pada pukul 11.13 WIB per Jumat 30 September 2022) atau hari ini, inilah ulasannya:

Kurs dollar rupiah e-rate:

  • Kurs beli Rp 15.236,00 per dollar AS
  • Kurs jual Rp 15.251,00 per dollar AS

Kurs dollar rupiah TT counter:

  • Kurs beli Rp 15.089,00 per dollar AS
  • Kurs jual Rp 15.389,00 per dollar AS

Kurs dollar rupiah bank notes:

  • Kurs beli Rp 15.024,00 per dollar AS
  • Kurs jual Rp 15.324,00 per dollar AS

Hal yang Perlu Anda Pahami

Sebagai informasi buat Anda, bahwa ada perbedaan tingkat dollar rupiah yang pada kurs TT counter, kurs e rate, dan kurs bank notes.

Penggunaan kurs dollar rupiah TT counter hanya berlaku ketika nasabah melakukan setoran atau transfer melalui counter bank. 

Kurs dollar rupiah e-rate merupakan kurs yang berlaku jika nasabah melakukan transaksi dengan nilai nominal equivalent diatas 25.000 dollar AS. 

Bank BCA menghimbau para nasabah untuk menghubungi cabang terdekat terlebih dahulu.

Sementara untuk kurs dollar rupiah bank notes berlaku saat nasabah menukarkan uangnya melalui kantor bank secara langsung. 

Adapun kurs ini hanya berlaku pada sudut pandang bank saja. Kurs beli dipakai ketika bank membeli dollar dari nasabah, sedangkan kurs jual dipakai ketika bank menjual dollar ke nasabah.

dollar ke rupiah hari ini

Berita Seputar Kurs Dollar ke Rupiah Hari ini

Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup berpotensi menguat tipis pada Jumat (30/9/2022) di karena lonjakan dolar AS mulai mereda. 

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif dan ditutup menguat tipis di rentang Rp15.240-Rp15.300 per dolar AS pada akhir pekan. 

Berdasarkan data Bloomberg, pada Kamis (29/9/2022) nilai tukar rupiah ditutup menguat 4 poin atau 0,03 persen sehingga parkir di posisi Rp15.262,50 per dolar AS. Indeks dolar AS pada pukul 15.10 WIB terpantau menguat 1,02 poin atau 0,91 persen ke level 113,62. 

Sementara itu, mata uang lain di kawasan Asia terpantau ditutup bervariasi di hadapan dolar AS. Mata uang yen Jepang ditutup melemah 0,33 persen, won Korea menguat 0,12 persen, yuan China melemah 0,01 persen, dan ringgit Malaysia melemah 0,40 persen terhadap dolar AS. 

Baca juga: Mendekati Rp 15 Ribu, Intip Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini 

Melansir bisnis.com, Ibrahim mengatakan, dolar AS melanjutkan pergerakannya yang tampaknya tanpa henti lebih tinggi, serta intervensi Bank of England ke pasar obligasi menghilang. 

Dia melanjutkan, Bank of England mengumumkan pembelian obligasi darurat pada hari Rabu, mencoba untuk menopang pasar emas yang telah merosot, bersama dengan poundsterling.

“Hal ini terjadi setelah pemerintah Inggris yang baru mengumumkan pemotongan pajak yang substansial, yang kemungkinan didanai oleh pinjaman yang besar,” ujar Ibrahim, Kamis (29/9/2022).

Menurutnya, ini akan memberi tekanan pada BoE untuk mengumumkan kenaikan suku bunga substansial pada pertemuan berikutnya di awal November, jika terus mengesampingkan kenaikan darurat. 

Penampilan dari pejabat Bank of England David Ramsden, Silvana Tenreyro, dan Huw Pill pada hari Kamis akan dicermati pasar. Sementara dari internal, menurutnya sentimen datang dari inflasi Indonesia yang tahun ini bisa mencapai 6,27 persen. 

Angka ini jauh dari proyeksi pemerintah yang menargetkan inflasi di bawah 5 persen. Selain itu diprediksi Bank Indonesia akan terus menaikkan suku bunga acuan sampai 5 persen di tahun ini. 

“Musim hujan dan libur Natal dan liburan tahun baru 2023 sendiri diperkirakan akan mendorong inflasi,” ujar dia. 

BI Beberkan Penyebabnya 

Di sisi lain, Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menyampaikan bahwa tren pelemahan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi ini sebagai imbas dari penguatan dolar AS seiring dengan implementasi kebijakan moneter yang lebih ketat untuk mengatasi tingginya kondisi inflasi.

“Itu semua karena penguatan dolar AS yang menghantam negara lain, termasuk Indonesia. Rupiah dengan depresiasi 5,2 persen itu tetap masih yang paling rendah di regional,” kata dia, pada Selasa (27/9/2022). 

Dody mengatakan, bahwa BI terus mengupayakan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah, terutama melalui strategi triple intervention dan operation twist.

Triple intervention di pasar valas dilakukan baik melalui transaksi spot, Domestic Non Deliverable Forward (DNDF), serta pembelian/penjualan Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder. 

Sejalan dengan itu, melalui strategi operation twist, BI masih melanjutkan penjualan/pembelian SBN di pasar sekunder, yaitu dengan meningkatkan daya tarik imbal hasil SBN bagi masuknya investasi portofolio asing melalui kenaikan yield SBN tenor jangka pendek dan kenaikan struktur yield SBN jangka panjang yang lebih rendah. 

“Kita akan tetap jaga stabilitasnya, tapi memang tekanannya sedang tinggi. Kita masih terus melakukan langkah stabilisasi dengan strategi triple intervention dan operation twist,” ungkapnya. 

Itulah ulasan seputar kurs dollar ke rupiah hari ini. Semoga bermanfaat ya. 

Baca juga: Kembali Hadapi Tekanan, Intip Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...

Outstanding Shares, Apa Itu? Ini Pengertian hingga Manfaatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Outstanding shares merupakan salah satu istilah dalam dunia investasi saham yang wajib dipahami oleh investor. Pada dasarnya, istilah ini merujuk pada sebuah...

Kerugian Ikut Asuransi Prudential dan Keuntungannya, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Kerugian ikut asuransi Prudential dan keuntungannya perlu diketahui oleh nasabah dari perusahaan asuransi ini. Seperti diketahui, salah satu pertimbangan saat akan membeli...

Cara Pindah Faskes BPJS Berikut Syarat dan Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara pindah faskes BPJS Kesehatan berikut ini sangat penting diketahui oleh para peserta asuransi satu ini. Cara pindah faskes-nya pun sebetulnya sangat...

Kripto Masuk Pembahasan RUU P2SK, Ini Respon CEO Indodax

JAKARTA, duniafintech.com - Rancangan Undang Undang (RUU) Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR yang...
LANGUAGE