27.8 C
Jakarta
Selasa, 31 Januari, 2023

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12).

Diketahui, rupiah melemah 0,05% dibanding Selasa (Rp 15.618). Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia (BI) rupiah melemah 0,4% pada level Rp 15.619 dibanding Selasa (Rp 15.576).

Buat Anda yang ingin melakukan penukaran valuta asing (valas) dollar Amerika Serikat, inilah referensi kurs dari perbankan yang patut untuk diikuti, seperti dinukil dari Kontan.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini, Cek Kurs BCA, Mandiri, dan BRI

Dollar ke Rupiah Hari Ini

1. Kurs di BCA

Lewat situs resmi BCA, beberapa kurs yang berlaku adalah TT counter, e-rate, dan bank notes. Berikut ini kurs yang dicatat dari laman BCA (Diperbarui pada pukul 09.05 WIB per 8 Desember 2022)

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 15.606 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.6626 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 15.444 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.744 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 15.444 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.744 per dollar AS

2. Kurs di Bank Mandiri

Adapun referensi kurs hari ini di Bank Mandiri bisa diikuti oleh nasabah yang ingin menukarkan valas. Melalui situs resmi Bank Mandiri, jenis kurs seperti TT counter, special rate, dan bank notes bisa didapatkan oleh nasabah. Inilah kurs di Bank Mandiri, Kamis 8 Desember 2022 (Diperbarui 09.45 WIB).

Kurs special rate:

Kurs beli Rp 15.595 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.615 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 15.400 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.750 per dollar AS

Kurs bank notes:

Kurs beli Rp 15.400 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.750 per dollar AS

dollar ke rupiah hari ini

 

  1. Kurs di BRI

Pada hari ini, Kamis 8 Desember 2022, situs resmi Bank Rakyat Indonesia (BRI) menampilkan beberapa kurs dollar rupiah baik di TT counter dan e-rate. Simak detail kurs yang dikutip dari situs resmi BRI (Diperbarui pada pukul 10.45 WIB):

Kurs e-rate:

Kurs beli Rp 15.620 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.640 per dollar AS

Kurs TT counter:

Kurs beli Rp 15.540 per dollar AS

Kurs jual Rp 15.740 per dollar AS

Baca juga: Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Simak di Sini

Perbedaan Tingkat Dollar Rupiah

Penting diketahui, terdapat perbedaan tingkat pertukaran dua mata uang ini yang pada kurs TT counter, e-rate, dan bank notes. Penggunaan kurs dua mata uang ini, TT counter hanya berlaku di kala nasabah melakukan setoran atau transfer via counter bank.

Kurs e-rate adalah kurs yang berlaku ketika nasabah melakukan transaksi dengan nilai nominal ekuivalen di atas 25.000 dollar AS. Baik BCA, Mandiri, maupun BRI mengimbau nasabahnya untuk menghubungi cabang terdekat terlebih dahulu.

Sementara itu, kurs bank notes berlaku saat nasabah menukarkan uangnya via kantor bank secara langsung.  Kurs dua mata uang ini hanya berlaku pada sudut pandang bank. Kurs beli digunakan saat bank membeli dollar dari nasabah dan kurs jual dipakai saat bank menjual dollar ke nasabah.

Berita Terkait Dollar ke Rupiah Hari Ini

Adapun indeks dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis pagi WIB, di tengah kekhawatiran bahwa kenaikan suku bunga dapat mendorong ekonomi AS ke dalam resesi.

Sejumlah eksekutif bank AS bersiap untuk ekonomi AS yang memburuk tahun depan. Di antara mereka, CEO Bank of America Brian Moynihan mengatakan kepada investor di konferensi keuangan Goldman Sachs bahwa penelitian bank menunjukkan pertumbuhan negatif pada paruh pertama 2023, tetapi kontraksi akan ringan.

Diketahui, beberapa investor sudah mengantisipasi The Fed akan segera memperlambat laju pengetatan suku bunga, tetapi data ketenagakerjaan, jasa-jasa dan pabrik AS yang positif baru-baru ini telah menambah ketidakpastian investor atas prospek kebijakan Fed.

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku lagi ketika bertemu minggu depan. Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya terakhir turun 0,2 persen.

“Kekhawatiran resesi akan mendorong Fed untuk berhenti. Inilah mengapa dolar melemah di sini,” ucap Edward Moya dari OANDA di New York dikutip dari Antara via Bisnis.com, Kamis (8/12/2022).

“Lonjakan suku bunga memiliki pendorong utama penguatan dolar selama setahun terakhir.”

Sementara itu di Asia, yuan China menguat lantaran pemerintah sebelumnya mengumumkan langkah-langkah yang menandai perubahan tajam pada kebijakan keras nol-COVID yang telah menghancurkan ekonominya dan memicu protes bersejarah.

Menurut otoritas kesehatan nasional China, kasus COVID-19 tanpa gejala dan mereka yang memiliki gejala ringan dapat melakukan pengobatan sendiri saat berada di karantina di rumah.

Pengumuman ini merupakan tanda terkuat sejauh ini bahwa China tengah mempersiapkan rakyatnya untuk hidup bersama penyakit tersebut, meskipun para analis mengatakan jalan untuk membuka kembali ekonomi sepenuhnya akan panjang dan bergelombang.

Sekian ulasan tentang dollar ke rupiah hari ini yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Hari Ini di BCA hingga BRI, Intip Kurs-nya!

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Investasi Sektor Manufaktur Naik 52 Persen di Tahun 2022, Tembus Rp497,7 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi pada sektor industri manufaktur di Tanah Air terus meningkat meski di tengah dinamika geopolitik dunia yang menyebabkan ketidakpastian ekonomi global....

Daftar HP Samsung Terbaru 2023 Dari Berbagai Seri

JAKARTA, duniafintech.com - Samsung dikenal sebagai salah satu merek ponsel pintar atau HP favorit banyak orang, terutama bagi para pengguna sistem operasi Android. Pasalnya,...

Sri Mulyani Upayakan Sinergi APBN Kembangkan Produktivitas UMKM

JAKARTA, duniafintech.com - Sinergi APBN sebagai instrumen keuangan negara dengan para pelaku usaha menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani dapat mengamplifikasi pemulihan ekonomi Indonesia. Berkaitan dengan...

Moncer! Ekspor Mobil Surplus Capai 64 Persen

JAKARTA, duniafintech.com - Industri otomotif ekspor mobil surplus merupakan salah satu sektor manufaktur yang strategis karena berperan penting dalam upaya menopang perekonomian nasional.  Juru Bicara...

Berikan PMN, Sri Mulyani Minta BTN Penuhi Kebutuhan Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hak untuk mendapatkan tempat tinggal, termasuk dari BTN, yang layak diatur dalam undang-undang. Namun...
LANGUAGE