26.3 C
Jakarta
Selasa, 29 September, 2020

Dua Barang Mewah Ini Terima Pembayaran dengan Bitcoin

DuniaFintech.com – Nilai dari mata uang kripto (cryptocurrency) pertama di dunia, Bitcoin telah melejit di atas USD 10 ribu. Hal ini tentunya merupakan capaian terbesar mata uang yang diinisiasi oleh Satoshi Nakatomo. Dimulai dari cetakan/blok pertama pada tahun 2009, volume transaksi dan nilai yang bergerak telah mencapai poin terbaiknya selama 11 tahun.

Seiring dengan adanya peningkatan nilai, fungsi dari Bitcoin telah menyasar berbagai transaksi industri hingga barang mewah. Nilai yang tinggi serta keamanan berbasis teknologi yang tersimpan melalui jaringan terdesentralisasi, membuat berbagai industri serta sistem pembayaran memercayakan mata uang tersebut.

Barang mewah dan bernilai fantastis pun juga melihat kepercayaan terhadap Bitcoin sebagai alat transaksi perdagangan. Oleh karenanya, setidaknya terdapat 2 barang mewah dan eksklusif yang menerima Bitcoin sebagai alat dalam pembelian atau transaksi.

Baca juga:

Beli Barang Mewah dengan Bitcoin

Mobil Mewah

Perusahaan mobil mewah dari California, Amerika Serikat, Karma Automotive telah mengumumkan niatnya untuk mengadopsi teknologi blockchain untuk memudahkan para pemangku kepentingan.

Selain mengadopsi teknologi blockchain, Kama Automotive juga berencana menggunakan Bitcoin sebagai cara untuk memudahkan transaksi tanpa melibatkan pihak ketiga.

Pada lansiran NewsBTC, disebutkan Karma Automotive akan mengenalkan proyek teknologi ini di salah satu showroom andalannya di New Port Beach, California. Selain itu, perusahaan tersebut akan menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran untuk pembelian mobil serta perawatan.

Lance Zhou selaku pimpinan perusahaan menjelaskan, untuk menerapkan teknologi blockchain sebagai solusi, pihaknya akan menjalin kemitraan dengan Wanxiang Group, yang juga merupakan investor utama dari Karma Automotive. Oleh karena itu, hal pertama yang dilakukan untuk mengenalkan teknologi tersebut adalah dengan menerima sistem Bitcoin.

Jet Pribadi

Lansiran business insider menyebut perusahaan swasta Amerika Serikat di bidang penjualan pesawat, Aviatrade menjual tipe Gulfstream G650ER 2014 yang dibandrol seharga USD 40 juta atau sekitar Rp 593 miliar. Dalam hitungan Bitcoin per 16 September mencapai 3.750 Bitcoin.

Aviatrade bukanlah yang industri penerbangan pertama yang menerima pembayaran kripto. Juni lalu, ketua Kaizen Aerospace, Fabrizio Poli mengumumkan dalam wawancara dengan salah satu tokoh Bitcoin Andreas Antonopoulos bahwa pihaknya akan menerima pembayaran dalam Bitcoin dan cryptocurrency lainnya pada layanan charter dan kargo serta pembelian jet pribadi.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Ant Group Milik Jack Ma Naikkan Target IPO Jadi US$ 35 Miliar

DuniaFintech.com – Perusahaan afilisiasi Alibaba milik Jack Ma, Ant Group dikabarkan segera melantai di bursa efek (IPO) dan membidik dana segar US$35...

Seberapa Penting Pemanfaatan Teknologi di Bidang Asuransi? Simak!

DuniaFintech.com - Kemajuan dan digitalisasi melalui teknologi dinilai mampu mengubah sektor industri asuransi. Setidaknya hal itulah yang dikatakan oleh Presiden Direktur Mandiri...

Targetkan Milenial, MCAS Bersama Telkomsel Luncurkan DigiSaham Berbasis Whatsapp

Duniafintech.com - PT M Cash Integrasi Tbk, perusahaan distribusi digital  di Indonesia, MCAS mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi saham real-time berbasis WhatsApp...

Aplikasi TikTok Paling Banyak Diunduh Warga Indonesia Saat Pandemi

Duniafintech.com - Pada periode Agustus 2020, aplikasi selain non-game, TikTok paling banyak diunduh warga Indonesia. Data yang dirilis Sensor Tower menunjukkan jumlah...

Aplikasi Cicilan Tanpa Kartu Kredit ini Memudahkan Anda Dalam Bertransaksi Online, Ini Pilihannya

Duniafintech.com - Cicilan tanpa kartu kredit adalah salah satu produk Fintech yang popular saat ini. Hadirnya fintech dengan aplikasi kredit online yang...
LANGUAGE