28.7 C
Jakarta
Sabtu, 15 Agustus, 2020

Fintech Asuransi Mulai Tanggung Perjalanan di Masa Pandemi

DuniaFintech.com – Teknologi keuangan atau fintech di klaster asuransi (insurtech) mulai meluaskan produknya di masa pandemi. Salah satu penyelenggara insurtech Inggris, Battleface mulai mengumumkan layanan asuransi perjalanan dengan mengacu kepada protokol kesehatan di masa COVID-19.

Hal ini menjadi solusi untuk para pelancong Inggris untuk mengurangi kekhawatirannya dalam melakukan perjalanan ke suatu negara. Terlebih, Battleface kini juga mampu menanggung (cover) ke beberapa negara yang berstatus tidak dianjurkan untuk dikunjungi (travel advised) oleh petugas hubungan negara asing dengan persemakmuran (FCO).

Polis atau kebijakan baru yang diterapkan fintech asuransi tersebut dapat menanggung wisatawan dan pelancong hingga berumur 59 tahun. Selain itu, tanggungan dari polis juga meliputi akomodasi medis apabila tertanggung dinyatakan terinfeksi COVID-19. Polis tersebut tidak menanggung pembatalan perjalanan karena kasus COVID tumbuh di negara yang hendak dikunjungi, proses karantina dan pembatasan aktivitas liburan.

Sebelumnya, FCO memperbaharui kebijakan perjalanan warga negara Inggris ke beberapa negara pada 3 Juli 2020. Dalam pembaruannya, mengecualikan beberapa destinas wisata yang meminimalisir risiko kepada pelancong Inggris untuk berkunjung.

Baca juga:

Polis Anyar Fintech Asuransi Perjalanan di Masa Pandemi

Sasha Gainullin, CEO Battleface menilai kebijakan FCO terkait kebijakan perjalanan ‘all but essensial‘ yang memperbolehkan warga Inggris untuk melakukan wisata justru membuat polis asuransi sebelumnya dibatalkan oleh calon wisatawan. Ia mengklaim dikeluarkannya polis baru pihaknya sebagai solusi yang tepat untuk mengurangi kekhawatiran.

“Kebijakan FCO cenderung mengisyaratkan para pelancong untuk ‘menanggung sendiri’ resiko dari perjalanan yang mereka ambil,”

“Kekhawatiran tersebut dapat kami tanggulangi serta membuat pelancong bebas dari rasa khawatir selama perjalanan,”

Perlu diketahui, kebijakan FCO bersifat tentative, atau bisa berubah sewaktu-waktu. Ada pun hal yang mempengaruhi perubahannya terletak pada situasi terkini suatu negara yang dinilai memiliki indikator penting dalam skala pengukuran resiko.

Polis fintech asuransi milik Battleface ini baru berlaku setelah tanggal transaksi pada 17 Juli 2020. Jika pembelian polis dilakukan sebelumnya, maka tanggungan akomodasi pengobatan akibat COVID-19 tidak akan dibebankan oleh Battleface sebagai penanggung.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Startup Insurtech Indonesia, Berikut Daftar Perusahaan yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Setelah maraknya fintech p2p lending di masyarakat Indonesia, startup Insurtech Indonesia pun tidak kalah berkembang. Startup yang bergerak di bidang Insurtech (Insurance Technology) di...

Meski Dihadapi Sentimen, Huawei Justru Merangkak di Fortune Global 500

DuniaFintech.com - Perusahaan telekomunikasi berbasis di Tiongkok, Huawei justru merangkak ke posisi 49 dalam daftar Fortune Global 500 pada 2020. Salah satu...

Modal 1 Juta tapi Bisnis Untung Berlipat, Peluang Usaha Ini Wajib Dicoba

DuniaFintech.com - Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat banting stir untuk mencari penghasilan tambahan dari berbisnis. Namun, tak sedikit pula yang...

Terhapus dari Sistem, Pengembang Fortnite Gugat Apple dan Android!

DuniaFintech.com - Penerbit dan pengembang game Fortnite, Epic Game bakal melayangkan gugatan hukum kepada dua jenis pengembang gawai, yakni Apple dan Android....

Aset Kripto Sebagai Investasi? Berikut Alasan Mengapa Anda Perlu Investasi Aset Kripto

DuniaFintech.com - Aset kripto kini telah menjadi pilihan investasi di masyarakat Indonesia. Lalu, apakah Anda masih ragu menjadikan aset kripto sebagai investasi?...
LANGUAGE