26.5 C
Jakarta
Minggu, 26 September, 2021

Fintech Asuransi Mulai Tanggung Perjalanan di Masa Pandemi

DuniaFintech.com – Teknologi keuangan atau fintech di klaster asuransi (insurtech) mulai meluaskan produknya di masa pandemi. Salah satu penyelenggara insurtech Inggris, Battleface mulai mengumumkan layanan asuransi perjalanan dengan mengacu kepada protokol kesehatan di masa COVID-19.

Hal ini menjadi solusi untuk para pelancong Inggris untuk mengurangi kekhawatirannya dalam melakukan perjalanan ke suatu negara. Terlebih, Battleface kini juga mampu menanggung (cover) ke beberapa negara yang berstatus tidak dianjurkan untuk dikunjungi (travel advised) oleh petugas hubungan negara asing dengan persemakmuran (FCO).

Polis atau kebijakan baru yang diterapkan fintech asuransi tersebut dapat menanggung wisatawan dan pelancong hingga berumur 59 tahun. Selain itu, tanggungan dari polis juga meliputi akomodasi medis apabila tertanggung dinyatakan terinfeksi COVID-19. Polis tersebut tidak menanggung pembatalan perjalanan karena kasus COVID tumbuh di negara yang hendak dikunjungi, proses karantina dan pembatasan aktivitas liburan.

Sebelumnya, FCO memperbaharui kebijakan perjalanan warga negara Inggris ke beberapa negara pada 3 Juli 2020. Dalam pembaruannya, mengecualikan beberapa destinas wisata yang meminimalisir risiko kepada pelancong Inggris untuk berkunjung.

Baca juga:

Polis Anyar Fintech Asuransi Perjalanan di Masa Pandemi

Sasha Gainullin, CEO Battleface menilai kebijakan FCO terkait kebijakan perjalanan ‘all but essensial‘ yang memperbolehkan warga Inggris untuk melakukan wisata justru membuat polis asuransi sebelumnya dibatalkan oleh calon wisatawan. Ia mengklaim dikeluarkannya polis baru pihaknya sebagai solusi yang tepat untuk mengurangi kekhawatiran.

“Kebijakan FCO cenderung mengisyaratkan para pelancong untuk ‘menanggung sendiri’ resiko dari perjalanan yang mereka ambil,”

“Kekhawatiran tersebut dapat kami tanggulangi serta membuat pelancong bebas dari rasa khawatir selama perjalanan,”

Perlu diketahui, kebijakan FCO bersifat tentative, atau bisa berubah sewaktu-waktu. Ada pun hal yang mempengaruhi perubahannya terletak pada situasi terkini suatu negara yang dinilai memiliki indikator penting dalam skala pengukuran resiko.

Polis fintech asuransi milik Battleface ini baru berlaku setelah tanggal transaksi pada 17 Juli 2020. Jika pembelian polis dilakukan sebelumnya, maka tanggungan akomodasi pengobatan akibat COVID-19 tidak akan dibebankan oleh Battleface sebagai penanggung.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Danasaham: Platform yang Pertemukan Pemodal dan Penerbit

Danasaham adalah salah satu platform equity crowdfunding yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mempertemukan pemodal dan penerbit melalui situs websitenya. Di...

Strategi dan Jenis Investasi Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga

Ibu rumah tangga mempunyai peran penting dalam mengelola keuangan keluarga dengan baik meski ia memang tidak menghasilkan uang secara aktif. Namun, penting juga bagi...

Daftar Rekening Bisnis Terbaik untuk UMKM

Dalam menjalankan sebuah bisnis, baik berskala besar maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), finansial atau keuangan menjadi salah satu hal yang penting dan harus...

Pengertian Bursa Kripto serta Kehadirannya di Indonesia dan Dunia

Investasi mata uang kripto semakin digandrungi belakangan ini di dunia, termasuk di Indonesia. Namun, jika memang merasa tertarik untuk berinvestasi mata uang kripto dan...

Ini 5 Rekomendasi Kartu Kredit Terbaik di Indonesia

Kartu kredit belakangan ini telah menjadi alat transaksi sehari-hari bagi sebagian orang dari beberapa kalangan. Bahkan, alat transaksi yang satu ini juga mulai dianjurkan...
LANGUAGE