24.7 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

Freedom Internet IM3 Ooredoo Bebaskan Kekhawatiran Pelanggan

duniafintech.com – Perusahaan telekomunikasi IM3 Ooredoo telah memperkenalkan layanan data internet bernama Freedom Internet. Senada dengan namanya, perusahaan yang sudah berdiri selama 20 tahun ini memberikan layanan dengan menghapuskan rasa khawatir para pelanggan tentang rumitnya kategori yang ditawarkan.

Proses rebranding IM3 Ooredoo menekankan 3 asas, yakni simple, transparan dan bebas khawatir. Hal ini dituturkan oleh Ritesh Kumar Singh selaku Chief Marketing Ooredoo.

“Dengan Freedom Internet, pelanggan dapat tetap online 24 jam penuh tanpa khawatir ada batasan internet seperti kuota malam, pembagian kuota rumit dari kompetitor hingga bebas dari resiko hilang pulsa dengan PULSA SAFE,”

Dengan tajuk Freedom Online, IM3 Ooredoo berharap pelanggan merasakan kebebasan dalam mengakses internet tanpa harus mengganggu waktu tidur karena adanya paket malam. Selain itu, maraknya pulsa tersedot lantaran habisnya kuota juga mampu ditangani dengan baik melalui paket Freedom Online. Penyederhanaan layanan internet ini menjadi jawaban IM3 Ooredoo untuk mengatasi kekhawatiran para pelanggan.

Baca juga:

IM3 Ooredoo Perkenalkan Freedom Internet

Pengenalan layanan Freedom Internet IM3 Ooredoo dihelat di Rumah Kaum, Menteng, Jakarta pada 1 Oktober 2019. Kegiatan ini juga menjadi agenda sosialisasi soal penyederhanaan layanan internet. Penyederhanaan ini juga menjadi strategi untuk menjangkau pelanggan internal mau pun kompetitor dalam memudahkan pengguna internet.

-Fauzan-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli...

Like It, Dorong Literasi Keuangan Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar...

Sebanyak 66% Konsumen di Asia Tenggara Tertarik dengan Bank Digital

Survey Visa menungkapkan bahwa 66% konsumen di Asia Tenggara tertarik pada bank digital. Dua negara tertinggi adalah Thailand 83% dan Filipina 81%. Laporan dari...

Survey Visa : 85% Konsumen di Asia Tenggara Cashless, Indonesia Bagaimana?

Survey Visa mengungkapkan bahwa sebanyak 85% konsumen di Asia Tenggara mengadopsi pembayaran tanpa uang tunai atau cashless. Dari hasil survey Singapura (98%), Malaysia (96%)...

FinAccel, Perusahaan Induk Kredivo Siap Melantai di Bursa Nasdaq

FinAccel, perusahaan induk dari platform fintect P2P Lending Kredivo, berencana untuk go public di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat. FinAccel akan akuisisi dengan...
LANGUAGE