27 C
Jakarta
Rabu, 1 Februari, 2023

GOLDMAN SACH AKAN TAWARKAN TRADING MATA UANG VIRTUAL

duniafintech.com – Goldman Sach, salah satu bank, perusahan investasi banking, sekuritas dan manajemen investasi terbesar dunia dikabarkan akan membuka penawaran trading untuk mata uang virtual. Kabar ini tentu disambut banyak pihak mengingat Goldman Sach merupakan salah satu pemain besar di Wall Street.

Baca juga: duniafintech.com/ingin-melacak-transaksi-online-anda-pakai-veryfund-saja

Goldman Sachs menjadi salah satu bank besar pertama di AS yang merangkul Bitcoin dan mata uang virtual lainnya. Bank tersebut saat ini sedang membangun sebuah tim untuk mengatasi banyak masalah yang akan timbul dari penerapan perdagangan. Masalah utama yang akan dihadapi sekarang adalah bagaimana bank berencana untuk menyimpan aset, karena mereka akan memiliki kontrol atas aset tersebut.

Goldman Sach juga merupakan salah satu yang pertama mendukung perdagangan Bitcoin Futures, yang baru saja diluncurkan oleh beberapa bursa di Amerika Serikat yaitu CBOE dan CME Group.

Bank-bank nasional berskala serupa telah menahan diri untuk menghapuskan bursa berjangka tersebut, karena kekhawatiran tentang sifat volatile seputar harga Bitcoin. Regulasi yang belum benar-benar diatur juga membuat banyak pihak khawatir.

Baca juga: duniafintech.com/sahamok-com-menambah-kecerdasan-anda-dalam-berinvestasi-saham

Kabar tentang Goldman Sach ini hanyalah salah satu dari banyak cerita dalam beberapa minggu terakhir tentang sistem keuangan tradisional mencoba memanfaatkan Bitcoin. Karena semakin banyak perusahaan mapan yang mendukung mata uang virtual, kesempatan pasar pun semakin berkembang.

Tren tersebut akan terus berlanjut dan membawa lebih banyak investor institusional di dalamnya. Dukungan dari bank besar seperti Goldman Sachs juga seakan memberi lapisan legitimasi bagi Bitcoin, karena banyak orang masih memandang Bitcoin sebagai mata uangnya “pengedar narkoba dan teroris.”

Baca juga: duniafintech.com/kerja-sama-pos-indonesia-dengan-gadai-pinjam-indonesia/

Teknologi Blockchain, sistem keuangan terdesentralisasi yang memperkuat jaringan Bitcoin, sedang dilihat oleh industri di seluruh dunia untuk dimanfaatkan dan diterapkan dalam sektor lain yang ada. Konsep buku besar yang tidak berubah, umum, dan dapat diedit sangat menarik bagi beberapa pihak, terutama bank. Beberapa negara bahkan telah mengumumkan rencananya untuk meluncurkan sistem pembayaran digital mereka yang disponsori negara.

Source: bitcoinist.com

Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Penjualan Tiket Konser Menjamur, Etiket.id Hadir Mempermudah Penikmat Musik dan Industri Hiburan

JAKARTA, duniafintech.com - Antusias anak milenial Indonesia dalam menghadiri acara hiburan seperti konser musik di Indonesia semakin tinggi, pasca pandemi ini. Etiket.id, salah satu...

Investasi Bitcoin Terpercaya, Intip Rekomendasi Platformnya

JAKARTA, duniafintech.com – Investasi Bitcoin terpercaya dapat dimulai oleh siapa pun, bahkan pemula yang ingin terjun ke dunia aset digital. Belakangan ini, sudah semakin banyak...

Kredit Mobil Murah tanpa DP: Cara, Tips, dan Kekurangan

JAKARTA, duniafintech.com – Kredit mobil murah tanpa DP (down payment) untuk mobil bekas bisa dilakukan karena fasilitas ini tersedia. Dalam hal ini, ada beragam cara...

Tercapai 100 Persen BBM Satu Harga, Pemerintah Tambah 89 Lokasi di Tahun 2023

JAKARTA, duniafintech.com - Program Bahan Bakar Minyak (BBM) Satu Harga tahun 2022 telah tercapai 100 persen dari target yang telah ditetapkan, yakni merealisasikan 92...

Tips Investasi Emas untuk Pemula yang Aman dan Menguntungkan

JAKARTA, duniafintech.com – Tips investasi emas untuk pemula penting diketahui saat kamu hendak memilih instrumen investasi yang satu ini. Jenis investasi emas adalah pilihan investasi...
LANGUAGE