30.9 C
Jakarta
Rabu, 27 Oktober, 2021

Jepang Berencana Luncurkan Bursa Saham Berbasis Blockchain Tahun 2022 Mendatang

DuniaFintech.com – SBI Holdings dan Sumitomo Mitsui Financial Group akan meluncurkan bursa saham berbasis blockchain di Osaka pada musim semi 2022 untuk bersaing dengan Bursa Efek Tokyo (Tokyo Stock Exchange/TSE). Kabar ini disampaikan oleh kantor berita Nikkei.

Langkah tersebut dilakukan di tengah meningkatnya seruan untuk mencari alternatif TSE, yang pada musim gugur lalu sempat mengalami kesalahan komputer. Eror yang terjadi konon sampai menghentikan perdagangan selama sehari. Usaha patungan ini juga konon akan menjadi bursa saham berbasis blockchain Jepang pertama yang menangani sekuritas digital.

Osaka Digital Exchange akan Menjadi Operator

Untuk mempersiapkan peluncuran bursa baru, pada bulan Maret perusahaan akan mendirikan operator khusus yakni Osaka Digital Exchange. SBI akan memiliki 60% ODX, dan SMFG 40%. Pertukaran tersebut akan menggunakan sistem perdagangan berpemilik, yaitu tempat perdagangan elektronik yang dijalankan oleh perusahaan sekuritas yang memungkinkan investor melakukan transaksi di luar bursa publik.

Perusahaan bertujuan untuk membuat bursa lebih menarik bagi investor dengan mengambil pesanan di luar jam perdagangan TSE dan mengurangi ukuran tick, jumlah minimum sekuritas yang dapat naik atau turun.

Baca Juga:

SBI dan SMFG keduanya akan memiliki unit perantara. Perusahaan akan menerapkan struktur tata kelola untuk mencegah konflik kepentingan. Bursa tersebut diharapkan mulai menangani sekuritas digital pada 2023. Jepang memberikan lampu hijau pada sekuritas digital tahun lalu, sehingga memungkinkan broker menawarkan sekuritas lebih cepat dan dalam unit yang lebih kecil.

SBI selaku investor utama dalam teknologi Blockchain, menilai teknologi keamanan digital akan memudahkan investor untuk memasukkan uang ke dalam aset non-tradisional seperti hak distribusi real estat, seni, dan film. Inilah yang akan menjadi objek utama dalam bursa saham berbasis blockchain yang akan didirikan itu.

inisiatif ini mengikuti kemitraan strategis yang diumumkan pada bulan April antara SBI dan SMFG yang dimaksudkan untuk menciptakan “platformer” layanan keuangan yang menargetkan bidang-bidang yang belum dilirik sebelumnya. Bidang tersebut antara laun penyelesaian dan pembuatan kesepakatan perusahaan. Bursa sekuritas digital dipandang sebagai langkah awal untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Langkah ini tentu sekaligus menjadikan Jepang satu langkah di depan dalam bidang teknologi Blockchain dan aset kripto.

(DuniaFintech/DitaSafitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

5 Sektor Saham Terbaik untuk Investasi Jangka Panjang

Sektor saham adalah hal penting untuk dipahami ketika memutuskan saham apa saja yang ingin dikoleksi untuk jangka panjang saat dihadapkan dengan ratusan saham untuk...

Apa Itu Premi, dan Tujuan Membayar Premi Asuransi

Mengapa premi tertera pada perjanjian asuransi? Dan apa yang dimaksud dengan premi asuransi? Berikut penjelasan pengertian premi asuransi. Setelah Anda mengetahui pengertian asuransi dan risiko,...

Ketahui Syarat dan Cara Mendapatkan Pinjaman UMKM agar Cepat Cair

Pinjaman UMKM cepat cair adalah solusi dalam berwirausaha yang seringkali terkendala pada modal awal untuk memulai usaha. Padahal, usaha tanpa modal sebenarnya sudah bisa...

Aplikasi GoTrade, Solusi Mudah Beli Saham Listing di Luar Negeri

GoTrade adalah sebuah merek dagang yang bernama TR8 Securities Inc., sebuah perusahaan berlisensi untuk menjalankan bisnis oleh lembaga pengatur dan pengawas dari Pemerintah Malaysia....

Perusahaan Asuransi yang Mengantongi Izin OJK

Sebelum membeli jaminan asuransi, di bawah ini telah dirangkum daftar perusahaan asuransi yang terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan).  Kendati telah memiliki sederet list mengenai...
LANGUAGE