26 C
Jakarta
Minggu, 5 Desember, 2021

TikTok Cina Masuki Ranah Pembayaran Digital

DuniaFintech.com – Semakin banyaknya orang yang mulai memandang pentingnya pembayaran digital membuat banyak perusahaan internet Cina seperti TikTok kembangkan pembayaran digital miliknya sendiri. Douyin atau yang dikenal sebagai TikTok versi asli atau (versi Cina), pada 26 Januari lalu mengumumkan bahwa mereka akan mensponsori segmen “red pocket” digital selama Gala Festival Musim Semi 2021.

Pemirsa dapat memenangkan uang di aplikasi sambil menonton acara tersebut. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kehadiran Douyin sebagai penyedia layanan pembayaran digital karena orang-orang harus mendaftar di aplikasi itu untuk dapat berpartisipasi.

Sponsorship ini sangat dinantikan oleh penyedia pembayaran digital sebagai cara untuk meningkatkan basis pengguna mereka karena acara tersebut ditonton oleh hampir 1,4 miliar orang. Pada tahun 2015, WeChat mensponsori acara tersebut dengan mengembangkan fitur “goyangkan dan dapatkan red pocket”. Alipay, Taobao dan Baidu mengikuti langkah serupa dalam ajang “red pocket” masing-masing pada tahun 2016, 2018 dan 2019.

Baca Juga:

Meluncurkan Layanan Pembayaran Sendiri

TikTok kembangkan pembayaran digital nya pada 19 Januari, bergabung dengan pasar yang sudah ramai. Saat ini, Tencent’s Tenpay, yang menjadi fasilitator dalam pembayaran WeChat, dan Alipay Alibaba menguasai bagian dari pasar digital payment di Tiongkok dengan hampir 94 persen pasar pembayaran seluler China. Informasi ini diperoleh dari penyedia data konsumen, Statista.

Perusahaan internet lainnya, termasuk platform e-commerce JD.com, Suning.com, dan platform layanan online Meituan memegang sisa 6%-nya. Tetapi persaingan mungkin semakin ketat dengan banyaknya perusahaan yang ingin terjun dan memberikan layanan serupa.

TikTok kembangkan pembayaran digital hanyalah salah satu perusahaan terbaru yang memasuki sektor pembayaran seluler. Beberapa analis percaya bahwa itu menandakan banyaknya peluang bagi perusahaan pemula di pasar. James Early, CEO firma riset investasi Stansberry China, mengatakan kepada CGTN bahwa ada pintu terbuka bagi pemula di sektor ini. Terlebih ukuran industri dan prospeknya di masa depan terbilang sangat cerah.

Douyin membangun sistem pembayarannya sendiri untuk membantu bisnis e-commerce dan memutuskan semua fungsi e-commerce lainnya di dalam aplikasi Douyin. Ini tentu saja akan membuka kesempatan yang lebih besar bagi perusahaan untuk dapat menguasai pasar.

(DuniaFintech/DitaSafitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Polis, Premi, dan Cara Klaim Asuransi Mobil Adira

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi mobil Adira adalah proteksi kendaraan yang ditawarkan melalui produk bernama Adira Autocillin. Adapun produk ini termasuk ke dalam salah satu...

Rekomendasi Produk Asuransi Motor Honda Terbaik 2021

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi Motor Honda adalah hal yang penting untuk diketahui, utamanya kalau Anda membeli motor merek Honda secara tunai. Namun, jika Anda...

Terkait Erupsi Gunung Semeru, Ini Pentingnya Asuransi Bencana di Indonesia

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnnya, asuransi bencana adalah program mitigasi atas potensi kerugian yang mungkin timbul disebabkan oleh adanya bencana alam, misalnya gempa bumi,...

Pembebasan Membayar Premi, Ini Manfaat dan Pentingnya Payor Asuransi

JAKARTA, duniafintech.com – Payor asuransi adalah salah satu istilah yang ada pada dunia perasuransian. Untuk memahaminya, Anda pun harus paham terlebih dahulu mengenai prinsip...

6 Tips Jitu untuk Raih Profit Konsisten di Forex Trading

JAKARTA, duniafintech.com – Tips profit konsisten di forex trading adalah hal penting yang perlu Anda ketahui sebagai trader sekalipun Anda adalah pemula di bidang...
LANGUAGE