30.1 C
Jakarta
Senin, 15 April, 2024

Kapitalisasi Pasar Bitcoin Bisa Saingi Emas, Ini Pemicunya Menurut Pakar

JAKARTA, duniafintech.com – Kapitalisasi pasar Bitcoin bisa saingi emas menurut Direktur Makro Global Fidelity, Jurrien Timmer. Dalam prediksinya, kapitalisasi pasar Bitcoin merebut seperempat menyaingi nilai emas. 

Salah satunya faktor pemicu kapitalisasi pasar Bitcoin bisa saingi emas adalah karena Bitcoin dinilai sebagai “emas digital” di era saat ini.

Disampaikan Jurrien Timmer terkait kapitalisasi pasar Bitcoin bisa saingi emas, kapitalisasi pasar yang disimpan untuk investasi, di samping perhiasan atau keperluan industri, mencapai 40 persen dari keseluruhan emas yang ada. Nilainya ditaksir mencapai USD 6 triliun.

Baca juga: Minat Pencarian Bitcoin Halving Meningkat dalam 90 Hari, Benin Teratas

kapitalisasi pasar bitcoin bisa saingi emas

Kapitalisasi Pasar Bitcoin Bisa Saingi Emas 

Ia pun berpendapat bahwa terkait kapitalisasi pasar Bitcoin bisa saingi emas, Bitcoin dapat menangkap sebagian besar pasar ini, memanfaatkan nilainya yang saat ini sebesar USD 1 triliun sebagai landasan untuk pertumbuhan yang lebih moncer kedepannya.

“Saya memperkirakan Bitcoin pada akhirnya akan menguasai sekitar seperempat pasar emas moneter. Pada tingkat 40 persen, emas moneter saat ini bernilai sekitar USD 6 triliun, sementara Bitcoin bernilai USD 1 triliun,” ucap Jurrien Timmer, mengutip cryptonews.com via Liputan6.com, Senin (26/2/2024).

Untuk menakan perkiraan tersebut, terkait kapitalisasi pasar Bitcoin bisa saingi emas, perlu juga mempeetimbangkan karakteristik bawaan kripto Bitcoin yang menyelaraskannya dengan peran moneter dari penyimpanan emas.

Hal itu termasuk kelangkaan akibat terbatasnya supply dan meningkatnya demanf sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan devaluasi mata uang.

Baca juga: Harga Bitcoin Loyo Hari Ini, Cek Harga Kripto Lainnya

kapitalisasi pasar bitcoin bisa saingi emas

Selain itu, terkait kapitalisasi pasar Bitcoin bisa saingi emas, sifat digital Bitcoin dan kerangka kerja terdesentralisasi memposisikannya sebagai alternatif modern terhadap emas, khususnya menarik bagi individu yang paham teknologi dan demografi investor yang lebih muda.

Sementara itu, beberapa pengguna mengklaim bahwa analisis Timmer adalah model kasus dasar yang baik untuk menilai Bitcoin, tetapi mata uang kripto terkemuka ini memiliki potensi untuk tumbuh lebih besar lagi pada konteks nilai pasar.

“Permintaan emas secara global berada pada tingkat negara, namun permintaan Bitcoin tumbuh dari ‘bawah ke atas’, orang yang pertama kali mengadopsinya bukanlah negara,” tulis salah satu pengguna, menanggapi prediksi Jurrien Timmer.

kapitalisasi pasar bitcoin bisa saingi emas

Baca juga: Nasib Harga Bitcoin setelah Nyaris Mencapai $53.000, Masih Meroket?

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE